Dalam Yohanes 4 tentang percakapan Tuhan Yesus dengan seorang perempuan Samaria, kita bisa melihat beberapa prinsip Friendship Evangelism. Di dalamnya kita mempelajari bagaimana Kristus melakukan friendship evangelism kepada seorang perempuan Samaria, kemudian bagaimana perempuan Samaria itu melakukan friendship evangelism kepada orang-orang di daerah tersebut.

Hal-hal yang paling menjadi kekuatan dari friendship evangelism di pasal ini adalah:

1. Kristus menunjukkan bahwa Ia MENGENAL perempuan Samaria itu. Seberapa dalam kita mengenal seseorang atau sesuatu selalu menunjukkan seberapa besar kita menaruh PERHATIAN pada hal tersebut. Perhatian adalah salah satu bagian dari KEPEDULIAN (CARE).

2. Kristus MEMBANGUN RELASI lebih dulu kepada perempuan Samaria itu. Membangun relasi berarti membangun jembatan, yang memungkinkan untuk sesuatu hal yang terputus bisa terhubung kembali. Jika perempuan Samaria itu merasa bahwa orang Yahudi tidak akan mungkin membangun hubungan dengan orang Samaria, dan orang Yahudi merasa bahwa keselamatan hanya milik bangsa Yahudi, maka keselamatan tidak akan sampai kepada perempuan itu. Tetapi Kristus MENGAMBIL INISIATIF untuk membangun relasi duluan. Relasi yang lebih dekat akan berdampak pada pengaruh yang lebih dalam.

3. Kristus tidak hanya menyampaikan apa yang perlu Ia sampaikan (memberitakan Injil), tetapi Kristus MEMAHAMI KEBUTUHAN perempuan itu baik secara fisik dan secara rohani. Kita tidak dapat memberitakan Injil sementara orang yang kita Injili kelaparan. Kristus memberikan gambaran yang amat tepat yang menyentuh kebutuhan perempuan Samaria itu akan air kehidupan yang sejati.

4. Perempuan Samaria itu memberitakan Injil kepada orang-orang di sekitarnya dengan berani, terang-terangan, bersemangat, dan mengajak orang2 itu untuk datang kepada Kristus, karena satu hal: Ia sudah mengalami hal itu terlebih dahulu. Perempuan Samaria itu merasa kebutuhan terdalamnya akan air kehidupan dan Juru Selamat atas hidupnya terpenuhi ketika Ia bertemu dengan Kristus. Untuk menjadi sahabat yang menjadi saksi Kristus, kita terlebih dahulu harus MENGALAMI KASIH KRISTUS secara pribadi.

Itu sekilas garis besarnya. Banyak bagian yang dapat dieksplorasi lebih luas dari pasal ini, lebih dalam merenungkan pasti kita bisa melihat prinsip-prinsip yang lainnya. Semoga bermanfaat. Tuhan Yesus memberkati.

-YKT_FOS-

Comments

comments