<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>FOS Community</title>
	<atom:link href="http://fos-community.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://fos-community.com</link>
	<description>Simple but Powerful - Stand in Unity not in Uniform</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Aug 2010 15:00:55 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Komik Kristen &#8211; Oom Titus</title>
		<link>http://fos-community.com/2010/08/komik-kristen-oom-titus/</link>
		<comments>http://fos-community.com/2010/08/komik-kristen-oom-titus/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Aug 2010 14:44:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Christian Comic]]></category>
		<category><![CDATA[komik kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=1150</guid>
		<description><![CDATA[
Kisah mengenai seorang pengacara terkenal yang selalu memenangkan kasusnya&#8230; Semakin sukses, ia menjadi pengacara yang semakin licik, Hingga suatu saat Tuhan melakukan sesuatu terhadap hidupnya..  Sebuah kecelakaan menimpa putrinya&#8230;. putri kesayangannya&#8230;






Komik ini diangkat dari kesaksian nyata seorang pengacara sukses yang bernama Oom Titus. Semenjak kejadian tersebut, ia memilih tinggal di Jogya, keluar masuk desa naik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/08/oom-titus-1of5.jpg"><img class="aligncenter size-large wp-image-1151" title="oom titus 1of5" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/08/oom-titus-1of5-723x1024.jpg" alt="" width="462" height="655" /></a></p>
<p style="text-align: center;">Kisah mengenai seorang pengacara terkenal yang selalu memenangkan kasusnya&#8230; Semakin sukses, ia menjadi pengacara yang semakin licik, Hingga suatu saat Tuhan melakukan sesuatu terhadap hidupnya..  Sebuah kecelakaan menimpa putrinya&#8230;. putri kesayangannya&#8230;<span id="more-1150"></span></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/08/oom-titus-2of5.jpg"><img class="aligncenter size-large wp-image-1152" title="oom titus 2of5" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/08/oom-titus-2of5-723x1024.jpg" alt="" width="462" height="655" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/08/oom-titus-3of5.jpg"><img class="aligncenter size-large wp-image-1153" title="oom titus 3of5" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/08/oom-titus-3of5-723x1024.jpg" alt="" width="462" height="655" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/08/oom-titus-4of5.jpg"><img class="aligncenter size-large wp-image-1154" title="oom titus 4of5" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/08/oom-titus-4of5-723x1024.jpg" alt="" width="462" height="655" /></a></p>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;"><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/08/oom-titus-4of5.jpg"></a><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/08/oom-titus-5of5.jpg"><img class="aligncenter size-large wp-image-1155" title="oom titus 5of5" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/08/oom-titus-5of5-723x1024.jpg" alt="" width="462" height="655" /></a></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Komik ini diangkat dari kesaksian nyata seorang pengacara sukses yang bernama Oom Titus. Semenjak kejadian tersebut, ia memilih tinggal di Jogya, keluar masuk desa naik motor menjadi pelayan Kristus. Walaupun banyak yang menawarkan agar ia tinggal di Jakarta dan kembali pengacara. Ia menolaknya. Semua karena kasih Yesus yang menyentuh hidupnya.</p>
</blockquote>
<p style="text-align: right;"><a href="http://kokecit.deviantart.com/"><em><strong>Sony_Ketsit</strong></em></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/2010/08/komik-kristen-oom-titus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>B.F.F In Bible</title>
		<link>http://fos-community.com/2010/08/b-f-f-in-bible/</link>
		<comments>http://fos-community.com/2010/08/b-f-f-in-bible/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Aug 2010 07:04:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pojok Tukang Bakmi]]></category>
		<category><![CDATA[Simply Articles]]></category>
		<category><![CDATA[artikel kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=1146</guid>
		<description><![CDATA[
Satu langkah maju, tiga langkah mundur..
Jantung yang berdegup kencang, tangan yang berkeringat dingin&#8230;
Padahal  pintu itu jaraknya hanya beberapa meter, pintu yang sering didatangi  dan dilaluinya setiap hari, jarak yang seharusnya tidak membuat tubuhnya  lelah dan kakinya berat.
Tapi hari ini, beberapa langkah itu terasa sangat berat dan&#8230;.ya, sedikit menakutkan.
