<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>FOS Community &#187; Eventgelism</title>
	<atom:link href="http://fos-community.com/category/christian-events/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fos-community.com</link>
	<description>Simple but Powerful - Stand in Unity not in Uniform</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Sep 2010 13:57:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>With Arms Wide Open &#8211; Eps. 1</title>
		<link>http://fos-community.com/2010/09/with-arms-wide-open-eps-1-2/</link>
		<comments>http://fos-community.com/2010/09/with-arms-wide-open-eps-1-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Sep 2010 13:28:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Communities Highlight]]></category>
		<category><![CDATA[Eventgelism]]></category>
		<category><![CDATA[inFOStainment]]></category>
		<category><![CDATA[Friendship Evangelim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=1180</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu pagi, 14 Agustus 2010, beberapa muda-mudi berkumpul di Grogol, Depok, Pondok Kopi, dan UKI, dengan tas yang besar-besar. Sebagian di antaranya mengobrol dengan seru, beberapa yang lain canggung. Wajar, karena toh ada yang baru mengenal satu sama lain. Pukul 09:00, bus berangkat menuju Pondok Pemuda, Cibodas, membawa mudi-mudi dengan tas yang besar-besar. Beberapa di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sabtu pagi, 14 Agustus 2010, beberapa muda-mudi berkumpul di Grogol, Depok, Pondok Kopi, dan UKI, dengan tas yang besar-besar. Sebagian di antaranya mengobrol dengan seru, beberapa yang lain canggung. Wajar, karena toh ada yang baru mengenal satu sama lain. Pukul 09:00, bus berangkat menuju Pondok Pemuda, Cibodas, membawa mudi-mudi dengan tas yang besar-besar. Beberapa di antaranya bertanya-tanya, seperti apakah <em>Friendship Evangelism Camp 2010</em>, itu?</p>
<p style="text-align: justify;">Inilah, <em>Friendship Evangelism Camp 2010</em>! <em>Camp</em> kedua ini (yang pertama tahun 2009) adalah sebuah <em>camp</em> rohani untuk memperlengkapi para pemuda, pelajar, mahasiswa, youth counselor, pengerja kaum youth gereja, pengurus persekutuan-persekutuan kaum muda sekolah, kampus, dll, dalam hal pemberitaan injil. Kerinduan dalam <em>camp </em>ini agar anak-anak Tuhan dapat menjadi pemberita Injil yang efektif dengan cara-cara yang <em>simple</em> namun <em>powerful</em> dalam dunia anak muda yang penuh dengan dinamika dan tantangan.</p>
<p style="text-align: center;">
<div class="ngg-imagebrowser" id="ngg-imagebrowser-2-1180">

	<h3>isinya bus keberangkatan nii..</h3>

	<div class="pic">
<a href="http://fos-community.com/wp-content/gallery/fec-eps1-1/isinya bus keberangkatan nii...jpg" title="" class="shutterset_fec-eps1-1">
	<img alt="isinya bus keberangkatan nii.." src="http://fos-community.com/wp-content/gallery/fec-eps1-1/isinya bus keberangkatan nii...jpg"/>
</a>
</div>
	<div class="ngg-imagebrowser-nav"> 
		<div class="back">
			<a class="ngg-browser-prev" id="ngg-prev-12" href="http://fos-community.com/2010/09/with-arms-wide-open-eps-1-2/?pid=12">&#9668; Back</a>
		</div>
		<div class="next">
			<a class="ngg-browser-next" id="ngg-next-7" href="http://fos-community.com/2010/09/with-arms-wide-open-eps-1-2/?pid=7">Next &#9658;</a>
		</div>
		<div class="counter">Picture 1 of 3</div>
		<div class="ngg-imagebrowser-desc"><p></p></div>
	</div>	

</div>	

</p>
<p style="text-align: justify;">Nah, ini dia tema FEC 2010, <strong><em>With Arms Wide Open</em></strong> atau dalam bahasa Indonesia sehari hari <strong>‘dengan tangan yang terbuka lebar’</strong> yang diambil dari Galatia 4:12-14. Ini menunjukkan kasih yang Kristus berikan bagi kita dalam pengorbanan-Nya dengan tangan yang terbuka lebar, menyambut dan menerima kita orang berdosa di atas kayu salib. Demikian ditujukan bagi kita untuk dapat meneladani kasih Tuhan, dengan tangan terbuka, bukan hanya menjangkau, tetapi juga menerima orang-orang, sahabat dan bahkan orang yang mungkin kita anggap tidak layak, dengan kasih yang kapasitasnya lebih besar. Ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, yang salah satunya adalah dengan menjadi garam dan terang bagi kehidupan mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Kembali pada para muda-mudi bertas besar <img src='http://fos-community.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Setelah perjalanan yang berkelok menuju Puncak, para sahabat FEC 2010 akhirnya tiba pada pukul 11:00. Berkumpul di ruang makan, panitia FEC 2010 berbaju merah memperkenalkan diri. Mulai dari ketua, sampai dokumentasi. Sambil makan jagung rebus dan dilanjutkan makan siang, peserta dan panitia riuh mengobrol dan bergurau. Pukul 12:30 pembagian kamar, <em>name tag </em>dan buku acara. Lalu, mulailah sesi pertama <img src='http://fos-community.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p style="text-align: justify;">Tapiii, sebelum masuk dalam <em>Opening Session</em>, kita kenalan dulu yuu dengan para pelayan FEC 2010. Tim musik terdiri dari Sdr.Erwin (drummer), Sdr.Kristian (basis), Sdr.Lim Hansen (keyboardis), Sdr.Henri (gitaris), Sdr.Samuel (drummer) dan Sdr.Yoseph (yang kadang basis, dan kadang gitaris) juga Sdr.Andreas (yang juga sebagai drummer). Cowo-cowo ini walaupun punya talenta yang <em>amazing</em>,<em> </em>tapi mereka tetap rendah hati loh <img src='http://fos-community.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  (<em>xie xie yeah, guys)</em>. <em>Worship leader</em> oleh Sdr.Yoseph, Sdr.Andreas, Sdr.Kristian, Sdr.Hothlas, Sdri.Rice, Sdri.Evi, Sdri.Nikki, Sdri. Silvi dan<em> singer</em> oleh Sdri.Yunita, Sdri.Sisca, dan Sdri.Nikki dan Sdr.Andreas (cayooo, guys!). Belum lengkap rasanya kalau belum memperkenalkan pengurus LCD (hihi). Taraaaa, ini dia Sdr.Hothlas Sitanggang!! Design-nya yang <em>simple but powerful</em>, memberkati banget! Apalagi dengan video-nya yang <em>touchy</em> (mauliate godang ^^). FEC kali ini, sahabat-sahabat dilayani oleh tiga pembicara yang <em>powerful</em>. Yang pertama adalah Ps.Ferry Felani, S.Th. yang akrab disapa dengan Kak’Ferry atau Ko’Ferry. Kak’Ferry melayani sebagai Gembala di City Gate Apostolic Community  Church. Khotbah Kak Ferry bersemangat banget! <em>Inspiring</em>! Pribadi Kak Ferry juga asyik, ramah, menyenangkan <img src='http://fos-community.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Selanjutnya Ps.Sigit P. Wibisono, S.Th., M.M. yang dekat disapa dengan Bang Sigit. Perawakan boleh besar, tapi pribadinya asyik, ramah, rendah hati pula. Khotbah yang ‘greget’ dan <em>touchy </em>bikin sahabat-sahabat FEC merinding <img src='http://fos-community.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Bang Sigit melayani di POUK Halim. Pembicara selanjutnya adalah Sdr.Minmin yang akrab disapa Ko’Minmin. Ko’Min ini penulis G-Fresh Magazine yang datang langsung dari Bandung <img src='http://fos-community.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Tulisannya yang <em>touchy </em>dan <em>inspiring </em>bisa kita baca di blognya dengan merk warungbakmi.blogspot.com. Ko’Min juga setia menulis untuk web dan facebook FOS Community. Selain ramah dan menyenangkan, Ko’Min juga asyik buat <em>sharing </em>loh.</p>
<p style="text-align: center;">
<div class="ngg-imagebrowser" id="ngg-imagebrowser-3-1180">

	<h3>Lets prays..</h3>

	<div class="pic">
<a href="http://fos-community.com/wp-content/gallery/fec-eps1-2/copy_0_Lets prays...jpg" title="" class="shutterset_fec-eps1-2">
	<img alt="Lets prays.." src="http://fos-community.com/wp-content/gallery/fec-eps1-2/copy_0_Lets prays...jpg"/>
</a>
</div>
	<div class="ngg-imagebrowser-nav"> 
		<div class="back">
			<a class="ngg-browser-prev" id="ngg-prev-11" href="http://fos-community.com/2010/09/with-arms-wide-open-eps-1-2/?pid=11">&#9668; Back</a>
		</div>
		<div class="next">
			<a class="ngg-browser-next" id="ngg-next-2" href="http://fos-community.com/2010/09/with-arms-wide-open-eps-1-2/?pid=2">Next &#9658;</a>
		</div>
		<div class="counter">Picture 1 of 3</div>
		<div class="ngg-imagebrowser-desc"><p></p></div>
	</div>	

</div>	

</p>
<p style="text-align: justify;">Nah. inilah <em>opening session </em>yang dilayani oleh Sdr.Andreas Chrismanto sebagai <em>worship leader</em>. Persekutuan yang indah dalam Tuhan, sangat terasa saat para sahabat FEC 2010 menyanyikan pujian “Tiba Saatnya, (medley dengan Sungguh Kau) <em>How Great is Our God</em>, Yesus Kekasih Jiwaku (medley dengan Sayang-sayang, Disayang Tuhan) dan Manis Kau dengar”. Dengan tema <em>Welcome to FEC 2010 </em>ini, Sdr.Yoseph membagikan sedikit penjelasan mengenai <em>Friendship Evangelism</em> dan pandangan Alkitab mengenai <em>Friendship Evangelism</em>, sehingga semua muda-mudi yang ada di aula dapat lebih memahami tentang arti persahabatan, arti penginjilan dan hubungan antara persahabatan dengan penginjilan, serta mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Setelah itu, para peserta, panitia, dan pembicara, huru-hara mengisi tabel yang ada di buku acara untuk tukeran <em>No.Handphone</em> dan alamat <em>email</em>. Suasana yang akrab dan sukacita, terasa kental di antara muda-mudi yang sangat bersemangat ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Selanjutnya adalah KKR dengan tema <em>Unity in Jesus’s Love</em> yang dilayani oleh Sdr.Yoseph sebagai <em>worship leader </em>juga Sdri Yunita dan Sdri.Sisca sebagai <em>singers</em>.  Sesi ini diisi dengan pujian dan penyembahan kepada Tuhan untuk merasakan hadirat dan kebesaran-Nya, merasakan semangat yang baru untuk menyembah-Nya. Pujian yang dinyanyikan antara lain “Mengejar Hadir-Mu, <em>One Way</em>, Hidup Tanpa-Mu, Bersyukurlah, <em>Amazing</em>, Erat dengan Hati-Mu”. Kemudian dilanjutkan dengan Firman Tuhan yang dilayani oleh Bang Sigit. Bang Sigit dengan kemeja yang rapi, terlihat sangat mencekam dengan ekspresinya yang tidak dapat ditebak. Dan <em>voila</em>, ternyata ketegangan yang dibuat Bang Sigit cuma bercanda <img src='http://fos-community.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Selanjutnya Bang Sigit mengisi sesi ini dengan khotbah yang sangat membangun diselingi dengan kata-kata dan kisah yang sangat menghibur (Nats: 2 Timotius 3:1-5, 1 Korintus 15:33, Yohanes 8:1-11). Sesi ini mengarahkan para sahabat FEC 2010 untuk dapat bersama-sama menyatukan hati sebagai satu keluarga dalam Allah. Menyadari bahwa Yesus adalah satu-satunya Pribadi yang sangat mengasihi anak-anak kesayangan-Nya. Merefleksikan kehidupan yang dijalani, bahwa Yesus sanggup memulihkan tiap sahabat dan Yesus pula yang menjadikan kita semua sebagai bagian dalam keluarga-Nya. Bang Sigit menutup sesi ini dengan mendoakan para sahabat FEC yang rindu dipulihkan dan memulai hubungan yang baru bersama Tuhan J. Urapan Roh Kudus terasa dashyat di tengah para sahabat FEC 2010.</p>
<p style="text-align: center;">
<div class="ngg-imagebrowser" id="ngg-imagebrowser-4-1180">

	<h3>ni dia para pelayannya</h3>

	<div class="pic">
<a href="http://fos-community.com/wp-content/gallery/fec-eps1-3/ni dia para pelayannya.jpg" title="" class="shutterset_fec-eps1-3">
	<img alt="ni dia para pelayannya" src="http://fos-community.com/wp-content/gallery/fec-eps1-3/ni dia para pelayannya.jpg"/>
</a>
</div>
	<div class="ngg-imagebrowser-nav"> 
		<div class="back">
			<a class="ngg-browser-prev" id="ngg-prev-13" href="http://fos-community.com/2010/09/with-arms-wide-open-eps-1-2/?pid=13">&#9668; Back</a>
		</div>
		<div class="next">
			<a class="ngg-browser-next" id="ngg-next-10" href="http://fos-community.com/2010/09/with-arms-wide-open-eps-1-2/?pid=10">Next &#9658;</a>
		</div>
		<div class="counter">Picture 1 of 3</div>
		<div class="ngg-imagebrowser-desc"><p></p></div>
	</div>	

