Featured Posts

Cerita Tentang Kasih Bapa >> What They Say About Bible << Alkitab itu apa? Mulanya saya membaca Alkitab seperti kewajiban saja, seperti rutinitas, dan saya melihatnya seperti sebuah buku pedoman hidup saja, yang...

Read more

Keluarga Oh.. Keluarga “ Sekali lagi kudengar suara piring pecah, AKU AKAN PERGI DARI SINI !!!!!” Jeritku dalam hati. “Tetapi jeritan itu tak dapat kulakukan, aku tak dapat melarikan diri dari neraka ini. Aku nggak...

Read more

Waduuh... Bocor!!! Rencana untuk sampai rumah secepatnya ternyata harus digagalkan karena ban motor yang kempes, dan ternyata ini bukan sekedar kempes tapi bocor. Terpaksa harus menuntun motor kesayangan menuju tambal...

Read more

Lagi Patah Hati? Siapa yang pernah merasakan rasanya patah hati? Hmm.. biasanya anak-anak muda pernah nih merasakan yang namanya 'patah hati' entah itu karena ditolak gebetan, karena tiba-tiba diputusin pacar, atau mungkin...

Read more

Tekhnik Membelah Roti Pelajaran hari ini adalah bagaimana cara membelah roti coklat dengan benar menjadi 2 bagian yang adil. Alat yang dibutuhkan tentu saja pisau yang tajam. Bagaimana kita tahu kalau pisaunya cukup tajam?...

Read more

twitter

Follow on Tweets

  •  

Di Balik Pintu

Category : FOSters Creativity, inFOStainment

coba lihat!
ada apa di balik pintu?
mungkin hal yang sangat menyenangkan
atau juga yang menakutkan
dalam tiap bagian, pastikan kamu melaluinya tanpa penyesalan

jangan paksa membuka pintu yang bukan milikmu
bukankah setiap manusia memiliki pintu masing-masing?
dan jangan memaksa untuk mengintip pintu yang bukan pintumu
karena dengan demikian kamu menjadi si sok tahu, dan percayalah, kamu akan iri dengan apa yang kamu intip

buka matamu lebar
bersiap untuk kejutan!!
siapkan tangan untuk tanggung jawab baru yang akan dipercayakan padamu
siapkan kaki untuk rute yang akan kamu jalani
siapkan air mata yang akan tumpah pada bantalmu
siapkan senyum untuk bunga-bunga merah jambu yang akan merekah pada harimu
siapkan saja!
karena kamu tak pernah tahu apa yang akan terjadi

jangan ingat apa yang sudah diambil darimu
namun tetap syukuri apa yang tersisa bagimu
dan nantikan yang akan disiapkan untukmu
karena bila kamu terus mengingat yang sudah tak ada, yang sudah diambil, maka perjalanan hidupmu adalah perjalanan yang menakutkan, karena pada akhirnya semua yang ada padamu akan tiada
tapi akan menjadi berbeda bila kamu tetap bersyukur dengan apa yang masih tersisa dan yang akan disiapkan bagimu
pada ujung hari, kamu akan tersenyum walau telah kehilangan banyak hal
karena kamu akhirnya akan menemui Dia yang mempunyai segalanya dalam hidupmu
dan walaupun semua sudah tiada, ingatlah, kamu masih memiliki Yesus!

ada apa di balik pintu?
menyenangkan atau menakutkan
adalah hal yang harus kamu lalui
percaya saja!
pintu yang disiapkan-Nya adalah masa depan yang membawamu pada kemenangan

Ditulis Oleh ENS_FOS Community

Mau Belajar Bahasa Korea Gratis?^^

Category : inFOStainment

Makan Malam Biasa dengan Sajian yang Tidak Biasa!

Category : Simply Articles, inFOStainment

Malam itu bukanlah malam yang biasa. Makan malam yang sungguh sangat istimewa. Bukan karena di tempat istimewa, dengan harga istimewa atau dengan kekasih yang istimewa. Hanya sebuah tempat makan murah, ala kadarnya, dengan harga yang ringan di kantong, di pinggir jalan, dengan sebutan khas  “nasi pus-pus”.