Bagaimanapun , dibalik pintu itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/08/bff.jpg"><img class="size-medium wp-image-1147 aligncenter" title="bff" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/08/bff-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Satu langkah maju, tiga langkah mundur..<br />
Jantung yang berdegup kencang, tangan yang berkeringat dingin&#8230;<br />
Padahal  pintu itu jaraknya hanya beberapa meter, pintu yang sering didatangi  dan dilaluinya setiap hari, jarak yang seharusnya tidak membuat tubuhnya  lelah dan kakinya berat.<br />
Tapi hari ini, beberapa langkah itu terasa sangat berat dan&#8230;.ya, sedikit menakutkan.<br />
Bagaimanapun , dibalik pintu itu berdiam seorang raja, rajanya!!<br />
Dan  hari ini dia tidak datang untuk memujinya atau membawakan persembahan  ataupun menceritakan berita baik&#8230;tapi hari ini dia datang untuk  mengacungkan jari tangannya dan menunjuk sang raja&#8230;<br />
Untuk menghakimi kesalahan raja..rajanya sendiri!!<br />
Bagaimana kalau raja marah dan membunuh dirinya? Ini bukan pertama kalinya dia mendengar dan melihat raja membunuh seseorang.<br />
Bagaimana jika raja memutuskan kalau dia pembohong kurang ajar dan memenjarakannya?<br />
Bahkan  sekalipun dia menceritakan kesalahan raja yang didengarnya kemarin  malam, siapa yang akan percaya? Raja yang membawa masa keemasan bagi  bangsanya atau dia, pelayan raja? Siapa yang akan dipercaya rakyat?  Tanpa perlu dipikir pun dia tau jawabnya, karena kalau dia sendiri  dihadapkan pada pilihan yang sama,dia akan memilih untuk lebih percaya  kepada perkataan raja daripada perkataannya sendiri.</p>
<p>Dan itulah yang membuat kakinya berat, bukan karena ketakutan, tapi kesedihan dan&#8230;kekecewaan.<br />
Raja yang dihormatinya&#8230;raja yang dikaguminya..<br />
Bertahun-tahun  dia mendengar cerita kepahlawanan raja, bahkan menyaksikan beberapa di  antaranya. Dia mengetahui setiap titik naik turun dalam kehidupan sang  raja..<br />
Kesedihan,keberanian,perang,konflik,dan bahkan cerita cinta sang raja.<br />
Seperti  semua rakyat bangsanya, dia sepakat tidak ada raja lain yang lebih  pantas untuk menjadi raja selain raja di balik pintu yang akan  didatanginya.<br />
Dan karena itu, berita yang diterimanya tadi malam  terasa sangat menyakitkan, pengkhianatan yang luar biasa. Bagaimana  mungkin sang raja,rajanya!! ,sanggup melakukan hal itu?<br />
Bagaimana  mungkin seorang pemimpin luar biasa sanggup melakukan hal seperti itu?  Perbuatan berdosa yang hanya dilakukan orang yang tak ber-Tuhan?<br />
Masih pantaskah rajanya menjadi seorang pemimpin?<br />
Dan kekecewaan memberatkan kakinya&#8230;tapi tugas menggerakkan kakinya..dan dia melangkah maju dan membuka pintu&#8230;.</p>
<p><strong><br />
&#8220;Engkaulah orang itu&#8221;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</strong>Daud terkejut</p>
<p><strong>&#8220;Aku sudah berdosa kepada Tuhan&#8221;&#8230;&#8230;&#8230;.</strong>Nathan terkejut!!</p>
<p>Beban berat terangkat dari pundaknya&#8230;dan bola besi yang memberatkan hatinya terlepas&#8230;<br />
Rajanya tidak mengkhianati dirinya&#8230;<br />
Nathan  menyadari kalau rajanya hanyalah seorang manusia biasa yang bisa  berbuat salah, Berapapun banyaknya lagu kepahlawanan yang ditulis  rakyatnya untuk Daud, Daud tetaplah manusia biasa.<br />
Kenyataan yang  terpampang di depan matanya..Daud yang mengakui dosanya dan menangis  meminta ampun menyadarkan Nathan akan kemanusiaan Daud.<br />
Tapi, berapa  kalipun Nathan melihat kemegahan Daud saat kembali dari perang, dia  tidak pernah melihat kemegahan seorang raja melebihi kemegahan yang  dilihatnya saat ini&#8230;kemegahan seorang raja yang berlutut dan menangis  mengakui kesalahannya.<br />
Berbuat salah adalah hal manusiawi..tapi  mengakui kesalahan,meminta ampun dan bertobat adalah kualitas surgawi  yang hanya dimiliki orang – orang yang bertemu muka dengan muka dengan  Tuhan.</p>
<p>Dan Nathan melayani Daud seumur hidupnya<br />
Dan Daud mempercayai Nathan sampai hari tuanya.</p>
<p>( diambil dari 2 Samuel 12 )</p>