</div>	

</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah <em>snack time </em>yang lezat dan mandi dengan air yang amat sangat banget banget dingin, mulailah sesi selanjutnya yakni <em>Topical Session: Global Care-Youth Mission</em>. Dengan para pelayan Sdr.Kristian sebagai <em>worship leader </em>dan Kak’Ferry Felani sebagai pembicara. Kak Ferry yang bersemangat dengan bahasa yang lugas (serta selipan lagu-lagu dunia yang sangat menghibur) mentransfer semangat yang besar pula pada para sahabat FEC. Sesi ini mengangkat dan menjelaskan mengenai  isu-isu global dalam penginjilan anak muda yang terjadi pada generasi kaum muda serta berbagai permasalahan yang terdapat di dalamnya (Nats: Roma 10:13-15, 2 Korintus 4:3-5,6-8, 1 Korintus 13:11). Dilengkapi dengan berbagai macam contoh realitas hidup yang terjadi hingga menyadarkan ketanggapan para sahabat FEC 2010 atas <em>global issues </em>yang terjadi. Ditujukan untuk memberikan pemahaman mengenai isu-isu global yang terjadi dalam penginjilan anak-anak muda dewasa ini, sehingga sebagai anak-anak muda Kristen, diharapkan dapat memberikan respon atau reaksi yang tepat dalam menghadapi isu-isu global tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah makan malam yang mantap yang telah disuguhkan oleh tim konsumsi, saatnya untuk <em>game </em>di aula!!!^^. Permainannya seru dan asyik banget! Bikin hati gembira <img src='http://fos-community.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . <em>Game </em>ini terdiri dari tujuh tim. Babak pertama yaitu permainan melilit <em>tissue</em>. Tim yang terdiri dari enam sampai delapan orang, membuat lingkaran yang menghadap ke luar. Setelah itu, mereka harus melilit segulung <em>tissue </em>dari pinggang ke bawah dengan rapi, tanpa sobek dan dengan cepat. Walau agak sulit memutuskan, akhirnya dengan apresiasi yang meriah, pemenang babak ini adalah kelompok dua, yang terdiri dari Frisca, Rio, Eva, Oscar, Veronica, Jojo, Ricky, dan Silvia. Horeeeee <img src='http://fos-community.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Babak kedua yakni membuat pakaian dengan koran. Tanpa lem dan gunting, para peserta berkreativitas membuat model pria dan wanita dengan koran. Hanya dalam waktu beberapa menit, peserta yang kreatif dan bersemangat ini, mampu membuat <em>fashion show </em>yang heboh dan menyenangkan. Setelah berbagai tragedi (koran yang copot, dsb) Kak Ferry Felani dengan bijak memutuskan bahwa kelompok enam yang keluar sebagai pemenang. Kelompok enam ini adalah Rey, Kim, Ade Chandra, Novianty, Rizky, Leny Liu, Gisella, dan Ricko Girsang. Selamat yoo, <em>guys</em>!! ^^.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah seru-seruan, saatnya untuk <em>sharing </em>di kamar masing-masing dan beristirahat. Hayooo, panitia <em>briefing </em>dan doa ucapan syukur dulu yaa di aula! Kini tidur dan menantikan hari esok yang ceriaaaa! ^^.</p>
<p style="text-align: center;">
<div class="ngg-imagebrowser" id="ngg-imagebrowser-1-1180">

	<h3>Pemenang games indorrr, rey teams...</h3>

	<div class="pic">
<a href="http://fos-community.com/wp-content/gallery/fec_2010-1/Pemenang games indorrr, rey teams....jpg" title="" class="shutterset_fec_2010-1">
	<img alt="Pemenang games indorrr, rey teams..." src="http://fos-community.com/wp-content/gallery/fec_2010-1/Pemenang games indorrr, rey teams....jpg"/>
</a>
</div>
	<div class="ngg-imagebrowser-nav"> 
		<div class="back">
			<a class="ngg-browser-prev" id="ngg-prev-8" href="http://fos-community.com/2010/09/with-arms-wide-open-eps-1-2/?pid=8">&#9668; Back</a>
		</div>
		<div class="next">
			<a class="ngg-browser-next" id="ngg-next-5" href="http://fos-community.com/2010/09/with-arms-wide-open-eps-1-2/?pid=5">Next &#9658;</a>
		</div>
		<div class="counter">Picture 1 of 3</div>
		<div class="ngg-imagebrowser-desc"><p></p></div>
	</div>	