Yang membuat istimewa bukanlah nasinya, bukan juga pus-pus (walaupun banyak kucing di situ.. hehehe…) bukan juga lauk pauknya, sambelnya atau minumannya. Tapi karena di malam itu, di tempat itu, Tuhan mengijinkan aku merasakan sesuatu dan melakukan sesuatu.

Makan malam yang biasa ini menjadi tidak biasa saat datang seorang pemuda dengan perawakan yang tidak biasa. Di tangannya memegang sebuah kantong bekas bungkus permen yang di dalamnya ternyata ada beberapa uang logam. Sesaat kemudian dia sudah duduk di hadapanku, siap memesan makanan dan minuman, dengan segenggam uang logam di tangannya, yang terlebih dahulu dihitungnya. Dengan sedikit malu ia memesan sebuah nasi dengan sambal di dalamnya, dengan lauk sebuah gorengan dan air putih dingin. Hanya itu? Yah, hanya itu, dan dia makan dengan sangat lahap.

Kulihat dia menghabiskan sisa nasi dan bakwan terakhir di piringnya. Dan kembali mengeluarkan “dompetnya” kembali menghitung logam demi logam, dan kembali memesan. Sebuah nasi dengan sebuah gorengan, menu yang sama dengan harga yang sama. Dan ia kembali makan.

Aku tahu ini malam yang tidak biasa, karena sebelum duduk makan, ia berkata kepadaku,

“ Bang, Makan..”

“Oh, abangnya di belakang..” Jawabku. Mungkin dia pikir aku yang berjualan.

Dan saat logam demi logam ia keluarkan, jantungku berdegup kencang, What should I do?

Aku mengacuhkan degupan jantungku,

“Ahh, hal biasa !!!” kataku dalam hati.

Tapi saat kulihat dia mengeluarkan logam dan menghitungnya untuk kedua kalinya, aku tidak tahan lagi. Bahkan sempat kudengar orang yang makan di sebelahku berkata “Kasihan”.

Saat kudengar kata “kasihan” kedua kalinya, aku semakin tidak tahan. Aku kumpulkan segenap tenaga dan kasih untuk berdiri, mengambilkan sepotong telur dadar, kutempatkan pada piring pemuda itu, kuambil sebuah nasi lagi dan sebuah bihun goreng untuknya.

“Makan aja, gw yang bayar. Santai aja bro.” sebuah senyum kulemparkan kepadanya.

Entah darimana kekuatan dan keberanian itu datang, tiba-tiba aku sudah berada di samping pemuda tadi, dan ngobrol dengan dirinya. Dan kutahu bahwa dia ngamen di angkutan umum untuk membantu ibunya di rumah. Dia tidak dapat merasakan bangku kuliah, bahkan bangku sekolah. Dan ternyata DIA BERUMUR SAMA DENGANKU !!!

Setelah selesai makan, kutawari lagi dia, ternyata dia sudah kenyang dan terpikir olehku untuk membawakan dia makanan untuk bisa dimakan dia dan ibunya di rumah. Setelah itu dia pamit dan mengucapkan terima kasih.

Dengan tersenyum ada sebuah kalimat melintas di dalam hatiku, “Kasih lebih dari sekedar kasihan.” Dan Tuhan mengajarkan langsung hari ini, sebuah malam yang luar biasa, makan malam yang istimewa.

“Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.” 1 Yohanes 3:18

Tapi sayangnya ada sebuah kalimat yang lupa aku ucapkan kepadanya, yang membuatku menyesal hingga saat ini.

Seandainya aku mengucapkan kata itu. Seandainya aku menatap dia penuh yakin dan berkata mengenai ini saat itu. Dan Seandainya aku berkata, “ Yesus mengasihimu.” Mungkin pemuda itu akan memiliki kesempatan untuk tau, bahwa Yesus mengasihi dirinya, sama seperti Yesus mengasihiku.

