Q : Kadang saya ngerasa semangat banget di dalam Tuhan, tapi seringkali semangat itu memudar.. Sebenernya gimana sih caranya biar kita tuh tetep semangat terus di dalam Tuhan?

A : Untuk bisa berlari terus menerus, seorang pelari membutuhkan 2 hal untuk memacu dia terus berlari tanpa berhenti yaitu garis finish dan alasan dia berlari. Seorang pelari yang berlari tanpa tujuan dan tidak tahu garis finishnya di mana hanya akan berlari berputar putar sampai akhirnya tersesat atau pingsan kelelahan. Seorang pelari yang berlari tanpa alasan dan karena ikut ikutan orang lain akan berlari tanpa semangat dan ketika menghadapi rintangan langsung berhenti.

Mengikut Tuhan tanpa tahu tujuan apa yang ingin kita capai akan membuat kita kelelahan di tengah jalan. Di saat seperti ini tanyakan pada Tuhan garis finish apa yang harus kita capai? Apa visi dan rencana Tuhan bagi kita? Tanpa visi seseorang tidak akan sampai kemana mana dan hanya diam di tempat.

Mengikut Tuhan tanpa alasan yang benar hanya akan membuat kita berlari dengan setengah hati tanpa semangat. Setiap orang punya alasan masing masing kenapa mereka melayani Tuhan. Karena mencintai Tuhan, karena mengejar berkat dan upah, karena ikut-ikutan teman atau karena pelayanan sekarang merupakan pelayanan yang diwariskan pelayan sebelumnya. Alasan setiap orang akan menentukan seberapa gigih seseorang mengikut Tuhan. Kalau alasannya karena berkat, Ayub pasti sudah gagal. Kalau alasannya karena ikut teman, ketika teman kita berhenti ikut Tuhan kita juga berhenti. Kalau alasannya karena diwariskan pelayan terdahulu, begitu tiba waktunya pelayanan diserahkan pada orang lain berarti alasan kita melayani Tuhan juga hilang.

Banyak alasan yang membuat kerohanian seseorang menurun tapi saya percaya pada akhirnya masalahnya kembali pada masalah visi dan motivasi. Tanpa visi yang jelas seseorang tidak akan sampai kemana-mana dan tanpa motivasi yang kuat seseorang tidak akan bertahan di jalan. Saat ini, tanyakan pada diri sendiri untuk apa dan kenapa mengikut Tuhan…

Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya!
Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi.

1 Kor 9:24-25

Dijawab Oleh Tukang Bakmi

Comments

comments