</div>	

</p>
<p style="text-align: right;"><em><strong>Liputan Hari Pertama FEC 2010 Oleh ENS_FOS Community</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/2010/09/with-arms-wide-open-eps-1-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Segenap Kerinduan Untuk Generasi Ini.. Friendship Evangelism Camp 2010</title>
		<link>http://fos-community.com/2010/08/segenap-kerinduan-untuk-generasi-ini-friendship-evangelism-camp-2010/</link>
		<comments>http://fos-community.com/2010/08/segenap-kerinduan-untuk-generasi-ini-friendship-evangelism-camp-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Aug 2010 13:28:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Communities Highlight]]></category>
		<category><![CDATA[Eventgelism]]></category>
		<category><![CDATA[Friendship Evangelim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=1124</guid>
		<description><![CDATA[Dear sahabat-sahabat, rekan-rekan terkasih dalam Tuhan Yesus&#8230; Sebuah kesempatan yang begitu berharga bagi saya pribadi untuk dapat terlibat langsung dalam memahami, menjangkau, dan membangun generasi muda kita. Pada kesempatan ini, ijinkanlah saya untuk membagikan segenap kerinduan yang Tuhan tanamkan dalam hati saya dan sahabat-sahabat tentang bagaimana menjadi seorang yang berdampak bagi generasi ini. Anak-anak muda, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/08/FEC-2010.jpg"><img class="size-medium wp-image-1125 aligncenter" title="FEC 2010" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/08/FEC-2010-300x196.jpg" alt="" width="300" height="196" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Dear sahabat-sahabat, rekan-rekan terkasih dalam Tuhan Yesus&#8230;</p>
<p>Sebuah kesempatan yang begitu berharga bagi saya pribadi untuk dapat  terlibat langsung dalam memahami, menjangkau, dan membangun generasi  muda kita. Pada kesempatan ini, ijinkanlah saya untuk membagikan segenap  kerinduan yang Tuhan tanamkan dalam hati saya dan sahabat-sahabat  tentang bagaimana menjadi seorang yang berdampak bagi generasi ini.</p>
<p>Anak-anak muda, adalah sebuah generasi yang begitu banyak kelebihan,  namun begitu banyak juga kekurangan. Generasi muda adalah generasi yang  &#8220;menerima warisan&#8221; dari generasi di atasnya. Baik atau buruk warisan  yang telah diberikan kepada mereka, akan berdampak pada hidup mereka  hari-hari ini.</p>
<p>Generasi muda kita memiliki banyak kelebihan, diantaranya adanya  kesempatan yang luas terbentang bagi mereka untuk menentukan respon yang  tepat terhadap bagaimana mereka menjalani hidupnya ke depan, juga  bagaimana mereka menentukan arah kehidupan mereka, memutuskan di tangan  siapa mereka akan berada, menjadi anak-anak panah di tangan pahlawan,  atau menjadi senjata di tangan perusak. Seringkali, apa yang diwariskan  pada mereka mengajarkan begitu banyak hal yang akan menentukan pilihan  mereka.</p>
<p>Dunia hari-hari ini memberikan warisan yang sangat berdampak bagi kaum  muda. Mengapa dampaknya besar? Karena dunia sedang &#8220;membangun hubungan&#8221;  dengan kaum muda kita. Seberapa besar sebuah hubungan dibangun, sebesar  itulah juga hal-hal yang terdapat dalam diri seseorang bisa diwariskan  ke dalam diri orang lainnya. Dunia membangun hubungan lebih cepat dan  lebih giat dengan anak muda kita, sebab itu, pengaruh dunia begitu cepat  mempengaruhi anak-anak muda.</p>
<p>Kita melihat bagaimana perusahaan-perusahaan, televisi, dan media begitu  gencar menjangkau keberadaan anak-anak muda di generasi ini. Mereka  melakukan riset, turun tangan langsung, mengembangkan cara-cara yang  super-attractive dan sangat menarik untuk menjamah bagian terdalam dari  generasi ini. Ratusan juta rupiah dikeluarkan untuk  perusahaan-perusahaan itu dapat menjejalkan produknya ke dalam kehidupan  konsumsi kaum muda, dan mereka tidak segan-segan mengubah cara-cara  lama, serta membangun hubungan yang tidak kaku dengan generasi kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Generasi ini membutuhkan seorang bapa&#8230; generasi ini membutuhkan  gembala&#8230; generasi ini membutuhkan sahabat&#8230; generasi ini membutuhkan  orang-orang yang membangun hubungan dengan mereka, dan mewariskan  hal-hal yang baik serta mendampingi mereka sebagai modal menjalani hidup  bertahun-tahun ke depan.</p>
<p>Banyak di antara kita menghakimi gaya hidup generasi ini, tanpa menabur  apa yang perlu untuk membantu mereka dan menjelaskan kepada mereka  bagaimana untuk menjalani hidup dengan baik, padahal:<br />
&#8220;Anak-anak muda kita akan selalu kekurangan modal untuk menjalani hidup  jika tidak ada yang mewariskannya bagi mereka melalui hubungan-hubungan  yang mereka alami dalam masa muda mereka&#8221;</p>
<p>Kebanyakan di antara kita tidak menyadari, bahwa kita memiliki banyak  hal yang dibutuhkan oleh generasi ini. Kita memiliki skill untuk  diajarkan pada mereka. Kita memiliki kelebihan dana yang seringkali  dipakai untuk pergi dengan rekan bisnis ke tempat hiburan. Kita memiliki  sarana-sarana komunikasi, kita memiliki media, yang bahkan tidak pernah  kita gunakan untuk membantu generasi ini. Kalau kita memiliki begitu  banyak kelebihan dalam hal ini, mengapa kita tidak bergabung dan  terlibat untuk menjangkau generasi muda kita? Setidaknya, berikanlah  hati untuk menerima mereka, mendengarkan mereka, sedikit waktu untuk  sekadar ada bersama mereka.</p>
<p>Friendship Evangelism Camp 2010 &#8220;With Arms Wide Open&#8221;, inilah yang  menjadi perwujudan kerinduan kami untuk generasi ini. Inilah segenap  talenta, dana, dan kesempatan yang kami miliki untuk menjangkau generasi  kami, dan kami mengajak segenap rekan-rekan untuk bergabung, membangun  hubungan dengan generasi ini, mewariskan seseuatu bagi mereka. Melalui  Friendship Evangelism, kita akan menyaksikan dan mengalami bagaimana  generasi kita dimenangkan melalui hubungan, dan digembalakan melalui  hubungan.</p>
<p>Kami mengucap syukur untuk anak-anak muda yang berani, yang tidak kenal  lelah, dan berjuang tanpa pamrih untuk membuat camp ini bisa  berlangsung. Para panitia FEC 2010, kehadiran kalian dan kerja keras  kalian sungguh tidak pernah sia-sia. Kami bersyukur untuk kehadiran para  advisor kami Kak Oky dan Kak Aning Arfianto, Kak Ferry Felani, Bang  Sigit P. Wibisono, dan Pak Jonathan Hutagalung untuk warisannya yang  sangat berharga bagi generasi ini, yaitu kebenaran dan teladan yang  telah kalian buktikan bagi kami di hadapan Tuhan. Kami beryukur untuk  setiap dana yang ditaburkan oleh para donatur kami yang tidak dapat kami  sebutkan satu persatu, kami pastikan dengan janji di hadapan Gembala  Agung yang kami layani bahwa apa yang telah ditabur akan mencapai maksud  yang maksimal, bertumbuh, dan bermultiplikasi menjadi buah-buah  pelayanan yang sangat manis di generasi ini bagi Tuhan.</p>
<p>Terakhir dan terpenting, kami bersyukur untuk setiap hati yang Tuhan  gerakkan ikut serta dalam camp ini. Kami tidak sekadar mencari peserta  camp, kami mencari anak-anak muda yang akan terlibat dalam gerakan-gerakan yang Tuhan rancangkan  bagi generasi ini. Kami berharap melalui Friendship Evangelism Camp  kedua ini, akan muncul lebih banyak lagi anak-anak muda yang dimenangkan  dan memenangkan. Segala puji bagi Yesus Kristus, Tuhan dan pemilik.</p>
<p style="text-align: right;"><em><strong>YKT_FOS Community</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/2010/08/segenap-kerinduan-untuk-generasi-ini-friendship-evangelism-camp-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Diremuk.. Disobek..</title>
		<link>http://fos-community.com/2010/03/diremuk-disobek/</link>
		<comments>http://fos-community.com/2010/03/diremuk-disobek/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Mar 2010 10:45:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Eventgelism]]></category>
		<category><![CDATA[Simply Articles]]></category>
		<category><![CDATA[renungan kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan rohani kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=951</guid>
		<description><![CDATA[Setelah kemarin kita publish liputan dari FOS Community Fellowship 14-16 Maret 2010, sekarang saatnya membagikan salah satu hal yang kita dapatkan di event kemarin di sesi paling awal. Di sesi pertama ini Ps. Ferry Felani berbicara mengenai PROSES. Proses apakah itu? Kita baca yuk tulisan dari salah satu FOSters yang telah menulis kembali khotbah PS. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/702585_life_screwed_up.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-952" title="702585_life_screwed_up" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/702585_life_screwed_up.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Setelah kemarin kita publish liputan dari <a href="http://fos-community.com/2010/03/liputan-fos-community-fellowship-fcf-14-16-maret-2010/" target="_blank"><em><strong>FOS Community Fellowship 14-16 Maret 2010</strong></em></a>, sekarang saatnya membagikan salah satu hal yang kita dapatkan di event kemarin di sesi paling awal. Di sesi pertama ini Ps. Ferry Felani berbicara mengenai <em><strong>PROSES</strong></em>. Proses apakah itu? Kita baca yuk tulisan dari salah satu FOSters yang telah menulis kembali khotbah PS. Ferry Felani di FCF kemarin^^</p>
<p style="text-align: justify;">Kira-kira apa yah yang diremuk dan disobek? Apakah kerupuk? Oh tidak, apakah itu sebuah telur? Tidak juga… <em>(gajebo mode : on), hehe.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Kali ini aku pengen banget bagiin sesuatu yang sangat memberkati aku dan bagi temen-temen yang lain juga.</p>
<p style="text-align: justify;">Akhir-akhir ini kebanyakan kita suka yang manis-manis. Apalagi khotbah yang meninabobokan. Terus dan terus suka yang manis-manis. Bahas <em>berkat, berkat dan berkat, kasih karunia, kasih karunia…</em> hanya itu yang ingin kita dengar. Kadang kita nggak mau ditegur. Sehingga banyak di antara kita mengalami <em>Diabetes Rohani</em>. Punya luka yang nggak sembuh-sembuh. Walaupun lukanya sudah lama tetapi nggak sembuh-sembuh dan sukar untuk disembuhkan, Itulah cirri-ciri terkena penyakit Diabetes Rohani. Hanya mau yang manis-manis. Padahal yang pahit itu yang selalu menyembuhkan. Contohnya saja obat, walaupun pahit rasanya tetapi menyembuhkan. Contoh lain kalau kita ketemu lebah sering kita bilang <em>“pahit, pahit, pahit</em>” hehe. so, sebenarnya banyak yang pahit-pahit itu malah menyembuhkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Apa hubungannya dengan judul di atas? <strong><em>DIREMUKKAN</em></strong>… ketika kita mau dan siap untuk dipakai sama Tuhan, Tuhan mau meremukkan kita terlebih dahulu. Meremukkan apa yang ada dalam diri kita. <strong>Terutama</strong> <strong>Tuhan mau meremukkan keangkuhan kita</strong>. Satu saat ketika kita sudah menyerahkan dan menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juru selamat mungkin kita merasa kok masalah kayaknya seneng banget yah menghampiri kita? Ada sebuah kesaksian dari seorang hamba Tuhan, waktu dia baru mengalami lahir baru, keuangan keluarganya malah jadi sulit. mau membeli sesuatu saja, hamba Tuhan ini harus berdoa dulu. Padahal dulunya ketika dia masih berada pada masa manusia lama, dia mudah membeli sesuatu bahkan sering mentraktir temen-temennya. Saat masa-masa kesulitannya dia akhirnya mau menerima bantuan dari temen-temennya. Padahal dia sendiri paling nggak mau menerima bantuan dari orang lain. Tetapi dia terima karena dia tahu Tuhan lagi mau meremukkan dirinya. Remuk dari yang namanya keangkuhan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>DISOBEK…</em></strong> layaknya kertas kado. Sebenernya kertas kado itu diciptakan buat disobek. Buat apa lagi coba kalau nggak buat disobek? Kadang ada orang yang mau buka kertas kado itu pelan-pelan, dijaga jangan sampai sobek. Seperti itulah kadang kita dengan dosa. Sayang untuk menyobek dosa. Padahal harusnya dosa itu harus disobek seperti kertas kado.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah kita mau diremuk dan disobek, kita harus menggunakan hidup sebaik-baiknya. Jangan sampai kita tidak mempergunakan waktu dan hidup dengan sebaik-baiknya. Andai saja salah satu dari kalian dikasih Blackberry dari seorang sahabat kalian, apa yang kalian lakukan? Apakah hanya dipajang di dinding, segelnya nggak dibuka sampai kapanpun dengan alasan mau menghargai dan menghormati yang memberikan blackberry itu? Atau kita hanya pakai buat telepon dan sms saja? <em>Beh… rugi banget kali!</em> Padahal fasilitas dari Blackberry nggak hanya bisa telepon dan sms doang, tapi bisa internet-an, radio, ada kamera, bisa BBM-an (BlackBerry Messengers) dan fasilitas lengkap lainnya. Sayang banget kan kalau kita hanya bisa menggunakan telepon dan sms saja dan nggak mau menggunakan fasilitas lainnya? Itu sama saja seperti kita yang nggak mau hidup maksimal alias hidup di bawah kapasitas rata-rata. <strong>Guys, jangan mau hidup kita di bawah kapasitas! Yuk, kita maksimalkan hidup kita untuk kemuliaanNya. Hidup harus ada tujuannya, agar kita tahu bagaimana kita memaksimalkan hidup kita.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Setelah kita selalu memaksimalkan hidup kita, jadilah jawaban bagi orang di sekelilingmu. Kadang kita sebagai orang Kristen kalau ada salah seorang temen atau sahabat kita yang curhat sama kita, kita malah makin membuat keadaan menjadi kacau bukan malah menenangkan dan memberi solusi. Kita malah membuat masalahnya tambah besar. Padahal seharusnya kita bisa menenangkan dan memberi solusi. Guys, dalam <strong>2 Raja-Raja 6:1-7</strong> di situ dibilang kalau nabi Elisa mengambil mata kapak seseorang yang menebang pohon yang tenggelam dengan menggunakan sebatang pohon dan timbullah mata kapak itu di permukaan air. Kenapa nabi Elisa memakai sebatang pohon untuk mencari mata kapak yang tenggelam? Kenapa nabi Elisa tidak nyebur berenang untuk mencari mata kapak itu? Jawabannya &#8211; Karena nggak semua hal dipercayakan Tuhan sama kita oleh sebab itu kita harus tetep fokus pada pelayanan kita yang udah Tuhan percayakan untuk kita kerjakan. Serta karena Tuhan mau kita dipakai lebih lagi Seperti itu juga Tuhan nggak hanya pakai pendeta atau hamba-hanba Tuhan lainnya. Dia juga mau pakai kita untuk terlibat dalam kegerakan-Nya walaupun kita nggak dikenal atau nggak di perhitungkan tetapi kita bisa membawa solusi bagi sekeliling kita seperti sebatang kayu yang digunakan oleh nabi Elisa. Apa arti sebenarnya sebatang kayu itu? Kayu berasal dari pohon yang hidup. Ketika kita mengambil sedikit dari batang pohon yang hidup itu lepas dari tubuhnya berarti itu yang disebut kayu. Kayu itu bukan batang pohon yang hidup lagi. Kayu hanyalah sebuah batang pohon yang sudah mati. <em>Begitu juga diri kita, Tuhan mau semua kedagingan kita mati, diremukkan dan disobek. Agar kita bisa menjadi solusi atau jawaban seperti ketika nabi Elisa melemparkan batang kayu itu ke sungai untuk mencari mata kapak yang tenggelam.</em> Memang benar hanya Tuhan yang selalu memberikan jalan keluar atas masalah kita, tapi kita tetap harus membawa solusi dan memberikan rasa aman ketika seseorang membagikan masalahnya kepada kita.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>So Guys, kiranya kita mau diremukkan oleh Tuhan, mau menyobek-nyobek dosa kita, mau dibentuk dan diproses dalam memaksimalkan hidup dan jadi seperti batang kayu yang bisa menjadi solusi bagi setiap orang yang membutuhkan..</em></strong></p>