Aku harap dia bisa mendengar itu lain kali, baik melalui diriku maupun melalui orang lain.

“Yesus mengasihimu Dani !!!”

Ditulis oleh KSW

P-E-R-S-A-H-A-B-A-T-A-N

Category : inFOStainment

P- Pengaruhi orang-orang di sekitar kita terus menerus dengan kasih Allah sampai menghasilkan perubahan hidup, sebaliknya begitu juga, kita harus mau dipengaruhi oleh nilai-nilai yang baik dari orang-orang di sekitar kita supaya kita juga mengalami perubahan hidup itu.

E- Extra-mile, “jika sahabatmu memintamu berjalan bersamanya sejauh satu kilometer, berjalanlah bersamanya sejauh dua kilometer…” Jika sahabatmu memintamu memberikan waktumu untuknya, berikan juga hati dan telingamu untuk mendengarkannya. Ini salah satu prinsip yang membuat sebuah hubungan menjadi sangat bermakna, sebuah hubungan yang berkorban, melakukan sesuatu yang “lebih” dari apa yang kebanyakan orang lakukan.

R- Rencana Tuhan harus tergenapi sempurna bagi orang-orang yang kita kasihi. Kalau ada kerinduan yang sebesar ini bagi sahabat kita, tindakan yang bisa kita lakukan adalah mendampingi sahabat kita dengan konsisten sampai rencana Tuhan digenapi dalam hidupnya. Tanyakan kabarnya di saat-saat ia menghadapi kesulitan, tawarkan bantuan bagi dia, doakan lewat telepon atau beri waktu untuk mengunjungi sahabat kita, karena adakalanya sahabat kita kelelahan menghadapi masalahnya sendiri.

S- Sukacita akan selalu ada dalam hubungan yang sifatnya saling membangun. Walaupun kadang ada masalah di antara kamu dan sahabatmu, tapi semua itu pasti menghasilkan sukacita pada akhirnya dan bukan perpecahan. Tujuan dari adanya masalah dalam sebuah hubungan adalah untuk mengajarkan kepada kita tentang bagaimana menghadapi orang-orang yang kita kasihi dalam jangka waktu panjang. Sukacita selalu membuat sebuah hubungan menjadi hidup dan bersemangat.

A- Arahkan hubungan itu kepada hal-hal yang semakin besar. Ada tanggung jawab yang semakin besar dalam setiap hubungan, maka itu kapasitas kita dalam menghadapi orang-orang di sekitar kita juga harus semakin besar. Kedekatan kita harus semakin terjaga, komunikasi ditingkatkan, buat project-project yang melatih tanggung jawab kita untuk memelihara suatu hubungan, misalkan setiap minggu minimal tanyakan kabar satu kali, doakan minimal satu orang sahabat setiap hari, mengunjungi minimal satu orang sahabat sebulan sekali, lalu tingkatkan kapasitasmu dalam membangun hubungan itu.

H- Hargai waktumu bersama orang-orang yang kamu kasihi. Jangan tenggelam ke dalam suatu kesibukan yang berlebihan sehingga merusak hubunganmu dengan orangtua, pacar, sahabat, apalagi Tuhan. Relasi lebih penting daripada kesibukan semata. Relasi yang dekat itu sifatnya mengisi, sedangkan kesibukan itu sifatnya mengambil, contohnya relasi dengan Tuhan itu lebih penting daripada sibuk pelayanan.

A- Ampuni, doakan, dan motivasi orang-orang yang kita kasihi ketika mereka berbuat suatu kesalahan. “Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia ini bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia” (Yohanes 3:17). Perkataan ini berlaku juga buat kita sebagai anak-anak Tuhan. Gimana kita bisa membawa pertobatan buat orang-orang di sekitar kita kalo perkataan kita isinya adalah kata-kata penghakiman? Bahasa kita adalah bahasa kasih, yang di dalamnya ada pengampunan dan penerimaan yang tulus bagi sesama kita.