<p>Cerita  di atas tentu saja hanya rekaan dan dramatisasi dari kejadian  sebenarnya. Kita tak akan pernah tahu bagaimana perasaan nabi Nathan  saat mendatangi Daud. Yang kita tahu hanya Nathan cukup bijaksana dan  peka untuk tidak mempermalukan Daud dengan menuduhnya langsung tapi  memakai cerita pendahuluan.<br />
Alkitab tidak banyak membahas bagaimana hubungan Nathan dengan Daud, apakah mereka bersahabat atau tidak.<br />
Yang  kita tahu, Nathan cukup mengenal Daud dan kehidupannya karena Nathan  adalah orang yang menulis riwayat hidup Daud,dan juga anaknya Salomo, di  Alkitab. ( 1Taw 29:29 , 2 Taw 9:29 )<br />
Dan kita tahu bahwa Daud terus  mempercayai Nathan bahkan sampai hari tuanya. Ketika Nathan datang  membawa kabar mengenai pengkhianatan anak Daud sendiri, Adonia, Daud  mempercayai dan tidak meragukan perkataan Nathan. Sekalipun yang  dibicarakan Nathan adalah anaknya sendiri ( 1 Raja-raja 1:23-27).</p>
<p>Seandainya Daud punya Facebook, Nathan pasti termasuk salah seorang BFF – nya.<br />
Kenapa ? Karena <strong>“ seorang kawan memukul dengan maksud baik &#8230;.“ ( Amsal 27 : 6 )</strong><br />
Jadi&#8230;jangan ragu untuk &#8220;pukul memukul“&#8230; ^^</p>
<p><em>PS  : Kalo ada yang ga tau artinya BFF apa karena jarang pegang fesbuk (  saya salah satunya, punya fesbuk cuman ikut-ikutan), BFF itu singkatan  dari Best Friend Forever</em></p>
<p style="text-align: right;"><em><strong>Ditulis Oleh <a href="http://warungbakmi.blogspot.com/" target="_blank">Tukang Bakmi</a> di <a href="http://fos-community.com">FOS Community</a></strong><br />
</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/2010/08/b-f-f-in-bible/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Instan Makan Mie Instan</title>
		<link>http://fos-community.com/2010/08/cara-instan-makan-mie-instan/</link>
		<comments>http://fos-community.com/2010/08/cara-instan-makan-mie-instan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Aug 2010 01:00:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Simply Articles]]></category>
		<category><![CDATA[artikel kristen]]></category>
		<category><![CDATA[cerita kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan rohani kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=1135</guid>
		<description><![CDATA[Tidak ada yang instan di hidup ini, semua butuh proses, Setuju?
Aahh&#8230;..ngga juga kok, buktinya ada mie instan, bubur instan, kopi instan, de el el. Brarti ada yang instan donk ?
Guys, aku punya pengalaman nih sama yang namanya mie instan. Siapa sih yang ngga pernah makan mie instan ?? aku yakin walaupun jarang tapi pasti pernah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/08/spaghetti.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1141" title="spaghetti" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/08/spaghetti.jpg" alt="" width="240" height="180" /></a>Tidak ada yang instan di hidup ini, semua butuh proses, Setuju?</p>
<p style="text-align: justify;">Aahh&#8230;..ngga juga kok, buktinya ada mie instan, bubur instan, kopi instan, de el el. Brarti ada yang instan donk ?</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Guys</em>, aku punya pengalaman nih sama yang namanya mie instan. Siapa sih yang ngga pernah makan mie instan ?? aku yakin walaupun jarang tapi pasti pernah donk.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi begini ceritanya, pada siang hari tiba-tiba aku merasa laper banget, ternyata begitu aku ke meja makan ngga ada satupun lauk yang tersedia. Yang ada cuma kecap doank, pengen bikin mie instan, tapi males banget harus nyalain kompor, panasin air, terus nungguin sampai mienya mateng, udah gitu ditambah rasa kantuk yang tak tertahankan juga lagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan akhirnya karena rasa laper, ditambah rasa ngantuk dan ditambah lagi ekstra males, mie instan itu langsung deh aku makan tanpa dimasak. Caranya adalah remes-remes itu mie, tuang bumbunya di dalamnya trus di makan deh, nyam..nyam..nyam.. (persis cara makan Anak Mas deh&#8230;), yah lumayan lah buat ganjel perut dan lagian aku juga suka asin-asin gimana gitu.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah makan mie instan tanpa dimasak terlebih dahulu, malamnya badanku panas dingin, meriang, dan lidah masih mati rasa karena rasa asin luar biasa dari bumbu mienya. Besoknya, yah aku harus merelakan hariku dengan hanya terbaring lemah di atas tempat tidur deh, dan itu semua cuma gara-gara males bikin mie! Waduh.</p>