<p style="text-align: right;"><strong><em>Khotbah Ps. Ferry Felani</em></strong></p>
<p style="text-align: right;"><strong><em>Ditulis kembali oleh R.S<br />
</em></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/2010/03/diremuk-disobek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Liputan FOS Community Fellowship (FCF) 14-16 Maret 2010</title>
		<link>http://fos-community.com/2010/03/liputan-fos-community-fellowship-fcf-14-16-maret-2010/</link>
		<comments>http://fos-community.com/2010/03/liputan-fos-community-fellowship-fcf-14-16-maret-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Mar 2010 07:54:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Eventgelism]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=932</guid>
		<description><![CDATA[Shalom FOSters! Tanggal 14-16 Maret yang lalu kita baru saja mengadakan satu buah event sederhana &#8211; FOS Community Fellowship atau biasa kita sebut FCF. Acara FCF yang ke-2 kalinya ini diadakan di Villa Liesa &#8211; Desa Tugu. Dan untuk liputannya kali ini akan ditulis oleh salah satu FOSters yang mengikuti acara ini dari awal hingga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Shalom FOSters! Tanggal 14-16 Maret yang lalu kita baru saja mengadakan satu buah event sederhana &#8211; FOS Community Fellowship atau biasa kita sebut FCF. Acara FCF yang ke-2 kalinya ini diadakan di Villa Liesa &#8211; Desa Tugu. Dan untuk liputannya kali ini akan ditulis oleh salah satu FOSters yang mengikuti acara ini dari awal hingga akhir. Mau tahu acaranya seperti apa? Baca liputan di bawah ini yah!</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>***<br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Seperti video yang diputar ulang untuk beberapa kejadian yang tak terlupakan, aku mau membagikannya untuk sahabat – sahabatku. Kalau ada yang kurang atau kelebihan harap maklum itu membuktikan aku masih manusia biasa dan bukan video. Jika ada kesamaan tempat, nama tokoh dan karakter itu merupakan unsur kesengajaan, hehehe…</p>
<h2><strong>Hari pertama, Minggu 14 Maret 2010</strong></h2>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kami sampai lebih awal dari jadwal atau waktu yang sudah diperkirakan, yaitu jam 10.30 am. Cuma ada satu kata yang terdengar ketika membuka pintu dan mulai melangkah melewati pintu rumah ini. “Bagus” menurutku itu kata yang cocok untuk menggambarkan apa yang dimiliki rumah ini. Rumah ini cukup besar memiliki 5 buah kamar yang besar-besar tapi yang bisa dipakai cuma 3 aja + kamar terbuka di tingkat dua, ada 2 kamar mandi yang cukup mewah tapi tanpa <em>bathtub</em>, terus ada meja makan lengkap dengan lemari, kulkas tanpa isi, wastafel dan dapur untuk memasak. Di ruang tamu yang luas ada kursi empuk, kursi goyang dan televisi untuk nonton bareng, ruang ini kami pake untuk ibadah dan tempat kumpul-kumpul. Lalu di bagian depannya ada 2 buah beranda yang luas, lengkap dengan lapangan basket, kolam ikan, saung untuk tempat duduk dan halaman yang luas banget. Hmm..rumah impian yah^^</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: center;">
<div id="attachment_934" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/Tim-Masak.jpg"><img class="size-medium wp-image-934" title="Tim Masak" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/Tim-Masak-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Nah ini dia nih salah satu Tim Masaknya FCF, Hmm.. lebih cocok disebut tim masak apa tukang sayur yah? ^^</p></div>
<p style="text-align: justify;">Berdoa bersama untuk menguduskan tempat dan seluruh aktifitas yang akan kita kerjakan selama FCF ini dipimpin oleh k’Ferry. Selanjutkan bagi-bagi kamar dan masak bersama. Saat itu tim masaknya adalah Aku, Dodo, k’Ria (sbg PJ), Siska dan Angel (membantu dengan sukarela) dengan menu makanan : Nasi Goreng Sipir Penjara (yang penting bikin kenyang, sejarahnya dikasih nama itu karena cape banget bikinnya, ngaduk-ngaduk tuh nasi di wajan yang besaaaaaar banget, bayangkan masak bwt 26 org, untung aja ada Dodo ‘n Angel yang bagian ngaduk), telur dadar (k’Ria ‘n Yunita bagian potong2) &amp; kerupuk. <strong>Ibadah sesi pertama yang dipimpin oleh k’Ferry, saat itu khotbahnya tentang <em>“Bersedia Diremukan, Disobek dan Diproses sama Tuhan” </em></strong>Setelah<strong><em> </em></strong>itu acara bebas dan makan puding. Dalam acara bebas ini, macam-macam kegiatan yang kita lakukan. Ada yang main musik, nyanyi, main bola, main basket, main badminton dan ada juga yang main karambol. <em>Note : Saat ini main tenis meja belum ngetren.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<div id="attachment_935" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><em><em><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/Sesi-1.jpg"><img class="size-medium wp-image-935" title="Sesi 1" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/Sesi-1-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></em></em><p class="wp-caption-text">Di ruang inilah tiap-tiap sesi diadakan. Sesi-sesi yang kesemuanya Simple but Powerfull <img src='http://fos-community.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p></div>
<p><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;">Sebelum masuk sesi ke-2, kami makan lagi. Menu malam ini adalah Nasi, Sop, Tempe Goreng dan Teh Manis. <strong>Sesi ke-2 adalah acara nonton bersama, film yang kita tonton adalah tentang <em>TRANSFORMASI yang terjadi di Cali, Columbia dan Negara Uganda.</em> Bagaimana kedua negara ini dilawat Tuhan secara luar biasa. Sobatku semua, kita perlu memiliki kesatuan hati untuk berdoa bagi bangsa kita yang tercinta ini dan berani jadi inspirasi untuk membawa suatu perubahan, supaya benar-benar Tuhan pulihkan dan terjadi sebuah perubahan besar. Kita semua rindu bangsa ini mengaku Yesus Kristus adalah Tuhan. </strong>Selanjutnya setelah sesi, kami sharing di kamar, untuk sobat ceweknya, aku dipercayakan untuk memimpin. Thx Bapa aku dapat bagian dalam pekerjaan Mu ini. Tema sharing kami adalah <strong><em>“JAGALAH HATI”</em></strong> lain kali aku bahas yah di lain kesempatan.</p>
<div id="attachment_936" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/nonton-film.jpg"><img class="size-medium wp-image-936" title="nonton film" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/nonton-film-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Lagi pada fokus nonton film TRANSFORMATION nih.. *bukan Transformers loh yaa!!</p></div>
<h2 style="text-align: justify;"><strong>Hari kedua, Senin 15 maret 2010</strong></h2>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;">SaTe bareng, temanya <strong><em>“Tuhan Punya Tujuan yang Istimewa untuk Setiap Kita Anak-Anak-Nya”.</em></strong> <strong>Sebelum kita ada di dunia ini, Allah telah memiliki rancangan yang terbaik untuk kita. so hidup itu harus maksimal. Jangan hidup di bawah kapasitas yang telah Allah percayakan buat kita. Jangan hidup hanya untuk menyelesaikan siklus aja karena hidup kita ini berharga. Kejadian 1 : 26 – 28 dibaca yah^^</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Menu sarapan pagi ini adalah Nasi Uduk, Telor Dadar, Tempe dan Kerupuk. Setelah makan kita main games indoor, yaitu nyanyi-nyanyi pakai gerakan yang dipimpin oleh k’Tian. Pertama kita nyanyi lagu “Satu anak Tuhan pergi sekolah minggu, Bapa Abraham, terus making melodies” <em>Note : makin lama, makin gila, hehehe…</em></p>
<p style="text-align: justify;">Naik – naik ke puncak gunung, tinggi – tinggi sekali, yup kegiatan kita selanjutnya adalah <em>Hiking.</em> Yuk absen, sapa yang nggak ikut? K’Ferry, k’Hotlas, k’Ocep dan k’Vivi. kenapa ayooo kok nggak ikut?? Mau doa aja katanya, <em>yoweis.</em> Mau kemana kita? Mari kita tanyakan PETA, pertama kita melewati jalan setapak yang dikelilingi daun teh lalu melewati tanah becek lalu menyeberangi sungai yang airnya putih, besih dan dingin lalu melewati tanah berbatu yang memiliki ranjau, lalu melewati tanah yang naik turun gitu, lalu menyeberangi sungai lagi lalu melewati jalan yang terjal dan sampailah kita di jalanan beraspal yang luas, di sana baru deh kita ketemu orang, motor dan mobil. <em>Note : setiap tempat yang kita pijak selalu di foto, hahaha…</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/hiking.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-943" title="hiking" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/hiking-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><br />
</em></p>
<p style="text-align: justify;">Setelah <em>hiking,</em> lapeerrrr…menu makan siang hari ini adalah Nasi, Ayam Goreng, Cah Toge dan Sambel ala Maxi. Disini tim masaknya Aku, Dodo, Maxi dan k’Ria. Promosi lagi, hehehe…Note : Setiap tim masak, tim cuci piring dan tim bersih – bersih punya jadwalnya tersendiri.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sesi ke-3 <em>“BE DIFFERENT” baca Yeremia 1 : 8 -10</em>. Jadilah berbeda, mengapa? Pertama, karena kita memang berbeda. Kita bukan berasal dari dunia ini tetapi kita adalah warga kerajaan Allah yang memiliki integritas sebagai anak-anak Allah. Kedua, karena kita umat pilihan-Nya, kita adalah Israel – Israel rohani-Nya Allah. Ketiga, karena Allah menyertai kita, jelas berbeda antara orang yang mempunyai Allah dengan yang tidak. Setelah menjadi berbeda, next levelnya apa?? Pertama, mempertahankan karakter dan sikap berbeda yang kita miliki. Lebih sulit mempertahankannya sobat, ketimbang kita memulai untuk menjadi berbeda. Kedua, mengembangkan dan menularkannya kepada lingkup yang lebih luas. Ketiga, menjelaskan tujuan kepada sesama, mengapa dan untuk apa kita harus berbeda.</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/sesi-2.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-944" title="sesi 2" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/sesi-2-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Dinner</em>, menunya adalah Nasi, Sayur Bayam, <em>Nugget</em>, Kopi atau Susu dan Singkong Goreng. Setelah ini kita masuk ke sesi selanjutnya yaitu <strong><em>UNFORGETTABLE MOMENT</em></strong>, selalu berkesan dan ngerasain yang berbeda, padahal secara pribadi ini yang ke-3 kalinya buatku^^ setelah ini kita BARBEKYU! Wah asikkkk.. sambil makan sambil main tenis meja, nggak kerasa jam 03.00 pagi baru tidur, hehehe…</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/barbeque.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-945" title="barbeque" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/barbeque-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<h2 style="text-align: justify;"><strong>Hari terakhir, Selasa 16 Maret 2010</strong></h2>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Waktu cepet banget berlalu, nggak kerasa sudah hari terakhir. Sebelum kita games outdoor, kita breakfast bareng, menunya adalah Bihun Goreng, Telur Dadar dan Kerupuk. Mmm….yummy. Games outdoor ini dipimpin oleh k’Ria dan Epi. Kami dibagi menjadi 3 kelompok. Kelompokku punya nama LUKAS “LUcu dan tangKAS” yang beranggotakan k’Ocep, Dodo, Satria, Niki, Kim, Mbak Yu, Su dan Aku. Kami harus membuat yel-yel dulu, untuk yang ini di sensor aja yah, karena memalukan banget, hahaha…</p>
<p style="text-align: justify;">Kaki kami diikat selang – seling dengan tali rafia. Kami harus berjalan kedepan untuk mengambil gulungan kertas yang berada di tumpukan terigu dan kami harus mengambilnya dengan mulut kami. Setelah dapat gulungan itu, kami membukanya dan mulai berlari untuk mengerjakan tugas yang sesungguhnya. Yaitu menyusun sebuah ayat alkitab dan sebuah gambar. Setelah itu kami harus berlari lagi dan wajib menghabiskan 3 butir telur dan 1 botol aqua dengan memakai sedotan yang panjang – panjang. Sulit tapi kami berhasil menjadi yang tercepat dengan kata lain kami memenangkan perlombaan ini. Penghargaan pertama yang kami dapat adalah kami berhak untuk melumuri tepung kepada kelompok yang kalah. Asik banget kan dan penghargaan kedua yang semua kelompok juga dapet adalah coklat. Makanan kesukaanku, hehehe…Untuk prakarya dimenangkan oleh Su, sobat kami yang berasal dari Seoul, Korea Selatan. Kartu ucapan unik, yang didalamnya ada cewek dengan pakaian kimono gitu.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan bahan makanan yang tersisa, kami berhasil membuat menu untuk makan siang hari terakhir ini. Setelah berkutat, entah berapa lama k’Ria, k’Yaya, Mbak Yu dan Aku berada disana, sampai–sampai kita nggak ikut moment &#8216;Jurus Rahasia&#8217; itu. Yang dibawakan oleh Ko Min2, silakan lihat fotonya. Ketidakberadaan kami itu membuktikan kami sedang sibuk – sibuknya memasak. Hehehe…akhirnya jadi juga Cah Kangkung, Telor Dadar dan Omeletnya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_946" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/jgn-lupa-bernapas.jpg"><img class="size-medium wp-image-946" title="jgn lupa bernapas" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/jgn-lupa-bernapas-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Ini dia nih Jurus Mengatasi Persoalan hidup xD yang intinya cm mau mengingatkan kita selama masih bernapas itu berarti Tuhan belum selesai dengan hidup kita^^</p></div>