B- Bagikan hidupmu dan buka hatimu. Saat Tuhan mengutus sahabatmu untuk menolongmu ketika mengalami kesulitan, jangan menutup diri. Memang dalam beberapa hal, apa yang kita alami mungkin aja terasa memalukan. Atau kita merasa walaupun kita ceritakan masalah kita ke siapapun, tetep aja nggak bisa bantu. Cobalah dulu untuk membuka hati bagi mereka, sahabat-sahabat rohani dan orang-orang yang terdekat dengan kita seperti orangtua seringkali menjadi alat Tuhan yang efektif untuk menyampaikan isi hati-Nya di saat kita menghadapi suatu masalah dan tidak bisa mendengar suara-Nya dengan jelas. Keterbukaan yang tepat selalu menjadi awal dari sebuah pemulihan.

A- Akui kesalahan dan berani meminta maaf duluan saat hubunganmu dengan sahabatmu sedang diwarnai konflik. Kita belajar untuk mengampuni, itu nggak mudah. Sebaliknya, meminta maaf duluan juga pasti nggak mudah. Nah, saat kita mengerti kalo orang lain aja punya kekurangan, kita juga harus berani mengakui kekurangan kita dan meminta maaf. Dengan kita mengakui kelemahan kita duluan, kita sedang membangun kekuatan yang akan mengatasi kelemahan-kelemahan itu. Orang yang kuat justru adalah orang yang menyadari kelemahannya, karena dengan begitu kita mengerti di sisi lemah apa kita harus memperbaiki diri, sehingga kita memiliki karakter dan kepribadian yang semakin memberkati baik bagi diri sendiri maupun bagi orang-orang yang kita kasihi.

T- Tuhan hadir dalam setiap hubungan yang kita bangun di dalam Dia. Kalo persahabatan kita mempunyai visi untuk kepentingan Allah, pasti Dia juga yang menjaga persahabatan kita itu. Kalo pacaran dibangun dalam Tuhan, Tuhan juga yang menjaga hubungan itu. Tentukan dasar setiap hubungan yang kamu bangun, di atas apa kamu membangunnya, akan sekuat itulah nanti hubungan itu.

A- Alami pengalaman-pengalaman yang baru. Jadilah kreatif dalam hubunganmu, Belajarlah dengan giat untuk membangun suatu hubungan sama giatnya dengan saat kamu belajar untuk ujian Fisika atau Akuntansi. Sebuah hubungan yang diuji dengan waktu bisa saja mengalami kebosanan atau titik jenuh. Inilah musuh utama sebuah hubungan: titik jenuh. Sebab itu mintalah hikmat dari Tuhan supaya kamu bisa menjadi lebih kreatif dalam membangun hubungan.

N- Nyatakan kepada dunia apa yang telah kamu alami dari hubungan persahabatanmu itu. Biarlah dunia diberkati oleh kesaksian atas persahabatan yang dialami oleh anak-anak Tuhan. Buktikan bahwa kita memiliki Tuhan Yesus yang adalah sahabat sejati, yang memiliki kasih terbesar sebagai Seorang Sahabat (Yoh 15:13). Saat kita, anak-anak Tuhan, membangun sebuah hubungan, itu akan menjadi gambaran bagaimana Allah membangun hubungan dengan kita manusia. Sebab itu miliki nilai-nilai yang Tuhan Yesus tunjukkan sebagai Sahabat: Pengorbanan, Kasih, Penerimaan, Kemurahan Hati, Ketegasan yang membangun, Kesetiaan, Memiliki Visi yang jelas, dan banyak hal lainnya yang akan kita temukan jika kita mengenal Dia.