<p style="text-align: justify;">Perhatiin deh, walaupun ada yang namanya mie instan, bubur instan dan makanan instan lainnya, tetap saja butuh proses untuk membuatnya. Kalopun kita mengambil jalan cepat, ngga mau repot, yah jadinya kayak aku tadi langsung panas dingin, resiko tanggung sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada proses untuk segala sesuatu. Saat kita meminta sama Tuhan untuk menjadi orang yang sabar, Dia memberikan orang-orang yang ngeselin di sisi kita. Saat kita meminta kepintaran, Dia memberikan soal-soal ribet dan guru/dosen-dosen killer. Saat kita meminta keluarga harmonis, justru yang kita dapatkan adalah papa dan mama yang semakin sering berantem. Saat kita meminta pasangan hidup, justru Dia kasih waktu yang kadang cukup lama untuk kita men-<em>jomblo</em> dulu. <em>Ada apa sih sebenarnya Tuhan, apa Engkau ngga dengar secara jelas permintaan aku yah, atau permintaan aku kelewatan dan terlalu muluk-muluk, atau jangan-jangan  Engkau salah jawab doa kali&#8230; ahhh Tuhan, gimana sih..</em></p>
<p style="text-align: justify;">Seberapa dari kita pernah bilang seperti itu sama <em>Tuhan</em>, mempertanyakan eksistensi <em>Tuhan</em>, dan meragukan cara kerja Tuhan.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku terlalu yakin bahwa Tuhanku adalah yang paling <em>the best </em>deh, ngga akan pernah salah jawab doa kita. Tuhan bukan cuma mau kita jadi sabar, tapi Dia mau melihat kita melewati proses menjadi sabar. Tuhan bisa memberi kita kepintaran seperti Salomo dan Daniel, tapi Dia lebih mau melihat proses kita menjadi belajar dengan mengandalkan Dia selalu. Tuhan bisa aja buat mukjizat di keluarga kita, tiba-tiba papa dan mama kita menandatangani perjanjian damai seumur hidup, tetapi Dia lebih tertarik untuk menjadikanmu juru damai di dalam keluargamu. Dan Tuhan sangat mungkin memberikan pasangan yang sepadan, seimbang, cantik/ganteng, yah pokoknya yang <em>perfect</em> -lah langsung di hadapan kita, tapi Dia lebih suka membuat kita memastikan bahwa kita melibatkan Dia dalam proses memilih pasangan hidup. Segala sesuatu ada prosesnya, segala sesuatu butuh proses, dan sebuah proses menghasilkan sesuatu. <em>That’s the Point</em>.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>So guys</em>, latih diri kita untuk melakukan sebuah proses, biasakan diri kita untuk menikmati sebuah proses, dan buatlah setiap proses di hidup kita menghasilkan sesuatu yang berharga. Karena hidup terdiri dari serangkaian proses yang harus kita jalani, dan melalui proses itulah kita semakin menyadari dan menghargai bahwa kita hidup.</p>
<p style="text-align: justify;">“Dan inilah keberanian percaya kita kepadaNya yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepadaNya menurut KehendakNya.”</p>
<p style="text-align: justify;">1 Yohanes 5:14</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>By KSW</em></strong><strong><em>_FOS Community</em></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/2010/08/cara-instan-makan-mie-instan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Di Balik Pintu</title>
		<link>http://fos-community.com/2010/08/di-balik-pintu/</link>
		<comments>http://fos-community.com/2010/08/di-balik-pintu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Aug 2010 01:00:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[FOSters Creativity]]></category>
		<category><![CDATA[inFOStainment]]></category>
		<category><![CDATA[puisi kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=1136</guid>
		<description><![CDATA[
coba lihat!
ada apa di balik pintu?
mungkin hal yang sangat menyenangkan
atau juga yang menakutkan
dalam tiap bagian, pastikan kamu melaluinya tanpa penyesalan
jangan paksa membuka pintu yang bukan milikmu
bukankah setiap manusia memiliki pintu masing-masing?