<p style="text-align: justify;">Sharing yang sangat mengharukan pesan dan doa yang luar biasa dari K’Ferry mengakhiri kegiatan kami di FCF ini. Akhirnya tiba waktunya buat kami pulang kembali lagi ke rumah masing-masing. Perjalanan di mobil kami habiskan untuk wawancara dengan Su, dengerin kesaksiannya Erwin, ketawa-ketawa bareng,  foto-foto, sharing dan sebagian tidur^^</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/pulang.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-947" title="pulang" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/03/pulang-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Kesimpulannya FCF kemarin sangat memberkati dan menginspirasi. Pokoknya nyesel banget deh yang kemaren enggak bisa ikut. Karena banyak sekali berkat yang bisa didapatkan ^^ Sampai jumpa di FEC (event kita selanjutnya setelah FCF) nanti ya!!</em></strong></p>
<p style="text-align: right;"><strong><em>Ditulis Oleh : RCA<br />
</em></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/2010/03/liputan-fos-community-fellowship-fcf-14-16-maret-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Saat persahabatan dimulai dalam sebuah Unforgettable Moment</title>
		<link>http://fos-community.com/2009/12/saat-persahabatan-dimulai-dalam-sebuah-unforgettable-moment/</link>
		<comments>http://fos-community.com/2009/12/saat-persahabatan-dimulai-dalam-sebuah-unforgettable-moment/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 02:46:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Eventgelism]]></category>
		<category><![CDATA[FEC]]></category>
		<category><![CDATA[Friendship Evangelim]]></category>
		<category><![CDATA[persahabatan kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=623</guid>
		<description><![CDATA[Momen apakah yang paling berharga di dunia ini? Saat melihat foto-foto Friendship Evangelism Camp 27-29 November 2009 kemarin (yang juga udah di-upload di facebook), aku menyadari kalo ternyata tuh yang diabadikan selalu momen-momen berharga yang nggak terlupakan yah… Kenapa kita mengabadikan suatu momen? Karena di kemudian hari pasti kita ingin punya kenangan yang nggak terlupakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: 'Times New Roman'; line-height: normal; font-size: medium;"> </span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">Momen apakah yang paling berharga di dunia ini? Saat melihat foto-foto Friendship Evangelism Camp 27-29 November 2009 kemarin (yang juga udah di-upload di facebook), aku menyadari kalo ternyata tuh yang diabadikan selalu momen-momen berharga yang nggak terlupakan yah…</span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">Kenapa kita mengabadikan suatu momen? Karena di kemudian hari pasti kita ingin punya kenangan yang nggak terlupakan dengan momen itu. Kita selalu punya foto-foto kelahiran, foto wisuda, foto retreat, foto baptisan, foto bareng keluarga, foto bareng sahabat, dan foto yang mengabadikan momen-momen bahagia lainnya. Kita nggak pernah tuh nyimpen foto waktu kita lagi ngambek, atau foto kita lagi berantem sama sahabat, atau foto-foto yang berisi momen-momen menyedihkan lainnya.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">Yah guys, kita selalu ingin mengingat saat-saat berharga. Waktu kita bertobat dan lain sebagainya. Kita nggak pernah ingin mengingat masa-masa terburuk dalam kehidupan kita. Saat aku melihat betapa banyaknya foto Friendship Evangelism Camp kemarin, aku percaya itu bukan karena ada panitia yang kurang kerjaan sehingga foto-foto terus, atau bukan karena terlalu banyak orang narsis yang ikut camp ini (hehe, bercanda…), tapi karena begitu banyak momen berharga yang ingin kita ingat dari camp ini.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">Saat hari pertama kita telah merasakan bagaimana atmosfer persahabatan dibangun, lalu pemulihan hati Bapa, saat-saat fellowship dengan sahabat-sahabat baru. Kita tertawa dan menangis bersama di FEC, kita lewati suka dan duka bersama, kita tenggelam dalam hadirat Tuhan, kita ambil komitmen sama-sama, dan kita juga diutus untuk menjadi Friendship Evangelist, sahabat-sahabat yang terbaik di dalam Tuhan. Sahabat, semua itu telah kita lalui bersama, dan pastinya kita ingin FEC nggak hanya untuk sekedar berlalu. Apa yang telah kita alami di sana, sangat berdampak di dalam hati setiap kita yang hadir, dan nggak terlupakan sampai hari ini.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">Banyak peserta yang nggak tahu kalo panitia sangat berjuang keras agar camp ini bisa jadi dilaksanakan. Tiga minggu sebelum acara, peserta baru 10 orang, itupun panitia semua. Terjawab saat seminggu sebelum acara, peserta telah jadi 80 orang lebih. Karena banyak yang cancel, akhirnya jadilah 70 orang peserta yang ikut. Hari ketika berangkat, panitia masih kekurangan dana 13 juta. Kami nggak tahu dari mana akan dapat segitu banyak. Bahkan sampai hari kedua dan ketiga, dana yang diharapkan nggak kunjung tiba. Dalam kondisi seperti itupun, kami merasakan tuntunan tangan Tuhan yang dahsyat. Kami harus tetap bisa tersenyum dengan tulus, tetap memberikan yang terbaik bagi semua peserta, menjaga atmosfer rohani supaya nggak nge-down, dan semua bagian acara dapat berlangsung dengan sangat indah. Singkat cerita, hari ketiga setelah selesai outbound, tepat sebelum pulang, ada donatur yang Tuhan pakai untuk transfer dana sesuai kebutuhan kami. Wow! Tuhan itu emang baik banget. FEC yang tadinya udah hampir mustahil jadi dilaksanakan, ternyata benar-benar menjadi unforgettable moment di hati setiap orang yang ikut.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">Pastinya kita ingat kalo masih banyak sahabat kita yang kurang diperhatikan di luar sana, temen-temen kita yang merasa di-reject atau di-ignore oleh lingkungannya, mereka yang butuh uluran tangan yang menolong saat mereka lemah, guys, di situlah kita harus masuk ke dalam hidup mereka, dan menjadi jawaban. Biarlah kita sebagai anak-anak Tuhan menjadi sahabat-sahabat terbaik bagi orang-orang di sekitar kita. Biarlah Injil diberitakan bagi generasi kita, pertama-tama bagi orang-orang yang terdekat dengan kita, yaitu keluarga dan sahabat-sahabat kita. Ingat selalu akan momen-momen yang berharga ini. Sahabat, dunia tidak akan pernah sama lagi dengan kehadiran kita yang membawa kabar baik. Setelah camp ini, yuk kita ingat dan lakukan setiap komitmen yang udah kita buat. Ingatlah bahwa dunia ini butuh lebih dari sekedar diinjili dengan khotbah, tapi dunia ini membutuhkan sahabat-sahabat yang rela memberikan hidupnya agar kita menyatakan Tuhan Yesus, Sahabat yang sejati.</span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">Persahabatan yang udah kita mulai di FEC dengan sahabat-sahabat baru kita, pertahankan itu dengan sungguh, karena suatu saat nanti ada saatnya dimana kita tidak akan bisa berdiri sendiri lagi, dan saat itu terjadi, yang akan berdiri bagi kita adalah sahabat-sahabat terdekat dan orang-orang yang kita kasihi di sekitar kita. Biarlah bukan hanya sekedar foto yang mengabadikan persahabatan kita, namun persahabatan kita menjadi hal yang abadi dalam hati setiap orang yang disentuh kasih Allah melalui kehadiran kita bagi sahabat kita setiap waktu dan dalam setiap kesukaran, itulah yang membuktikan pada dunia bahwa persahabatan kita abadi di dalam Tuhan.</span></p>
<p align="center"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-624" title="fec2009" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2009/12/fec2009-300x224.jpg" alt="fec2009" width="300" height="224" /><br />
</span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">“Tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabat-Ku…” (Yoh 15:13-14a)</span></p>
<p align="justify"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;">See u guys at the next Unforgettable Moment… Saat itu tiba, biarlah lebih banyak lagi sahabat kita dimenangkan dalam kasih Tuhan, kasih Sang Sahabat Sejati, Kasih yang terbesar. Amin.</span></p>
<p style="text-align: right;"><span style="font-family: Calibri; font-size: small;"><strong><em>_Y.K.T_</em></strong></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/2009/12/saat-persahabatan-dimulai-dalam-sebuah-unforgettable-moment/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Youth Evangelism Challenge</title>
		<link>http://fos-community.com/2009/10/youth-evangelism-challenge/</link>
		<comments>http://fos-community.com/2009/10/youth-evangelism-challenge/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 07:08:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Eventgelism]]></category>
		<category><![CDATA[Simply Articles]]></category>
		<category><![CDATA[persahabatan kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan rohani kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=608</guid>
		<description><![CDATA[“Youth” dan “evangelism”, kedua kata yang sepertinya ngga mungkin dan jarang sekali terdengar bersamaan. Padahal seandainya kedua kata itu digabungkan, akan menjadi hal yang dahsyat banget lho. Dulu, sebelum aku mengerti, menikmati, membaca bahkan terlibat dalam pekabaran injil, yang ada di kepalaku mengenai penginjilan adalah seorang pendeta berbaju lengkap (pakai jubah yang ada tanda salibnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em> </em></p>
<p><img class="alignleft" style="margin: 20px;" title="Youth-Challenge" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2009/10/Youth-Challenge-300x143.jpg" alt="Youth-Challenge" width="258" height="122" /></p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Youth”</em> dan <em>“evangelism”, </em>kedua kata yang sepertinya ngga mungkin dan jarang sekali terdengar bersamaan. Padahal seandainya kedua kata itu digabungkan, akan menjadi hal yang dahsyat banget lho.</p>
<p style="text-align: justify;">Dulu, sebelum aku mengerti, menikmati, membaca bahkan terlibat dalam pekabaran injil, yang ada di kepalaku mengenai penginjilan adalah seorang pendeta berbaju lengkap (pakai jubah yang ada tanda salibnya gede di depan) membawa alkitab besar sambil bilang, “Bertobatlah, kerajaan Allah sudah dekat.”</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Itulah yang tergambar di benakku saat aku mendengar kata penginjilan pertama kali. Semakin sering aku mendengar kata itu, bukannya semakin hilang gambaran awal tadi, tapi justru bertambah dengan adanya <em>background</em> sebuah bangunan yang ada salib tinggi menjulang dengan papan nama tertentu yang menunjukan nama gereja tertentu. Saat mendengar kata penginjilan, pasti timbul pertanyaan-pertanyaan seperti:</p>
<p align="center">“mau diajak ke gereja mana lagi nih&#8230;”</p>
<p align="center">atau</p>
<p align="center">seperti “ iya deh, aku bertobat&#8230;”</p>
<p align="center">atau bahkan “ Duh&#8230;&#8230;playanan lagi??”</p>
<p style="text-align: justify;">Aku merasa bahwa penginjilan identik dengan gereja tertentu, diajarin lagi tentang hal-hal baru, yang kadang agak aneh-aneh juga (dalam hal ini karena memang baru pertama kali merasakan), atau diajak ke sini atau ke situ. Apalagi klo udah pakai kata “Pelayanan”, wah susah deh untuk menolaknya.</p>
<p>Sebegitukah gambaran penginjilan di benak kita ???</p>
<p style="text-align: justify;">Aku tidak tau dengan kalian, tapi bagiku dahulu gambaran tentang penginjilan adalah hal seperti itu, ditambah cerita-cerita tentang para misionaris yang melayani daerah-daerah terpencil, yang sangat susah dan sengsara tetapi bahagia. Aku ngga tau bagaimana gambaran itu bisa timbul, apakah karena aku yang buat sendiri, atau karena lingkungan sekitar yang mempengaruhi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Tapi setelah aku mencoba mengerti, mendalami Firman Tuhan bahkan mengalaminya, pandanganku berubah. Penginjilan bukan hanya untuk orang-orang tua, bukan hanya untuk hamba-hamba Tuhan di atas mimbar, bukan hanya untuk para gembala sidang ataupun para majelis gereja, tapi penginjilan adalah untuk kita semua, muda-tua, pendeta atau bukan, majelis atau bukan, di atas mimbar atau hanya jemaat biasa. Saat kita mengakui Tuhan Yesus sebagai Juruselamat secara pribadi, saat itulah kita terpanggil untuk menginjil. Bukan saat kita bertambah tua, bukan saat kita ditahbiskan di gereja lokal, bukan saat kita jadi pengurus rohkris di sekolah, bukan saat kita jadi pelayan mimbar. Tapi saat kita menerima dan percaya akan keselamatan, kebenaran dan Janji Tuhan, saat itulah kita harus memberitakan keselamatan, kebenaran dan janji Tuhan itu. Penginjilan adalah hidupmu, bukan sekadar tugasmu.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Penginjilan bukan hanya saat kamu menyampaikan Firman di depan jemaat, bukan hanya saat kamu menulis artikel rohani, dan bukan hanya saat kamu jadi pelayan mimbar, main musik, jadi <em>WL</em>, jadi kolektan, jadi <em>singer</em> atau jadi penerima tamu. Saat engkau berada di kelas tidak ikutan untuk mencontek, itu juga penginjilan. Saat kamu lebih memilih untuk pergi setelah mengingatkan teman-temanmu saat mulai bercanda yang menyerempet ke arah jorok atau bahkan sedang membahas tentang sesuatu yang porno; saat kamu menjaga mulutmu untuk tidak mengeluarkan kata-kata yang kotor; sembrono dan segala macam isi “ragunan”; saat kamu mendisiplinkan diri untuk tidak terlambat; saat kamu membuang sampah pada tempatnya bahkan memungut sampah yang berserakan di jalan; dan bahkan saat kamu berusaha memaafkan seseorang yang melukai perasaanmu, itu semua adalah penginjilan. Penginjilan itu adalah gaya hidup, dan yang namanya gaya hidup sudah semestinya kita lakukan sehari-hari.