Klarifikasi dan Permohonan Maaf

Category : inFOStainment

Shalom FOSters.. Di penghujung tahun ini kami ingin menyampaikan sebuah klarifikasi dan permohonan maaf. Di bulan May tahun 2009 kami pernah membuat sebuah artikel kesaksian yang berjudul Dewa Klasik Alexander – Ketika Kasih Karunia Menjadi Lebih Berharga. Ternyata kami mengetahui bahwa sahabat kami Dewa Klasik telah menarik kesaksiannya seperti yang dikutip pada blog Julita Manik – A Sorry Letter from Dewa Klasik

******

From: DEwa Klasik
Date: Fri, 13 Nov 2009 06:43:20

Saya ingin mengklarifikasi email yang beredar mengenai kesaksian saya. Ada banyak hal yang tidak benar. Dan itu bukan kesalahan siapa pun. Tapi kesalahan saya sendiri. Dengan ini saya sangat menyesal atas kesalahan yang telah saya buat dan saya bertobat dari kesalahan yang telah saya lakukan. Saya tau, hal ini akan mengecewakan banyak orang yang mengenal saya. Saya hanya bisa mengatakan maaf dan berikan saya kesempatan untuk memulai hidup baru untuk memperbaiki kesalahan yang saya buat. Saya minta maaf buat pihak yang merasa dirugikan atas kesaksian saya tersebut.

Saya berharap ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua. Saya berjanji hal ini tidak akan terulang lagi. Saya menyadari dengan kata maaf tidak cukup karena ada harga yang harus saya bayar dengan kesalahan yang sudah saya lakukan. Sekarang saya menanggung konsukensi dari apa yang telah saya buat. Namun saya bersyukur karena Tuhan masih memberikan kasih karunia kepada saya untuk memperbaiki semua ini. Saat ini saya ada dalam pengawasan dan mentoring oleh seorang hamba Tuhan. Saya berharap saya bisa bangkit kembali dan memulai kembali dari nol pelayanan yang telah saya tinggalkan untuk kurun waktu tertentu.

with love,

Dewa Klasik Alexander

******

Kami pun telah menarik kesaksian tersebut dari website dan notes Facebook FOS Community. Mungkin banyak yang merasa kecewa dengan hal ini tapi buat kami ini adalah sebuah pelajaran supaya kita bisa melihat jauh ke dalam lubuk hati kita masing-masing. Apakah kita benar-benar mengenal Tuhan Yesus secara pribadi atau kita hanya menggantungkan iman kita kepada kesaksian orang lain. Saat kita memiliki fokus hanya kepada Yesus, iman kita tidak akan mudah berguncang, berapa banyak pun pemimpin rohani yang jatuh kita akan tetap berdiri teguh karena kita mengenal Yesus dan selalu menjadikan Dia satu-satunya sumber pengharapan.

Dan untuk sahabat kami, Dewa Klasik. Bukan kali pertama seseorang mengecewakan sesamanya dan Tuhan. Bahkan di Alkitab terdapat banyak tokoh-tokoh yang terjatuh dalam dosa dan kesalahannya tetap dituliskan. Namun kisah hidup mereka tidak berhenti ketika mereka jatuh, mereka tidak lari dari konsekuensi dan menyerah, mereka bangkit dan mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang jauh luar biasa sehingga orang-orang dapat berkata “Dulu ia adalah seorang pezinah/penakut/pembunuh tapi kini ia membuktikan bahwa ia bertobat dengan sungguh-sungguh dan mengerjakan hal-hal yang luar biasa bagi kemuliaan Tuhan.”

Karena itulah kami akan  mendukung Dewa untuk tetap kuat menanggung konsekuensi dari kesalahannya dan menaruh pengharapan sebagai sahabat bahwa ia akan bangkit serta menunjukkan kesungguhan dari pertobatannya dan suatu saat mengerjakan hal-hal yang lebih dahsyat bagi kemuliaan nama Tuhan.

Untuk semua pembaca setia artikel-artikel dari FOS Community, kami dari tim redaksi memohon maaf atas artikel tersebut dan ke depannya kami akan berusaha untuk lebih berhati-hati dan teliti dalam membuat sebuah artikel kesaksian.

Buat semua FOSters, semoga klarifikasi ini tidak akan membuat semangat natal kita memudar :)

Jesus Loves U all..