dan jangan memaksa untuk mengintip pintu yang bukan pintumu
karena dengan demikian kamu menjadi si sok tahu, dan percayalah, kamu akan iri dengan apa yang kamu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/08/open-door.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1137" title="open door" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/08/open-door-300x234.jpg" alt="" width="300" height="234" /></a></p>
<p style="text-align: center;">coba lihat!<br />
ada apa di balik pintu?<br />
mungkin hal yang sangat menyenangkan<br />
atau juga yang menakutkan<br />
dalam tiap bagian, pastikan kamu melaluinya tanpa penyesalan</p>
<p style="text-align: center;">jangan paksa membuka pintu yang bukan milikmu<br />
bukankah setiap manusia memiliki pintu masing-masing?<br />
dan jangan memaksa untuk mengintip pintu yang bukan pintumu<br />
karena dengan demikian kamu menjadi si sok tahu, dan percayalah, kamu akan iri dengan apa yang kamu intip</p>
<p style="text-align: center;">buka matamu lebar<br />
bersiap untuk kejutan!!<br />
siapkan tangan untuk tanggung jawab baru yang akan dipercayakan padamu<br />
siapkan kaki untuk rute yang akan kamu jalani<br />
siapkan air mata yang akan tumpah pada bantalmu<br />
siapkan senyum untuk bunga-bunga merah jambu yang akan merekah pada harimu<br />
siapkan saja!<br />
karena kamu tak pernah tahu apa yang akan terjadi</p>
<p style="text-align: center;">jangan ingat apa yang sudah diambil darimu<br />
namun tetap syukuri apa yang tersisa bagimu<br />
dan nantikan yang akan disiapkan untukmu<br />
karena  bila kamu terus mengingat yang sudah tak ada, yang sudah diambil, maka  perjalanan hidupmu adalah perjalanan yang menakutkan, karena pada  akhirnya semua yang ada padamu akan tiada<br />
tapi akan menjadi berbeda bila kamu tetap bersyukur dengan apa yang masih tersisa dan yang akan disiapkan bagimu<br />
pada ujung hari, kamu akan tersenyum walau telah kehilangan banyak hal<br />
karena kamu akhirnya akan menemui Dia yang mempunyai segalanya dalam hidupmu<br />
dan walaupun semua sudah tiada, ingatlah, kamu masih memiliki Yesus!</p>
<p style="text-align: center;">ada apa di balik pintu?<br />
menyenangkan atau menakutkan<br />
adalah hal yang harus kamu lalui<br />
percaya saja!<br />
pintu yang disiapkan-Nya adalah masa depan yang membawamu pada kemenangan</p>
<p style="text-align: center;"><em><strong>Ditulis Oleh ENS_FOS Community</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/2010/08/di-balik-pintu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bersih.. Bersih&#8230;</title>
		<link>http://fos-community.com/2010/08/bersih-bersih/</link>
		<comments>http://fos-community.com/2010/08/bersih-bersih/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Aug 2010 02:00:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Simply Articles]]></category>
		<category><![CDATA[artikel kristen]]></category>
		<category><![CDATA[cerita kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan rohani kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=1129</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu, aku dapat tugas khusus dari papa yaitu membereskan gudang rumah, karena kecium bau bangkai dari gudang. What, beresin gudang, apa ngga ada special force yang lain sih, aduhhh&#8230;.
Yah, bagiku tugas rumah yang pualing berat yah itu, beresin gudang. Membayangkannya aja udah membuat malas dan cape. Ruangannya kecil sih, yah dulunya adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/08/sweep.gif"><img class="alignleft size-medium wp-image-1130" title="sweep" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/08/sweep-300x300.gif" alt="" width="240" height="240" /></a>Beberapa hari yang lalu, aku dapat tugas khusus dari papa yaitu membereskan gudang rumah, karena kecium bau bangkai dari gudang. <em>What,</em> beresin gudang, apa ngga ada <em>spe</em><em>c</em><em>ial force</em> yang lain sih, aduhhh&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">Yah, bagiku tugas rumah yang pualing berat yah itu, beresin gudang. Membayangkannya aja udah membuat malas dan cape. Ruangannya kecil sih, yah dulunya adalah kamar tidur untuk pembantu, tapi berhubung sudah tidak menggunakan pembantu lagi jadi dialihfungsikan untuk menjadi gudang. Berantakannya minta ampun deh, mana berdebu, banyak tumpukan-tumpukan nggak jelas, dan pastinya pengap dan berbau menyengat.