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Tau kenapa saat kata <em>“youth”</em> dan <em>“evangelism”</em> digabungkan akan menjadi hal yang sangat dahsyat dan luar biasa, karena saat anak-anak muda menyadari bahwa penginjilan adalah gaya hidup, saat kita menyadari bahwa penginjilan adalah panggilan kita, dan bahwa penginjilan itu bukan hanya tugas tapi hidup kita, aku percaya pasti injil akan sampai ke seluruh dunia, sampai ke ujung bumi, bukan hanya sampai di RT/RW atau sampai di kelurahan dan kecamatan terdekat, tapi <strong>SELURUH BUMI</strong>, karena anak-anak muda dapat melakukan sesuatu yang dahsyat, <em>powerful</em>, kreatif, energik dan ngga kenal menyerah saat melakukan sesuatu. Akan ada banyak pensi-pensi, konser-konser, mading-mading, futsal-futsal, basket-basket, prestasi di sekolah, apapun itu, yang di dalamnya kita bisa memberitakan kebenaran Firman Tuhan, keselamatan dan janji Tuhan. Dahsyat kan, apalagi seandainya satu anak muda bisa memenangkan satu jiwa, <em>each one reach one</em>, widihhhh dahyat bung..</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Lho kok jadi berhenti bacanya, jadi takut yah, apa bingung, atau malahan jadi tambah males denger kata penginjilan&#8230;.waduh jangan donk..hehehhehe&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ini dia niy yang jadi salah satu <em>Challenge</em> kenapa kata <em>“youth”</em> dan <em>“evangelism”</em> susah untuk bersatu. Kebanyakan <em>“youth”</em> dah agak gimana gitu saat denger kata <em>“evangelism”</em>, dan saat <em>“evangelism”</em> denger kata <em>“youth”</em> malah geleng-geleng. Jangan bingung yah, kita akan bahas kenapa kedua kata itu susah banget bersatunya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Seringkali saat anak-anak muda ketemu sama kata penginjilan atau pelayanan, kata-kata yang sering keluar adalah kata “ntar aja deh” dengan berbagai versi dan alasan.</strong> Ada yang ngerasa belum siap, ada yang ngerasa belum “kudus”, ada yang karena males aja, ada yang karena pengen fokus belajar, ada yang karena belum berani, dan berbagai alasan lain yang kalau disebutkan satu persatu bisa jadi novel sendiri. Aku mau bilang disini adalah kesiapan bukan masalah keadaan dan waktu, dengar baik bro and sis, kesiapan adalah masalah kemauan dan kepekaan, mau untuk dipakai Tuhan, dan peka akan panggilan kamu. Nggak heran lho ada iklan di tivi yang bilang klo anak-anak muda sering dipandang sebelah mata, karena kebanyakan “ntar”-nya dan “tunggu”-nya. Apa yang mau dilihat, klo entar-entar terus. Doa pada Tuhan supaya kerinduan, kemauan dan kepekaan akan sebuah panggilan semakin nyata, dan bilang pada diri sendiri bahwa sekarang saatnya yang muda yang berkarya. C’mon youth&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Alasan kedua adalah <strong>karena kata “evangelism”</strong>, lho kok bisa ?</p>
<p style="text-align: justify;">Penginjilan atau evangelism berasal dari kata <strong><em>Euanggellion</em></strong> artinya <strong><em>Eu = baik</em></strong>, <strong><em>anggelos = pembawa berita</em></strong>. Jadi yang namanya penginjilan adalah pembawa berita kabar baik. Injil adalah kabar baik, dalam bahasa inggris kita bilang <em>good news</em>, tapi terkadang <em>good news</em> itu berubah menjadi <em>scary news</em> karena masalah penyampaian. Seorang penginjil anak muda yang mengerti hati Bapa akan lebih banyak memberitahu mereka tentang kasih karunia daripada selalu menakut-nakuti mereka tentang hukuman dan neraka. <em>That’s the point</em>, bahwa seringkali apa yang kita/kami sebagai anak-anak muda dengarkan adalah tentang penghukuman, akhir jaman, tentang neraka, tentang sebuah kewajiban, yang akhirnya semua itu menjadi beban bagi kami. Satu hal yang penting, bahwa injil adalah kabar baik, harus disampaikan secara baik, dengan tujuan yang baik dan tepat<strong><em>. That’s exactly what we need.</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Guys</em>, melihat kedua alasan, sepertinya terjawab sudah kenapa kita menjadi begitu takut, begitu cemas saat mendengar kata penginjilan, apalagi disuruh melakukannya. Ingat <em>guys</em>, bahwa injil adalah kabar baik, bukan kabar menakutkan yang menjadi seseorang jadi baik, dan klo kita sadar bahwa kita sudah merasakan dan mendapatkan kabar baik itu, seharusnya sudah semestinya kita mengabarkan hal itu kepada orang lain juga, mulai dari orang-orang terdekat sampai ke ujung bumi, dan jangan lupa target kita adalah <strong>Seluruh bumi</strong>, tau kenapa, karena kita adalah <strong>anak-anak mudaNya Tuhan</strong>.</p>
<p align="center"><em>Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau roh kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem, dan di seluruh Yudea, dan di samaria dan sampai ke ujung bumi</em></p>
<p align="center"><em>Kisah Para Rasul 1:8</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/2009/10/youth-evangelism-challenge/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menginjil? Anak Muda? Susah tuh…</title>
		<link>http://fos-community.com/2009/10/menginjil-anak-muda-susah-tuh%e2%80%a6/</link>
		<comments>http://fos-community.com/2009/10/menginjil-anak-muda-susah-tuh%e2%80%a6/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 08:08:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Eventgelism]]></category>
		<category><![CDATA[Simply Articles]]></category>
		<category><![CDATA[artikel kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=599</guid>
		<description><![CDATA[Emang beneran bisa dilakukan? Satu hal yang perlu kita tau adalah kalo Tuhan Yesus yang memberi perintah “Pergi, beritakanlah Injil…” maka udah pasti jawabannya “Ya! Penginjilan pasti bisa dilakukan!” Anak-anak muda kebanyakan nggak menolak “isi” dari Injil itu yang sebenarnya mereka butuhkan seperti pengampunan, pemulihan, Kepastian hidup, keselamatan, bebas dari rasa bersalah, kebutuhan akan Tuhan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Emang beneran bisa dilakukan? </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Satu hal yang perlu kita tau adalah kalo Tuhan Yesus yang memberi perintah “Pergi, beritakanlah Injil…” maka udah pasti jawabannya “Ya! Penginjilan pasti bisa dilakukan!”</p>
<p style="text-align: justify;">Anak-anak muda kebanyakan nggak menolak “isi” dari Injil itu yang sebenarnya mereka butuhkan seperti pengampunan, pemulihan, Kepastian hidup, keselamatan, bebas dari rasa bersalah, kebutuhan akan Tuhan, dsb. Kebanyakan anak muda menolak “metode” atau “cara” dan “kemasan” dari penginjilan itu. Coba tanya pada diri sendiri, apa yang ada dalam pikiranmu ketika mendengar kata “Penginjilan”.  Setelah itu, coba tanyakan pada anak-anak muda di luar sana, apa yang ada di pikiran mereka tentang penginjilan. Kebanyakan mereka pasti menjawab “KKR yang membosankan”, “diajak masuk ke suatu gereja, lalu disuruh baptis di sana”, “dikhotbahin berjam-jam dan ditakut-takutin tentang neraka”. Kalo gak percaya, silakan coba!</p>
<p style="text-align: justify;">Satu hal yang perlu kita lakukan hanyalah hal se-simple ini: gunakan hal yang paling disukai dan dibutuhkan anak-anak muda itu! Gunakan persahabatan mereka, gunakan tempat “nongkrong” mereka, gunakan bacaan favorit mereka, gunakan cara yang baik untuk sampaikan kabar baik. Injil itu sifatnya kabar baik, dan harus disampaikan dengan cara yang baik, tidak boleh dengan cara yang menakutkan atau membosankan.</p>
<p style="text-align: justify;">Masalahnya begitu banyak penginjil yang nggak kreatif. Kalopun ada anak muda yang kreatif, mereka nggak tahu caranya menginjil, atau isi dari Injil itu. Jadi kondisinya begitu terbalik antara apa yang dibutuhkan, dan apa yang menjadi jawaban. Sampai kapanpun metode penginjilan ini akan kurang efektif.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam Friendship Evangelism Camp, kita coba ubah metode kita untuk penginjilan yang menjemukan dan membosankan bahkan menakutkan itu. Kita mulai lakukan metode yang “simple but powerful” atau “sederhana namun berdampak besar”, sesederhana persahabatan, dan sekuat persahabatan juga dampaknya.</p>
<p style="text-align: justify;">Setiap kita anak-anak Tuhan bisa terlibat dalam penginjilan, dan setiap kita harus terlibat dalam penginjilan. Gunakanlah cara yang paling simple menurutmu untuk lakukan penginjilan, Tuhan yang akan beri kekuatan untuk menyatakan InjilNya secara dahsyat dalam kehidupan sahabat-sahabat yang kita Injili.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/2009/10/menginjil-anak-muda-susah-tuh%e2%80%a6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lomba Menulis Essay &#8211; Friendship Evangelism</title>
		<link>http://fos-community.com/2009/07/lomba-menulis-essay-friendship-evangelism/</link>
		<comments>http://fos-community.com/2009/07/lomba-menulis-essay-friendship-evangelism/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2009 08:40:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Eventgelism]]></category>
		<category><![CDATA[inFOStainment]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=432</guid>
		<description><![CDATA[Shalom.. Tanggal 27-29 November nanti FOS Community akan mengadakan acara FEC – Friendship Evangelism Camp. Buat yang belum tahu mengenai acaranya gabung yuk di GRUP FEC atau kunjungi website Friendship Evangelism Camp Indonesia. Kita pengen banget semua orang-orang muda baik secara pribadi maupun komunitas bisa ikut serta dalam acara yang akan diadakan selama 3 hari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-433" title="1126728_home_work_close-up_3" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2009/07/1126728_home_work_close-up_3.jpg" alt="1126728_home_work_close-up_3" width="240" height="159" /></p>
<p style="text-align: justify;">Shalom..</p>
<p style="text-align: justify;">Tanggal 27-29 November nanti FOS Community akan mengadakan acara <strong>FEC – Friendship Evangelism Camp.</strong> Buat yang belum tahu mengenai acaranya gabung yuk di <strong><a href="http://www.facebook.com/groups.php?ref=sb#/group.php?gid=101193259950">GRUP FEC</a></strong> atau kunjungi website <a href="http://fos-community.com/fec"><strong>Friendship Evangelism Camp Indonesia</strong>.</a></p>
<p style="text-align: justify;">Kita pengen banget semua orang-orang muda baik secara pribadi maupun komunitas bisa ikut serta dalam acara yang akan diadakan selama 3 hari 2 malam di Bukit Karmel, Puncak Kana – Cipanas ini. Karena itu bagi yang berada di luar daerah JABODETABEK, saat ini kita membuka kesempatan untuk mengikuti acara FEC dengan mengadakan sebuah lomba menulis Essay yang berhadiah <strong>gratis mengikuti acara Friendship Evangelism Camp plus tiket transportasi PP dari daerah asal sampai tempat Camp diadakan.</strong> Tertarik untuk ikutan? Baca ketentuannya di bawah ini ya…</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Keterangan Lomba : </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Buat tulisan semenarik mungkin mengenai Friendship Evangelism (penginjilan melalui media persahabatan). Boleh mengenai konsep Friendship Evangelism, cara-cara melakukan friendship evangelism dalam kehidupan sehari-hari atau apapun juga yang terpikirkan oleh kalian ketika mendengar kata Friendship Evangelism/Penginjilan Melalui Persahabatan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ketentuan Teknis :</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Peserta bertempat tinggal di luar JABODETABEK, berusia 15-25 tahun dan sudah dipastikan bisa mendapatkan ijin atau bertanggung jawab secara pribadi apabila memenangkan lomba ini. Essay ditulis di halaman A4 dengan Font Times New Roman 12, spasi 1, minimal 1 halaman. Dikirimkan ke alamat email FOS Community : <strong><a href="mailto:contact@fos-community.com">contact@fos-community.com</a> sebelum tanggal 15 Oktober 2009. </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Hadiah :</strong></p>
<p style="text-align: justify;">1 Pemenang pertama dapat mengikuti acara Friendship Evangelism Camp gratis selama 3 hari 2 malam, pemenang juga akan diberikan tiket PP dari daerah tempat tinggalnya sampai ke Jakarta.</p>
<p style="text-align: justify;">Pemenang kedua dan ketiga akan mendapatkan hadiah hiburan berupa buku rohani pilihan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ayo Guys! Enggak usah pikir-pikir lagi, ikutan aja lomba ini! Karena syaratnya mudah banget dan pemenangnya pasti enggak akan nyesel bisa ikutan acara Friendship Evangelism Camp – indonesia. Ditunggu yah partisipasinya^^</p>
<p style="text-align: justify;">God Bless You Guys…</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/2009/07/lomba-menulis-essay-friendship-evangelism/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Diary of FOS Community</title>
		<link>http://fos-community.com/2009/03/the-diary-of-fos-community/</link>
		<comments>http://fos-community.com/2009/03/the-diary-of-fos-community/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Mar 2009 02:29:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Eventgelism]]></category>
		<category><![CDATA[Simply Articles]]></category>
		<category><![CDATA[inFOStainment]]></category>
		<category><![CDATA[persahabatan kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=89</guid>
		<description><![CDATA[FOS COMMUNITY FELLOWSHIP Villa Pemandangan Cipanas, Puncak 7-9 Maret 2009 Dapatkah hidup seseorang diubahkan dalam 3 hari? Nice question isn&#8217;t it? Yup, kami yakin bisa. Perubahan yang dialami anak-anak Tuhan bukanlah perubahan yang outside-in atau perubahan yang dari luarnya dulu baru ke dalam. Perubahan hidup seperti itu adalah perubahan yang amat dipaksakan. Peubahan anak-anak Tuhan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-101" title="1161001_vintage_calendar_2" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2009/03/1161001_vintage_calendar_2.jpg" alt="1161001_vintage_calendar_2" width="300" height="199" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>FOS COMMUNITY FELLOWSHIP</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Villa Pemandangan Cipanas, Puncak</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>7-9 Maret 2009</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Dapatkah hidup seseorang diubahkan dalam 3 hari? <em>Nice question isn&#8217;t it?</em></p>