FOS Community

This is an Emergency

Category : inFOStainment

Ada sebuah lagu yang dulu pernah saya dengar di radio, judul lagunya Tears of the Saints, dinyanyikan oleh grup band Kristen asal Amerika – Leeland. Dari awal mula liriknya, lagu ini telah membuat saya terdiam dan meneteskan air mata. Beberapa hari yang lalu saya enggak sengaja menemukan lagu ini lagi di Youtube. Dan mendengarkan lagu ini kembali membuat saya meneteskan air mata sama seperti saya pertama kali mendengarnya.

FOSters, saya percaya Tuhan berbicara melalui banyak hal melalui hidup kita, Ia berbicara melalui Firman Tuhan yang kita baca, Ia berbicara melalui khotbah yang kita dengar, Ia juga bisa berbicara melalui teman-teman kita, buku yang kita baca, bahkan sebuah lagu yang kita dengar. Dan saat mendengar lagu ini – Tears of the Saint dari Leeland. Saya tahu Roh Kudus sedang menyentuh hati saya dengan cara yang paling lembut.

Lirik lagunya sendiri menceritakan tentang banyaknya jiwa-jiwa yang hilang dan yang belum diselamatkan hingga membuat para orang-orang kudus meneteskan air mata. Kadang kita enggak terlalu banyak berpikir tentang orang-orang di luar sana yang belum pernah mengenal Yesus, kadang kita berpikir untuk ngurusin hidup kita sendiri yang sering jatuh bangun dalam dosa aja udah sulit, apalagi mau memberitakan keselamatan ke orang lain? Ribet ah! Tapi satu baris kalimat di lagu ini membuat saya terhenyak – This is an Emergency..

Guys, ini bukan waktunya lagi kita santai-santai dan mikirin hidup kita sendiri aja, berapa banyak kabar kematian di Indonesia setiap hari? Dan di antara orang-orang yang meninggal tersebut berapa banyak yang belum pernah mendengar tentang Yesus? Berapa banyak anak-anak muda yang kehilangan pengharapan dan enggak tahu harus kemana? Dan mereka pun belum pernah mendengar pengharapan di dalam Yesus! Kenapa? Karena enggak ada yang memberitakannya kepada mereka..

This is an Emergency.. Ini keadaan yang gawat..

Bapa ingin kita merasakan hati-Nya.. Kerinduan-Nya melihat anak-anak-Nya yang terhilang kembali pulang. Guys, maukah kita mengajak mereka yang terhilang datang kembali kepada Tuhan?

There are tears from the saints

For the lost and unsaved

We’re crying for them come back home

We’re crying for them come back home

And all your children will stretch out their hands

And pick up the crippled man

Father, we will lead them home

Father, we will lead them home


Cerita Tentang “Stand Up for Jesus”

Category : inFOStainment

stand up for jesus

stand up for jesus

Ini adalah kisah yang terjadi di USC. Disana ada seorang profesor filosofi yang mengaku ateis.

Tujuan utamanya selama kelas semester adalah berusaha membuktikan bahwa Tuhan itu tidak ada.

Para mahasiswanya selalu takut untuk berargumentasi dengan dia karena logikanya yang sangat masuk akal. Telah 20 tahun berselang ia mengajar kelasnya dan tidak seorang pun berani menentangnya.

Beberapa mahasiswa memang pernah mencoba, tapi tidak seorangpun berhasil karena reputasinya. Di akhir setiap semester, pada hari terakhir, dia selalu berkata dihadapan 300 orang mahasiswanya, “Bila ada yang masih percaya pada Yesus, silahkan berdiri!” Selama dua puluh tahun, tidak seorang pun yang berani berdiri.

Mahasiswanya sudah tahu apa yang akan dilakukan profesor tersebut selanjutnya. Ia akan berkata, “Siapapun yang percaya pada Tuhan adalah seorang yang tolol. Bila Tuhan memang ada, Ia mampu memberhentikan kapur ini jatuh mengenai lantai dan tidak pecah. Contoh sederhana untuk membuktikan bahwa Dia adalah Tuhan, dan memang Ia tidak dapat melakukannya.”