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan ogah-ogahan, aku bersiap untuk beresin gudang. Terbayang bahwa bakalan seharian dan yang pasti badan pasti lelah bukan main, yah agak sedikit menggerutu juga sih. Tapi ternyata, gudang sudah seperempat bersih, dan ternyata papa sudah menemukan bangkai tikusnya semalaman, jadinya aku hanya tinggal membersihkan sisa-sisanya dan yang ¾ lagi. Tapi yah tetep aja itu gudang masih berantakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku bingung mau mulai dari mana, mau ngapain dulu. Akhirnya sejenak aku berpikir, dan akhirnya aku mulai keluarkan semua kardus-kardus dan barang-barang mulai dari yang kecil sampai gede. Lumayan banyak dan menguras keringat juga sih. Dan setelah gudang sudah kosong, mulai terlihat awal dimana aku bisa membereskan gudang. Sebenarnya ruangan itu cukup bagus dan layak untuk ditinggali, hanya saja karena banyak barang-barang bekas dan berdebu menjadikan kesan ruangan itu sangat jorok.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku mulai dengan menyapu debu dan kotoran, membersihkan sarang laba-laba yang menempel, lalu mengepel lantainya dan sedikit menyiram dengan karbol. Aku beristirahat sejenak sembari menunggu lantai kering, dan ternyata ruangan itu menjadi bersih dan indah lagi setelah di sapu dan di pel, dan wangi lagi. Tapi tugasku belum selesai, masih ada setumpuk barang yang harus dipilah-pilah untuk dibuang, dan kembali memasukan barang yang masih bisa disimpan dengan rapi. Akhirnya tanpa terasa selesailah tugas itu, dan aku cukup puas dengan hasil kerjaku, ditambah dapat pujian juga dari papa. Ternyata membersihkan gudang tidak serumit, selelah dan semalas yang ada dipikiranku.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>You know guys</em>, hidup kita seperti ruangan yang yang harus selalu dibersihkan secara berkala. Ruangan yang awalnya bersih, kinclong, dan harum, tiba-tiba menjadi dekil, kotor dan sangat penuh dengan berbagai hal-hal yang memenuhi hidup kita. Sampai suatu titik kita merasa bahwa hidup kita sedemikian rumit, sedemikian kotor, sedemikian berbau, dan kita sangat malas untuk membersihkannya. Masalah demi masalah, kenangan demi kenangan, hal baik maupun buruk, dan juga berbagai-bagai persoalan memenuhi hidup kita seperti barang-barang yang menumpuk di gudang itu. Hingga suatu saat dengan frustasi kita bilang “ STOP !!!”</p>
<p style="text-align: justify;"><em>C’mon guys</em>, klo gudang aja yang sedemikian kotor dan jorok bisa menjadi bersih dan wangi lagi setelah dibersihkan, apalagi kehidupan dan hati kita. Serumit apapun, sekotor apapun, bahkan se-ngga-layak apapun kehidupan kita di mata kita, kita tetap berharga di mataNya. Kita perlu juga berbenah dan merapikan “ruangan” kehidupan kita. Jangan langsung pusing dan menyerah dulu mendengar kata “bersih-bersih”.</p>
<p style="text-align: justify;">Masalah yang menumpuk dan keadaan yang begitu susah memang membuat kita langsung menyerah untuk “bersih-bersih”, jadi keluarkan dulu sedikit demi sedikit “barang-barang” yang menumpuk itu, sampai ruangan itu terlihat dasarnya dan terlihat titik dimana kita bisa memulai. Kenapa doa dan saat teduh atau perenungan begitu sangat penting, karena bagiku dengan perenungan, saat teduh dan doa yang sangat sederhana sekalipun, aku bisa menemukan titik dimana aku bisa mulai melakukan “bersih-bersih” di hidup dan hatiku. Itulah awalnya guys. Kebanyakan kita berfikir tidak mungkin dan cenderung putus asa karena jarang dari kita yang berusaha menemukan titik awal untuk memulai, sudah putus asa melihat banyaknya masalah di hidup ini, sudah terlanjur melihat hidup yang hancur, yang tidak mungkin “dibersihkan” lagi. <em>Believe me, it’s not true</em>, Selalu ada awal untuk segala sesuatu, dan Tuhan akan selalu menolong kamu untuk menemukan titik awal itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah kalau sudah menemukan titik awal, jangan berhenti sampai di situ aja. Masih ada setumpuk barang yang harus kamu pilih untuk dibuang atau tetap disimpan. Dalam memilih ini dibutuhkan ketegasan, apa yang harus dibuang dan apa yang harus disimpan. Jangan mencoba menyimpan kembali semua “barang” itu, karena hasilnya akan sama saja. Membuang seluruh “barang” itu juga bukanlah sebuah kebijaksanaan. Karena ada saatnya masalah itu harus diselesaikan, bukan dilupakan. Ada saatnya masalah itu tetap Tuhan ijinkan untuk disimpan untuk membentuk karakter kita, dan ada saatnya masalah itu harus kita buang  jauh-jauh.