Bayangkan jika hidup kita ini adalah sebuah rumah dengan banyak kerusakan dimana-mana. Lalu kita mengundang Sang Ahli Bangunan – Yesus untuk memperbaiki rumah kita. Awalnya kita begitu bahagia dengan apa yang Dia lakukan, Dia mulai memperbaiki banyak bagian yang rusak di dalam rumah kita, Yesus mulai membersihkan rumah kita, mulai memperbaiki ledeng yang bocor, memperbaiki atap-atap yang bolong. Semuanya berjalan dengan sangat baik.

Hingga suatu ketika Ia melakukan hal yang mengejutkan, Ia mulai merobohkan beberapa bagian tembok rumah kita, Ia mulai melepaskan bagian-bagian lantainya, Ia terlihat melakukan penghancuran dimana-mana. Dan kesemuanya itu  begitu menyakitkan. Kita tidak mengerti apa yang sedang Ia lakukan. Kita berpikir bahwa Ia sedang menghancurkan kita, padahal, apa yang sedang Yesus lakukan adalah membangun rumah kita menjadi sebuah bangunan yang mewah, Yesus melakukan berbagai penghancuran karena Yesus ingin memperluas, ingin meninggikan dan membangun sebuah istana.

Saat kita mengundang Yesus ke dalam rumah kita, kita hanya berpikir bahwa Ia akan memperbaiki kerusakan rumah kita. Kita hanya berharap menjadi sebuah rumah sederhana yang diperbaiki. Tapi ternyata bukan itu tujuan utama-Nya, Ia tidak sekedar hanya ingin memperbaiki tapi ia ingin membangun kembali sebuah rumah sederhana menjadi sebuah istana yang megah dan tinggal di dalamnya.

***

Analogi dari George Macdonald di atas mengajarkan bahwa, seringkali kita mungkin bertanya-tanya kenapa Tuhan banyak mengijinkan hal yang menyakitkan terjadi dalam hidup kita. Padahal saat kita mengundang Yesus ke dalam hidup kita, kita hanya berharap Dia akan memulihkan seluruh luka hati kita, memulihkan keadaan hidup kita, tapi ternyata Dia punya rencana yang jauh lebih besar dari itu. Yesus ingin memperbesar kapasitas hati kita, ingin mengubah hidup kita yang sederhana menjadi hidup yang luar biasa. Ia ingin tinggal di dalam hati kita, karena itulah Ia ingin hidup kita merepresentasikan Siapa yang tinggal di dalamnya. Dan seringkali hanya melalui proses-proses yang menyakitkanlah Ia dapat membangun hidup kita menjadi luar biasa.

Mungkin kita enggak selalu mengerti bagaimana cara Tuhan membangun kembali kehidupan kita. Tapi saya terlalu yakin, kalo Yesus adalah Sang Ahli Bangunan terpercaya, Arsitek Jenius yang akan membangun segala sesuatu di dalam hidup kita menjadi jauh lebih menakjubkan dari apa yang dapat kita pikirkan ^^

Ditulis Oleh LNY_FOS Community

Comments

comments