Dan setiap tahun, profesor tersebut menjatuhkan kapur ke lantai dan kapur itu pecah menjadi ratusan potongan. Semua mahasiswanya tidak dapat berbuat apa-apa selain diam dan menyaksikannya. Kebanyakan mahasiswanya terlalu takut untuk berdiri.

Beberapa tahun kemudian seorang mahasiswa muda mendaftarkan diri Pada kelas profesor tsb. Ia adalah seorang Kristen dan sudah mendengar cerita tentang bakal profesornya. Ia wajib mengikuti kelas profesor tersebut dan dia merasa gentar menghadapinya. Untuk 3 bulan semesternya, ia berdoa setiap pagi supaya ia dimampukan untuk berdiri, apapun yang akan dikatakan profesor dan yang dipikirkan oleh rekan-rekannya. Tidak ada yang dapat melemahkan imannya, ia hanya berharap. Contunue Reading

Takkan Melebihi Kekuatanku

Category : Lifestyle, inFOStainment

Tempatku berharap
Tempatku berseru
Tempatku berserah, hanya Kau Yesus
Dalam kesesakan,
Kau beri kelegaan,
Kau b’ri penghiburan dan kekuatan
Reff:
Kaulah Tuhan, tempatku berseru,
Tempatku berserah, Kaulah Harapan
Kaulah Bapa yang paling mengerti
S’gala yang terjadi tak kan melebihi Kekuatan ku

Hai Para FOSTERS mania, apa kabar nih? Kembali lagi dengan Review dari FOS Community. Kali ini FOS Community me-review lagu-lagu dari band rohani Lifetree. Lifetree juga salah satu band yang menjadi inspirasi buat anak-anak FOS. Banyak lirik dari lagu-lagu Lifetree yang memberikan inspirasi kepada anak-anak muda untuk terus berharap kepada Tuhan Yesus Kristus. Seperti salah satu lirik lagu yang di atas. Lirik lagu di atas menggambarkan kalau kita sebagai anak Tuhan selalu berharap penuh kepada Tuhan, Di dalam keadaan sukacita ataupun dalam keadaan kesesakan. Karena hanya Tuhan Yesus yang tidak pernah mengecewakan anak-anak-NYA, hanya Tuhan Yesus yang menjadi jawaban dan pengharapan di dalam hidup kita. Karena segala sesuatu yang terjadi di dalam hidup kita tidak akan pernah melebihi kekuatan kita. Itu yang kita tangkap dari maksud lagu ini. Seperti pada 1 Kor 10:13

“Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia, sebab ALLAH setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya.”

Selain itu juga masih banyak lagu dari Lifetree yang berasal dari album Brand New Day dengan lagu pujian dan penyembahan yang luar biasa seperti Ku Haus Pada-MU, Raja di Hidupku, Adakah Yang Sebanding Dengan-MU dan masih banyak lagi. Selain album Brand New Day, album sebelumnya yang berjudul Life Changing juga berisikan lagu penyembahan dan pujian yang luar biasa. Cobain aja deh langsung dari CD album-album mereka, lagu-lagu mereka cocok banget di telinga anak-anak muda dan yang pasti lirik-liriknya sangat memberkati.

hanya kepada-Mu

Lomba Menulis Essay – Friendship Evangelism

Category : Eventgelism, inFOStainment

1126728_home_work_close-up_3

Shalom..

Tanggal 27-29 November nanti FOS Community akan mengadakan acara FEC – Friendship Evangelism Camp. Buat yang belum tahu mengenai acaranya gabung yuk di GRUP FEC atau kunjungi website Friendship Evangelism Camp Indonesia.