<p style="text-align: justify;">Yup, kami yakin bisa. Perubahan yang dialami anak-anak Tuhan bukanlah perubahan yang <strong>outside-in</strong> atau perubahan yang dari luarnya dulu baru ke dalam. Perubahan hidup seperti itu adalah perubahan yang amat dipaksakan. Peubahan anak-anak Tuhan adalah perubahan hidup <strong>inside-out, </strong>yaitu perubahan hidup dari dalam yang terpancar keluar.</p>
<p style="text-align: justify;">Selama 3 hari 2 malam berdiam di hadirat Tuhan dan merasakan tertanam dalam sebuah komunitas dalam pergaulan yang benar, dipastikan banyak banget pemulihan terjadi bagi seseorang. Nggak percaya? Daud bilang di Mazmur 84:11 <strong><em>&#8220;</em></strong><strong><em>Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain; lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allahku dari pada diam di kemah-kemah orang fasik.&#8221; </em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kenapa Daud bisa bilang kalo satu hari di pelataran rumah Tuhan itu lebih baik daripada seribu hari di tempat lain? Karena satu hari dalam Tuhan bisa mengubah hidup kita dan membuat kita mengalami suatu pengalaman yang luar biasa banget dibandingkan dengan seribu hari di tempat lain yang mungkin aja nggak berdampak apa-apa buat hidup kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Itu hal yang kami (Footsteps Followers) rasain selama 3 hari 2 malam di Puncak. Fellowship kemarin dimulai dari perencanaan 3 bulan lalu, tepatnya pas hari Ultah FOS Community 31 Desember 2008. Saat itu kita-kita kepingin banget adain sebuah acara Fellowship, dan keinginan itu Tuhan tanamkan kuat banget di hati kami. Sementara kami juga ngerjain project buku FOS Community &#8220;True Story and Testimony&#8221;, Tuhan gerakin hati anak-anakNya untuk bikin Fellowship ini. Hem..hemmm&#8230; kalo mau pada tau nih, kita nggak punya modal uang sepeserpun pas mau bikin acara ini, bahkan sehari sebelum berangkat, dana masih kurang sekitar 1,3 juta. Tapi kami ingin taat pada apa yang Tuhan gerakin di hati kami. Suatu berkat yang luar biasa banget saat kami tau semua Tuhan cukupkan bahkan surplus untuk dananya. Salut deh buat Tuhan yang menyediakan segalanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang ikut di acara Fellowship ini ada 18 orang totalnya, setiap kita ngerasain banget apa arti berdiam dalam hadirat Tuhan, ngerasain arti persahabatan yang asyik banget dan membangun, ngerasain dibentuk secara powerful sama Firman Tuhan, bahkan kita juga ngerasain suasana keluarga yang akrab dengan masak bareng, karena semua makanan di sana kita masak sendiri, terus ngerasain juga gimana rasanya subuh-subuh ditarikin selimutnya dan ditiupin kakinya (hiiiih, dingggiiiiiinnn abisssss&#8230;) supaya bangun buat saat teduh, ngerasain juga jalan-jalan ke kebun raya Cibodas dan kebaktian minggu di padang rumput yang sejuk, hoooaaaahhh, ih, pada kepingin ya? Hehehe&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Seperti apa yang jadi motto FOS &#8220;Simple But Powerful&#8221;, kami coba menjadi anak-anak Tuhan yang se-simple mungkin dalam hal kerendahan hati, menerima satu sama lain apa adanya, memperlakukan setiap sahabat kami sebagai saudara yang kami kasihi, mengerti hati Allah dengan cara yang simple, dsb. Tapi Tuhan nyatakan, melalui hati kami yang sederhana, Dia buat banyak hal yang Powerful atas hidup kami. Bener-bener deh melalui acara Fellowship ini kami belajar tentang &#8220;<strong>as simple as I can, as powerful as God can&#8221;</strong>, so dengan begitu, masa muda kita jadi luar biasa.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai sebuah Friendship Evangelism Community atau komunitas yang memberitakan Injil melalui persahabatan, FOS hadir untuk jadi sahabat di setiap waktu bagi anak-anak Tuhan yang membutuhkan kehadiran seseorang yang mau menyediakan telinganya untuk mendengar, pundaknya untuk tempat sahabatnya menangis, hatinya untuk berbelas kasihan, waktunya untuk menemani, bahkan juga hidupnya untuk berbagi. Kami investasikan hidup kami untuk menjadi sahabat-sahabat yang menaruh kasih di setiap waktu. Pertama komunitas kami lahir di hati Bapa, kami diberikan Persahabatan sebagai karunia untuk penginjilan, tapi melalui Fellowship ini, Tuhan membawa kami lebih dalam lagi menjadi sebuah keluarga.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignright size-full wp-image-90" title="1161156_candle" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2009/03/1161156_candle.jpg" alt="1161156_candle" width="200" height="300" />Pada sesi Candle Night atau malam lilin, Kak Oky Arfianto, bapa rohani kami membawa sebuah renungan tentang &#8220;Family Love&#8221;. Kak oky bilang: &#8220;Dalam sebuah keluarga biasanya kita punya banyak foto-foto tentang perjalanan hidup anggota keluarga dari kecil sampe dewasa. Ada foto kelahiran, ada foto-foto ultah, ada foto-foto tentang wisuda, ada foto-foto tentang anggota keluarga yang married, banyak deh. Nah, dalam keluarga rohani ini, kita juga harus memiliki &#8220;foto-foto&#8221; perjalanan rohani setiap kita dari kecil sampai nanti kita semua menjadi dewasa. Sebuah keluarga selalu ada bersama dalam melewati setiap masa, baik dalam keadaan susah, maupun senang. Dan biasanya setiap anggota keluarga tau kisahnya masing-masing satu sama lain. Setiap hal yang terjadi dalam keluarga rohani ini, akan tercatat dalam &#8220;album foto&#8221; perjalanan rohani kita.&#8221; Wuiiihhh. So sweet banget ya&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, kami juga menikmati saat-saat nangis Bombay bareng di Candle Night, saat kami semua merenungkan bahwa dalam sebuah keluarga kami harus menerima apa adanya keadaan setiap anggota keluarga, artinya ada penerimaan yang utuh, bukan karena prestasi atau jasa seseorang, tapi karena kita adalah keluarga. Terus harus ada penghargaan satu sama lain, kita harus menghargai dengan tulus apapun yang sahabat-sahabat atau keluarga rohani kita lakukan, kita juga harus memulai lebih dulu untuk mengampuni, sampai kita semua memiliki hati dan pikiran Kristus. Dan untuk bisa melakukan itu semua pada keluarga rohani kita atau pada orang lain, terlebih dahulu kita masing-masing harus mengalami pemulihan, menerima dan mengampuni diri sendiri, dan menghargai diri sendiri apa adanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Candle night yang manis dalam hadirat Tuhan itu ditutup dengan doa &#8220;Tuhan, pertemukan kami dengan mereka di luar sana yang ingin memiliki keluarga rohani seperti apa yang telah kami rasakan, kami rindu jadi &#8220;seseorang&#8221; yang Tuhan pakai untuk hidup mereka. &#8220;</p>
<p style="text-align: justify;">Banyak banget hal yang kami pelajari, lakukan, dan alami langsung tentang Tuhan, persahabatan rohani, hidup yang mengalami percepatan-percepatan atau akselerasi iman dalam Tuhan, tentang arti kasih sebuah keluarga, dan masih banyak lagi di acara Fellowship kemarin. Sungguh, apapun yang Tuhan ingin kita lakukan, kalo kita taat melakukannya, pastinya kita akan dapet paket berkat banyaaaak banget, dan itu untuk kebaikan kita juga kok.</p>
<p style="text-align: justify;">Di acara terakhir pas penutupan dan udah mo pulang, kita bikin komitmen bareng untuk tetap menguatkan dan meneguhkan hati di dalam Tuhan. Firman Tuhan diambil dari kitab Yosua pasal 1 tentang penyertaan Tuhan yang akan selalu tetap bagi anak-anakNya, bahkan Ia berjanji akan melakukan hal-hal yang dahsyat melalui hidup kita. Pas selesai closing ceremony, eh ternyata ada surprise party kecil yang udah disiapin untuk tiga orang sahabat kami yang berulang tahun, yaitu Maxi (8 Maret), Yaia dan Mauren (11 Maret). Semuanya terasa begitu indah dan menguatkan saat ada kebersamaan di dalam Tuhan. Apalagi suasana yang hangat di tengah dinginnya udara puncak itu semakin bertambah hangat dengan kehadiran Tuhan di antara kami, suatu momen yang nggak akan kami lupakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Guys, perjalanan kita masih sangat panjang, yakinlah apa yang Tuhan buat di fellowship kemarin akan selalu menjadi kekuatan bagi kita ke depan. Masalah dan tantangan menanti, tetapi selama ada Tuhan yang menyertai dan sahabat-sahabat yang selalu menginvestasikan imannya dalam kehidupan setiap kita, maka kita akan selalu kuat.</p>
<p style="text-align: justify;">Tetaplah simple, dalam Allah kita yang Powerful&#8230; Jadilah teladan dan sahabat yang memberkati.</p>
<p style="text-align: justify;">God bless you all guys&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/2009/03/the-diary-of-fos-community/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Liputan FCF &#8211; Family Love in Friendship Community</title>
		<link>http://fos-community.com/2009/03/liputan-fcf-family-love-in-friendship-community/</link>
		<comments>http://fos-community.com/2009/03/liputan-fcf-family-love-in-friendship-community/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2009 06:35:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Eventgelism]]></category>
		<category><![CDATA[inFOStainment]]></category>
		<category><![CDATA[fos community fellowship]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=75</guid>
		<description><![CDATA[Kehadiran lebih dari sekedar kenangan, Karena kehadiran lebih daripada sekedar berada di sana !! Kalimat di atas sungguh-sungguh sangat terasa pada FCF (FOS Community Fellowship), dan untuk menceritakan kembali hal-hal yang terjadi di sana adalah sesuatu yang sangat dahsyat dan hebat&#8230; Yuph, FCF alias Fos Community Fellowship timbul dari sebuah kerinduan. Lagi-lagi dari sebuah kerinduan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Kehadiran lebih dari sekedar kenangan,</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Karena kehadiran lebih daripada sekedar berada di sana !!</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;">Kalimat di atas sungguh-sungguh sangat terasa pada FCF (FOS Community Fellowship), dan untuk menceritakan kembali hal-hal yang terjadi di sana adalah sesuatu yang sangat dahsyat dan hebat&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Yuph, FCF alias Fos Community Fellowship timbul dari sebuah kerinduan. Lagi-lagi dari sebuah kerinduan, dimana kita sebagai komunitas ingin bukan hanya sekadar tau siapa aja yang ada di dalamnya, tetapi ingin mengenal lebih lagi dan juga menjadi satu keluarga, <em>That&#8217;s right,</em> <strong>Family Love</strong> adalah tema yang diangkat di fellowship ini.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dari sebuah kerinduan kepada sebuah tindakan, akhirnya jadilah kita berangkat ke Puncak. Yuph dengan segelintir sahabat-sahabat yang mem-<em>planning</em>-kan ini, plus sedikit problem dengan <em>Faith</em>, berangkatlah kita.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sahabat-sahabat yang ikutan ternyata banyak juga lho.. Dan yang bikin <em>amazing</em> ternyata yang tadinya  gak kepikiran bakal ikut ternyata ikut juga! Wow.. <em>Praise God</em> banget!</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Yang ikutan FCF yaitu ada Evi, Maxi, Oceph, Andreas, Tian, Yunita, Ami, Nikki, Rebbeca, Mauren, Yaiya, Ria, Ricky (Oceph&#8217;s brother), Rice, Silvi, Rizal dan Ayli yang trus K&#8217;Okky plus K&#8217;Aning dan anaknya Jimie.</p>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>And the story begin&#8230;.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Keberangkatan</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em> </em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<div class="mceTemp" style="text-align: justify;">
<dl id="attachment_76" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px;">
<dt class="wp-caption-dt"><img class="size-medium wp-image-76" title="berangkat" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2009/03/berangkat-300x224.jpg" alt="Puncak... We are Coming!!!!!" width="300" height="224" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Puncak&#8230; We are Coming!!!!!</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">Kita jalan pake mobilnya Hankam. Haha.. Lumayan lah kuat nanjak Puncak. Ada 2 titik  buat kita ngumpul, yang pertama di pondok kopi jam 7 pagi dan yang kedua di UKI Cawang jam 8. Wah ternyata antusias dari sahabat-sahabat besar banget, pada <em>on- time</em> lho, walaupun ada juga sih yang masih agak ngaret-ngaret gitu.. Tapi akhirnya kita berangkat juga..</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Day 1 at Puncak</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em> </em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Puji Tuhan jalanan nggak begitu macet dan jadi kita sampe Puncak jam 10-an gitu deh. Setelah sampe kita masih sempet istirahat dulu sejenak, yah <em>tekcupin </em>alias milih-milih kamar dan nyobain kamarlah. Lumayan ngelurusin badan dulu.. Dan kata pertama yang terucap begitu masuk rumah adalah&#8230;..Wwwoooowwwww&#8230;&#8230;..</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Opening ceremony</em> kita mulai jam 14.00, dengan jeng Evhi sebagai WL&#8230; <em>in this moment</em> kita <em>ice breaking</em> sebentar, sembari menggerakkan badan dan mempersiapkan hati untuk kita dibawa lebih dekat lagi kedalam hadirat Tuhan. Di <em>opening</em> kita <em>shout</em> untuk JC, <em>Praise </em>untuk JC, <em>Fly</em> untuk JC dan <em>dance</em> untuk JC pokoknya semua untuk JC deh (JC = Jesus Christ), <em>&#8216;n that&#8217;s really amazing</em>. <em>Hari Ini Kurasa Bahagia</em> di medley dengan <em>Kukasihi kau dengan kasih Tuhan</em>, dan <em>Ku Kan Terbang</em> menjadi ungkapan hati kita melalui pujian.