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Guys</em>, membersihkan gudang bukan perkara sederhana dan gampangan, apalagi kalo “bersih-bersih” di hidup dan hati kita, ada proses yang cukup panjang di dalamnya, dan dibutuhkan kesetiaan untuk melakukan semuanya itu. Satu hal yang mau aku ingatkan, bahwa saat Tuhan ingin kita bersihkan “ruangan” di hidup dan hati kita, Dia tidak tinggal diam, ada kalanya Dia mulai membersihkan ¼ bagian untuk menunjukan kepada kita bahwa ada harapan di depan sana, ada kalanya Dia menunjukan dimana titik awal untuk memulai, ada kalanya Dia berada di samping kita untuk memotivasi kita atau bahkan turut serta mengangkat semua barang-barang itu, dan ada kalanya seakan-akan kita bekerja sendiri tanpa bantuan siapapun. Tapi percaya, bahwa di dalam semuanya itu Tuhan turut bekerja kok, dan saat pekerjaan yang cukup berat dan melelahkan itu telah selesai, Dia akan berkata “ Bagus anakKu, kamu telah melakukan apa yang Kukehendaki. Telah tersedia mahkota kehidupan untuk kamu.”</p>
<p style="text-align: justify;">Mantabbb&#8230; <em>so never give up, stand firm in God</em>, karena pekerjaan dan pelayanan kamu di dalam Tuhan tidak akan sia-sia.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Karena itu saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, dalam persekutuanmu dengan Tuhan Jerih payahmu tidak sia-sia.”  1 korintus 15:58</em></p>
<p style="text-align: right;">
<p style="text-align: right;"><strong>Be Blessed&#8230;</strong></p>
<p style="text-align: right;"><strong>By <a href="http://saywithwords.wordpress.com/">KSW</a>_<a href="http://fos-community.com" target="_blank">FOS Community</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/2010/08/bersih-bersih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Segenap Kerinduan Untuk Generasi Ini.. Friendship Evangelism Camp 2010</title>
		<link>http://fos-community.com/2010/08/segenap-kerinduan-untuk-generasi-ini-friendship-evangelism-camp-2010/</link>
		<comments>http://fos-community.com/2010/08/segenap-kerinduan-untuk-generasi-ini-friendship-evangelism-camp-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Aug 2010 13:28:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Communities Highlight]]></category>
		<category><![CDATA[Eventgelism]]></category>
		<category><![CDATA[Friendship Evangelim]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=1124</guid>
		<description><![CDATA[
Dear sahabat-sahabat, rekan-rekan terkasih dalam Tuhan Yesus&#8230;
Sebuah kesempatan yang begitu berharga bagi saya pribadi untuk dapat  terlibat langsung dalam memahami, menjangkau, dan membangun generasi  muda kita. Pada kesempatan ini, ijinkanlah saya untuk membagikan segenap  kerinduan yang Tuhan tanamkan dalam hati saya dan sahabat-sahabat  tentang bagaimana menjadi seorang yang berdampak bagi generasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/08/FEC-2010.jpg"><img class="size-medium wp-image-1125 aligncenter" title="FEC 2010" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/08/FEC-2010-300x196.jpg" alt="" width="300" height="196" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Dear sahabat-sahabat, rekan-rekan terkasih dalam Tuhan Yesus&#8230;</p>
<p>Sebuah kesempatan yang begitu berharga bagi saya pribadi untuk dapat  terlibat langsung dalam memahami, menjangkau, dan membangun generasi  muda kita. Pada kesempatan ini, ijinkanlah saya untuk membagikan segenap  kerinduan yang Tuhan tanamkan dalam hati saya dan sahabat-sahabat  tentang bagaimana menjadi seorang yang berdampak bagi generasi ini.</p>