Kita pengen banget semua orang-orang muda baik secara pribadi maupun komunitas bisa ikut serta dalam acara yang akan diadakan selama 3 hari 2 malam di Bukit Karmel, Puncak Kana – Cipanas ini. Karena itu bagi yang berada di luar daerah JABODETABEK, saat ini kita membuka kesempatan untuk mengikuti acara FEC dengan mengadakan sebuah lomba menulis Essay yang berhadiah gratis mengikuti acara Friendship Evangelism Camp plus tiket transportasi PP dari daerah asal sampai tempat Camp diadakan. Tertarik untuk ikutan? Baca ketentuannya di bawah ini ya…

Keterangan Lomba :

Buat tulisan semenarik mungkin mengenai Friendship Evangelism (penginjilan melalui media persahabatan). Boleh mengenai konsep Friendship Evangelism, cara-cara melakukan friendship evangelism dalam kehidupan sehari-hari atau apapun juga yang terpikirkan oleh kalian ketika mendengar kata Friendship Evangelism/Penginjilan Melalui Persahabatan.

Ketentuan Teknis :

Peserta bertempat tinggal di luar JABODETABEK, berusia 15-25 tahun dan sudah dipastikan bisa mendapatkan ijin atau bertanggung jawab secara pribadi apabila memenangkan lomba ini. Essay ditulis di halaman A4 dengan Font Times New Roman 12, spasi 1, minimal 1 halaman. Dikirimkan ke alamat email FOS Community : contact@fos-community.com sebelum tanggal 15 Oktober 2009.

Hadiah :

1 Pemenang pertama dapat mengikuti acara Friendship Evangelism Camp gratis selama 3 hari 2 malam, pemenang juga akan diberikan tiket PP dari daerah tempat tinggalnya sampai ke Jakarta.

Pemenang kedua dan ketiga akan mendapatkan hadiah hiburan berupa buku rohani pilihan.

Ayo Guys! Enggak usah pikir-pikir lagi, ikutan aja lomba ini! Karena syaratnya mudah banget dan pemenangnya pasti enggak akan nyesel bisa ikutan acara Friendship Evangelism Camp – indonesia. Ditunggu yah partisipasinya^^

God Bless You Guys…

Stand Up For Jesus

Category : Lifestyle, inFOStainment

The Jesus’ Generation Statement of Faith

“Let the earth rejoice, see the risen King

On the clouds of praise, He’s exalted forever

We will rise with Him, Son of Righteousness

And the earth will shake in the glory of heaven…

See the heavens open wide, and His glory like a flood

Fill the earth with Salvation…

See the nations take His hand, and in righteousness they stand

This is Jesus Generation…” (Jesus Generation – Hillsong United “My Best Friend”)

Lagu ini  pertama banget saya dengar waktu SMA dulu. Udah sekitar 6 tahun sejak saat itu, tapi aslinya album ini udah dari tahun 2001. Jadi lagu ”Jesus Generation” ini udah ada dari 8 tahun yang lalu. Beberapa waktu saat saya denger lagi lagu ini, saya jadi inget pertama kali saya denger lagu ini saya menangis terharu. Koq kayaknya mantap banget yah kalo emang kita jadi generasinya Tuhan Yesus seperti yang dinyanyikan di lagu ini, generasi yang memegang tangan-Nya dan berdiri dalam kebenaran-Nya, bahkan generasi yang mengguncang dunia dengan kemuliaan surga.

Awal SMA dulu, jadi momen paling manis kalo dikenang. Saat dimana Tuhan jamah hati saya dan membuat saya menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi. All things seem so beautiful, even the dark clouds can be seen as daylight. Well, waktu berjalan dalam sejarah rohani hidup saya. Akhirnya saya ngalamin juga yang namanya meninggalkan kasih mula-mula itu, hidup terasa hambar, hati jadi kering, ada masalah dikit langsung protes sama Tuhan, ada rasa ingin kembali aja jadi orang biasa yang menjalani hidup lamanya seperti nggak pernah kenal hal-hal rohani.

Saat saya mulai tinggalin kasih mula-mula, saya mulai berhadapan dengan realita bahwa di dunia Kekristenan ini ternyata banyak banget orang munafik, yang akhirnya bikin saya tambah kecewa. Boro-boro punya hati lagi buat berdoa dan nangisin jiwa-jiwa bagi keselamatan mereka, ngurusin sakit hati dan kekecewaan pribadi aja udah nggak kuat. Contunue Reading