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">But sebelum mulai <em>opening</em> ternyata ada hal yang dilakukan spontanitas walaupun di dalam grup-grup, entah tiba-tiba Tian, Ocep dan Andreas kunci pintu kamar n mulai <em>praise and worship</em>, trus ternyata terdengar sampai luar dan ada yang ketok-ketok tetapi nggak dibukain gitu deh dan ternyata Evhi, Ria dan Maxi juga <em>start to praise n worship</em> di tempat yang laen, dan sahabat-sahabat yang lain ikutan juga <em>praise &#8216;n worship in group</em> dan di dalam grup masing-masing kita doa tuk fellowship ini. Yang terlintas cuma satu yaitu mendeklarasikan kalo tempat ini adalah kepunyaan Tuhan, dan kita rindu dalam hadirat Tuhan, jadi nggak ada celah untuk iblis mengacaukannya&#8230; dan Tuhan tutup bungkus tempat itu selama 3 hari itu, <em>the power of pray&#8230;</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Setelah itu kita makan siang dulu dan dilanjutkan dengan sesi 1 yang dibawain sama Tian dengan tema Arti Sahabat. Kita sembah Tuhan lagi, kita masuk lebih dalam hadiratNya lagi dan mengejar hadirMu adalah kerinduan kami ya Tuhan. <em>More deeper&#8230;more deeper&#8230;.more deeper&#8230;. </em>Seorang sahabat menaruh kasihnya setiap waktu dan menjadi saudara dalam kesukaran, arti sahabat yang menjadi ungkapan hati dan hikmat dari seorang Salomo, namun lebih dari sekadar itu, kalaupun kita memiliki berbagai macam definisi atau arti dari sahabat, ataupun belum sama sekali bisa mengartikan sahabat itu bagaimana, akan sangat indah kalo kita terlebih dahulu menjadi seorang sahabat yang berarti bagi sahabat kita.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Break&#8230;mandi&#8230;bersih-bersih&#8230;dandan&#8230;plus camilan sehat bergizi&#8230;.</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Lanjut ke sesinya Oceph. Kalo tadi kita ngebahas tentang <em>friendship</em>, nah sekarang kita ngebahas tentang <em>evangelism</em>-nya. <em>Pioneering and the Spirit breakthrough</em>, Perintisan dan Penerobosan. Tentang bagaimana Tuhan membentuk anak-anaknya untuk menjadi seorang perintis dan memiliki semangat pendobrak. Yang pastinya Tuhan pengen kita nggak jadi anak-anak aja, tetapi Dia mau kita menjadi dewasa. <em>Pioneer</em> yang dimaksud adalah pion, yang merintis, mempelopori dan pembuka jalan. Seorang perintis adalah seorang yang mau maju terlebih dahulu untuk memulai sesuatu hal yang dahsyat. Dan kita sebagai anak-anak Tuhan, harus jadi seperti ikan di air asin, walaupun berada di lingkungan yang asin tetapi tidak menjadi asin, artinya tidak menjadi seperti lingkungan di sekitarnya. Saat kita diperintahkan sesuatu oleh Tuhan, saat kita dengar suara Tuhan yang bagian kita hanya patuh, taat dan percaya. Dan saat kita melakukan sesuatu yang menjadi suara Tuhan bukan berarti nggak ada masalah, dan pada saat kita menjalankan apa yang jadi kerinduan Tuhan semakin ada masalah bukan berarti kita salah dengar suara Tuhan. <em>So, have a Spirit in pioneering and the Spirit of breakthrough</em>&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<div class="mceTemp" style="text-align: justify;">
<dl id="attachment_78" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px;">
<dt class="wp-caption-dt"><img class="size-medium wp-image-78" title="buku" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2009/03/buku-300x224.jpg" alt="Ini dia nih buku FOS Community - True Story and Testimony yang akhirnya cetak juga!! p.s:;iat gambar bukunya aja ya, abaikan model yang memperagakannya secara aneh ^^" width="300" height="224" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Ini dia nih buku FOS Community &#8211; True Story and Testimony yang akhirnya cetak juga!! p.s:liat gambar bukunya aja ya, abaikan model yang memperagakannya secara aneh ^^</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">Sehabis itu inilah saatnya untuk <em>launching</em> biografi kita, sebuah buku untuk suatu generasi yang dimulai dengan <em>simplicity</em>. <em>Share</em> dari Andreas, Tian dan Oceph, dan beberapa sahabat-sahabat yang ikut menulis membuat kita semua menjadi bagian dari buku itu. Dan sambil menikmati cemilan kentang goreng, kita <em>share</em> satu sama lain mengenai banyak hal sampai larut malam&#8230; sampe akhirnya semua masuk kamar masing-masing dan tinggalah 4 orang yang masih tetap share dan akhirnya tertidur juga deh di ruang tamu&#8230;.zzzzzzzzzz&#8230;&#8230;..</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Jadilah petang&#8230;jadilah pagi&#8230;itulah hari pertama&#8230;</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Second day&#8230;</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Hari yang baru&#8230;.awal yang baru&#8230;&#8230;</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Dan perubahan karakter dimulai pada pagi hari !!!</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Tau ngga, ternyata enggak mudah buat bangun pagi di tengah suasana yang dingin banget. Ada yang masih ngulet-ngulet lah, ada yang tidur lagi, ada yang langsung ngambil selimut karena saking kedinginan, de el el. Tapi ada juga lho yang udah bangun dari pagi, mantab!!</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sa-Te hari ini dibawain sama Maxi, tentang bersyukur kepada God atas apapun. Ternyata semakin kita merasa kehilangan, semakin besar rasa syukur kita kepada God dan semakin kita memperjuangkan sesuatu semakin sesuatu itu jadi berharga. Tapi jangan sampai kita kehilangan sesuatu dahulu sebelum kita mensyukuri hal itu.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Setelah Sa-Te, kita mandi-mandi, dan sarapan, pastinya masak dulu dunks&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<div class="mceTemp" style="text-align: justify;">
<dl id="attachment_79" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px;">
<dt class="wp-caption-dt"><img class="size-medium wp-image-79" title="siap2-ke-cibodas" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2009/03/siap2-ke-cibodas-300x224.jpg" alt="sebelum berangkat ke Taman Cibodas wajib foto2 dulu!! Tapi kok Tian bengong gitu yah mu pergi? Mikirin apa siyh?" width="300" height="224" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd">sebelum berangkat ke Taman Cibodas wajib foto2 dulu!! Tapi kok Tian bengong gitu yah mu pergi? Mikirin apa siyh?</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">Hari ini ada <em>something special</em> lagi niy, ternyata kita ibadah minggunya di Taman Cibodas, kebaktian padanglah istilah kerennya. Setelah ganteng-ganteng dan cantik-cantik semua, kita naek deh ke Taman Cibodas, dengan naek angkot dan sedikit jalan akhirnya kita menemukan tempat yang <em>cozy</em> buat ibadah itu&#8230;. lagi-lagi Tuhanlah yang menyediakan semuanya itu.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Praise n worship yang deep</em> banget, setelah itu kita sama-sama denger Firman Tuhan tentang Mazmur 23, mengenai Mazmur Daud dan pengalamannya bersama dengan God yang semakin dekat. Menjadi seorang pribadi yang ingin selalu berada dekat Tuhan, seperti domba yang mengenal gembalanya, demikianlah kita mengenal Bapa lebih lagi. Suatu kedekatan yang takkan terpisahkan bahkan oleh serigala sekalipun. Dan yang menjadi kesenangan kita adalah diam di dalam rumah Tuhan sepanjang hidup kita.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<div class="mceTemp" style="text-align: justify;">
<dl id="attachment_80" class="wp-caption alignright" style="width: 310px;">
<dt class="wp-caption-dt"><img class="size-medium wp-image-80" title="tim-pemenang" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2009/03/tim-pemenang-300x224.jpg" alt="dari wajah-wajahnya yang sumringah bisa ditebak donk kalo ini foto tim yang menangin game. sayang tim yang kalah gak mau difoto sih dengan muka cemong2.. tapi tenang aja di video ada kok!!^^" width="300" height="224" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd">dari wajah-wajahnya yang sumringah bisa ditebak donk kalo ini foto tim yang menangin game. sayang tim yang kalah gak mau difoto sih dengan muka cemong2.. tapi tenang aja di video ada kok!!^^</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">Suasana yang dingin membuat  kita pengen gerak-gerakin badan niy. Yah nge-games donk pastinya&#8230;. wow&#8230;ngegame-lah kita, maen tepung-tepungan, gundu-gunduan, trus sebelumnya buat yel-yel yang kocak gitu deh, dan akhrinya dapetlah coklat untuk para pemenang dan bagi yang kalah mukanya cemang-cemong tepung tuh&#8230;..hahahahha&#8230;&#8230;&#8230;lucu dan asyik lho&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Balik ke villa dengan cuaca yang lagi ujan, untung naik angkot, tapi tetep ajah ada yang kena ujan, yang gantung di pintu angkot paling sengsara, karena kedinginan plus kena ujan dan harus keramas pula.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Mandi, dan masak time&#8230; kali ini kita bli tape tapi belum di goreng, nah untuk makan siang kita bikin deh nasi uduk plus telur plus nugged gitu deh&#8230;mmmm&#8230;nyam..nyam..nyam&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kita yang tadinya belum nyatu semua, belum terlalu <em>nge-feel</em>, masih agak kaku, bener-bener disentuh banget sama Tuhan di hari kedua ini. Hati kita yang tadinya keras, mungkin masih kepikir sama keadaan di rumah, pikiran yang masih tertinggal di Jakarta, bahkan ada yang hampir menyesal ikutan fellowship, tapi itu semua betul-betul  diubahkan Tuhan. Kita merasa menjadi satu keluarga. Canda tawa di dalam Tuhan, puji dan sembah Dia. Kesatuan hati sebagai seorang sahabat dan keluarga bener-bener Tuhan kasih di hati kita. Bener-bener nggak bisa diungkapkan dengan kata-kata, <em>that&#8217;s really amazing</em>&#8230;. Tuhan tau yang ku mau&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<div class="mceTemp" style="text-align: justify;">
<dl id="attachment_81" class="wp-caption alignright" style="width: 234px;">
<dt class="wp-caption-dt"><img class="size-medium wp-image-81" title="andreas" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2009/03/andreas-224x300.jpg" alt="mantap juga nih ucok yang satu ini bawa sesi sharing.." width="224" height="300" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd">mantap juga nih ucok yang satu ini bawa sesi sharing..</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">Dan saat masuk ke sesi berikutnya, ada suatu atmosfir yang beda banget. Ada suatu spirit yang menyala-nyala, yang membuat kita semua semakin <em>all out</em>, semakin <em>blow up</em> dalam hadirat Tuhan. Masuklah kita ke sesi <em>sharing</em>, dimana Andreas cerita mengenai pergaulan yang Ia jalani dulu, tentang pergaulan di luar sana, dan tentang pergaulan yang terindah yang pernah dirasakannya. Dan kamipun juga merasakan hal yang sama.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan Puji Tuhan, hari itu Tuhan juga menibakan K&#8217;Okky beserta keluarga  di vila dengan selamat, walaupun sempat terjebak macet. Dan kami sangat bersyukur untuk malam teromantis dimana kami bisa melihat dan merasakan kehangatan kasih persahabatan di tengah dinginnya malam dan diterangi dengan cahaya kecil dari lilin.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Hati mulai terbuka, dan pemulihanpun mulai terjadi, isak tangis meliputi seluruh ruangan, tangis penyesalan dan tangis kegembiraan, itulah yang kami rasakan&#8230;. rasanya kami tidak ingin malam ini cepat berlalu, kami tidak ingin kebersamaan ini hilang ditelan waktu. Dan aku percaya di tengah kami saling berpelukan satu sama lain, Tuhan juga sedang memeluk kami semua.</p>
<p style="text-align: justify;">Sesi terakhir dibawakan oleh Ria, yang tadinya sempet gak mau ikut FCF kali ini. Tapi ternyata God emang baik banget melalui pengalaman Ria, akhirnya Sist kita itu malah bisa membawakan sesi mengenai Persahabatan yang Mengubah Karakter langsung dari pengalaman pribadinya. Di dalam komunitas FOS yang kita inginkan memang kita bisa menjadi sahabat yang saling mengubah karakter satu sama lain menjadi karakter yang jauh lebih baik.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Last day in Puncak&#8230;</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kebersamaan kemarin malam masih sangat terasa di hati. Semangat-semangat yang tadinya padam mulai menyala kembali, dan hati yang teluka telah Tuhan balut, dan sesungguhnya kami tidak ingin pulang dan meninggalkan tempat ini. Kami ingin fellowship seminggu lagi, kalau bisa selamanya !!!</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Tapi, biar bagaimanapun kita harus tetap kembali ke dunia kita masing-masing, dunia nyata yang terkadang penuh penderitaan, penuh luka dan penuh kekecewaan. Sebuah keadaan yang sangat dingin akan kasih sayang, dingin akan sebuah kehangatan keluarga dan dingin akan sebuah persahabatan. Tetapi untuk itulah kita ada di dunia ini, untuk menghangatkan sebuah kasih sayang , menghangatkan sebuah keluarga dan menghangatkan sebuah persahabatan. Dan saat ini dengan hati yang bulat dan kuat kami bersemangat untuk menjalani kehidupan itu, kembali kepada rutinitas tetapi tidak menjadi lelah. Karena kami tidak berjuang sendiri, kami memiliki sahabat, saudara dan sebuah keluarga kedua yang akan selalu ada buat kami. Dan inilah yang kami rindukan, kalian juga menjadi keluarga bersama kami.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;">
<div class="mceTemp" style="text-align: justify;">
<dl id="attachment_77" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px;">
<dt class="wp-caption-dt"><img class="size-medium wp-image-77" title="pulang" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2009/03/pulang-300x224.jpg" alt="God, thanks for the beautiful friendship in our Life...You’re the best..." width="300" height="224" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd">God, thanks for the beautiful friendship in our Life&#8230;You’re the best&#8230;</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">FCF mungkin berakhir pada hari ketiga, tetapi persahabatan kami baru diperbaharui dan baru dimulai&#8230;. Dan Tuhan belum selesai berencana dalam hidup kami, dalam persahabatan kami, dalam komunitas ini dan dalam impian kami&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong><em>p.s mau liat komen2 peserta FCF? Di<a href="http://fos-community.com/2009/03/cool-comments-on-fcf-7-9-maret-2009/"> sini nih</a></em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/2009/03/liputan-fcf-family-love-in-friendship-community/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
