Tidak ada yang instan di hidup ini, semua butuh proses, Setuju?

Aahh…..ngga juga kok, buktinya ada mie instan, bubur instan, kopi instan, de el el. Brarti ada yang instan donk ?

Guys, aku punya pengalaman nih sama yang namanya mie instan. Siapa sih yang ngga pernah makan mie instan ?? aku yakin walaupun jarang tapi pasti pernah donk.

Jadi begini ceritanya, pada siang hari tiba-tiba aku merasa laper banget, ternyata begitu aku ke meja makan ngga ada satupun lauk yang tersedia. Yang ada cuma kecap doank, pengen bikin mie instan, tapi males banget harus nyalain kompor, panasin air, terus nungguin sampai mienya mateng, udah gitu ditambah rasa kantuk yang tak tertahankan juga lagi.

Dan akhirnya karena rasa laper, ditambah rasa ngantuk dan ditambah lagi ekstra males, mie instan itu langsung deh aku makan tanpa dimasak. Caranya adalah remes-remes itu mie, tuang bumbunya di dalamnya trus di makan deh, nyam..nyam..nyam.. (persis cara makan Anak Mas deh…), yah lumayan lah buat ganjel perut dan lagian aku juga suka asin-asin gimana gitu.

Setelah makan mie instan tanpa dimasak terlebih dahulu, malamnya badanku panas dingin, meriang, dan lidah masih mati rasa karena rasa asin luar biasa dari bumbu mienya. Besoknya, yah aku harus merelakan hariku dengan hanya terbaring lemah di atas tempat tidur deh, dan itu semua cuma gara-gara males bikin mie! Waduh.

Perhatiin deh, walaupun ada yang namanya mie instan, bubur instan dan makanan instan lainnya, tetap saja butuh proses untuk membuatnya. Kalopun kita mengambil jalan cepat, ngga mau repot, yah jadinya kayak aku tadi langsung panas dingin, resiko tanggung sendiri.

Ada proses untuk segala sesuatu. Saat kita meminta sama Tuhan untuk menjadi orang yang sabar, Dia memberikan orang-orang yang ngeselin di sisi kita. Saat kita meminta kepintaran, Dia memberikan soal-soal ribet dan guru/dosen-dosen killer. Saat kita meminta keluarga harmonis, justru yang kita dapatkan adalah papa dan mama yang semakin sering berantem. Saat kita meminta pasangan hidup, justru Dia kasih waktu yang kadang cukup lama untuk kita men-jomblo dulu. Ada apa sih sebenarnya Tuhan, apa Engkau ngga dengar secara jelas permintaan aku yah, atau permintaan aku kelewatan dan terlalu muluk-muluk, atau jangan-jangan  Engkau salah jawab doa kali… ahhh Tuhan, gimana sih..

Seberapa dari kita pernah bilang seperti itu sama Tuhan, mempertanyakan eksistensi Tuhan, dan meragukan cara kerja Tuhan.

Aku terlalu yakin bahwa Tuhanku adalah yang paling the best deh, ngga akan pernah salah jawab doa kita. Tuhan bukan cuma mau kita jadi sabar, tapi Dia mau melihat kita melewati proses menjadi sabar. Tuhan bisa memberi kita kepintaran seperti Salomo dan Daniel, tapi Dia lebih mau melihat proses kita menjadi belajar dengan mengandalkan Dia selalu. Tuhan bisa aja buat mukjizat di keluarga kita, tiba-tiba papa dan mama kita menandatangani perjanjian damai seumur hidup, tetapi Dia lebih tertarik untuk menjadikanmu juru damai di dalam keluargamu. Dan Tuhan sangat mungkin memberikan pasangan yang sepadan, seimbang, cantik/ganteng, yah pokoknya yang perfect -lah langsung di hadapan kita, tapi Dia lebih suka membuat kita memastikan bahwa kita melibatkan Dia dalam proses memilih pasangan hidup. Segala sesuatu ada prosesnya, segala sesuatu butuh proses, dan sebuah proses menghasilkan sesuatu. That’s the Point.

So guys, latih diri kita untuk melakukan sebuah proses, biasakan diri kita untuk menikmati sebuah proses, dan buatlah setiap proses di hidup kita menghasilkan sesuatu yang berharga. Karena hidup terdiri dari serangkaian proses yang harus kita jalani, dan melalui proses itulah kita semakin menyadari dan menghargai bahwa kita hidup.

“Dan inilah keberanian percaya kita kepadaNya yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepadaNya menurut KehendakNya.”

1 Yohanes 5:14

By KSW_FOS Community

Comments

comments