<p>Anak-anak muda, adalah sebuah generasi yang begitu banyak kelebihan,  namun begitu banyak juga kekurangan. Generasi muda adalah generasi yang  &#8220;menerima warisan&#8221; dari generasi di atasnya. Baik atau buruk warisan  yang telah diberikan kepada mereka, akan berdampak pada hidup mereka  hari-hari ini.</p>
<p>Generasi muda kita memiliki banyak kelebihan, diantaranya adanya  kesempatan yang luas terbentang bagi mereka untuk menentukan respon yang  tepat terhadap bagaimana mereka menjalani hidupnya ke depan, juga  bagaimana mereka menentukan arah kehidupan mereka, memutuskan di tangan  siapa mereka akan berada, menjadi anak-anak panah di tangan pahlawan,  atau menjadi senjata di tangan perusak. Seringkali, apa yang diwariskan  pada mereka mengajarkan begitu banyak hal yang akan menentukan pilihan  mereka.</p>
<p>Dunia hari-hari ini memberikan warisan yang sangat berdampak bagi kaum  muda. Mengapa dampaknya besar? Karena dunia sedang &#8220;membangun hubungan&#8221;  dengan kaum muda kita. Seberapa besar sebuah hubungan dibangun, sebesar  itulah juga hal-hal yang terdapat dalam diri seseorang bisa diwariskan  ke dalam diri orang lainnya. Dunia membangun hubungan lebih cepat dan  lebih giat dengan anak muda kita, sebab itu, pengaruh dunia begitu cepat  mempengaruhi anak-anak muda.</p>
<p>Kita melihat bagaimana perusahaan-perusahaan, televisi, dan media begitu  gencar menjangkau keberadaan anak-anak muda di generasi ini. Mereka  melakukan riset, turun tangan langsung, mengembangkan cara-cara yang  super-attractive dan sangat menarik untuk menjamah bagian terdalam dari  generasi ini. Ratusan juta rupiah dikeluarkan untuk  perusahaan-perusahaan itu dapat menjejalkan produknya ke dalam kehidupan  konsumsi kaum muda, dan mereka tidak segan-segan mengubah cara-cara  lama, serta membangun hubungan yang tidak kaku dengan generasi kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Generasi ini membutuhkan seorang bapa&#8230; generasi ini membutuhkan  gembala&#8230; generasi ini membutuhkan sahabat&#8230; generasi ini membutuhkan  orang-orang yang membangun hubungan dengan mereka, dan mewariskan  hal-hal yang baik serta mendampingi mereka sebagai modal menjalani hidup  bertahun-tahun ke depan.</p>
<p>Banyak di antara kita menghakimi gaya hidup generasi ini, tanpa menabur  apa yang perlu untuk membantu mereka dan menjelaskan kepada mereka  bagaimana untuk menjalani hidup dengan baik, padahal:<br />
&#8220;Anak-anak muda kita akan selalu kekurangan modal untuk menjalani hidup  jika tidak ada yang mewariskannya bagi mereka melalui hubungan-hubungan  yang mereka alami dalam masa muda mereka&#8221;</p>
<p>Kebanyakan di antara kita tidak menyadari, bahwa kita memiliki banyak  hal yang dibutuhkan oleh generasi ini. Kita memiliki skill untuk  diajarkan pada mereka. Kita memiliki kelebihan dana yang seringkali  dipakai untuk pergi dengan rekan bisnis ke tempat hiburan. Kita memiliki  sarana-sarana komunikasi, kita memiliki media, yang bahkan tidak pernah  kita gunakan untuk membantu generasi ini. Kalau kita memiliki begitu  banyak kelebihan dalam hal ini, mengapa kita tidak bergabung dan  terlibat untuk menjangkau generasi muda kita? Setidaknya, berikanlah  hati untuk menerima mereka, mendengarkan mereka, sedikit waktu untuk  sekadar ada bersama mereka.</p>
<p>Friendship Evangelism Camp 2010 &#8220;With Arms Wide Open&#8221;, inilah yang  menjadi perwujudan kerinduan kami untuk generasi ini. Inilah segenap  talenta, dana, dan kesempatan yang kami miliki untuk menjangkau generasi  kami, dan kami mengajak segenap rekan-rekan untuk bergabung, membangun  hubungan dengan generasi ini, mewariskan seseuatu bagi mereka. Melalui  Friendship Evangelism, kita akan menyaksikan dan mengalami bagaimana  generasi kita dimenangkan melalui hubungan, dan digembalakan melalui  hubungan.</p>
<p>Kami mengucap syukur untuk anak-anak muda yang berani, yang tidak kenal  lelah, dan berjuang tanpa pamrih untuk membuat camp ini bisa  berlangsung. Para panitia FEC 2010, kehadiran kalian dan kerja keras  kalian sungguh tidak pernah sia-sia. Kami bersyukur untuk kehadiran para  advisor kami Kak Oky dan Kak Aning Arfianto, Kak Ferry Felani, Bang  Sigit P. Wibisono, dan Pak Jonathan Hutagalung untuk warisannya yang  sangat berharga bagi generasi ini, yaitu kebenaran dan teladan yang  telah kalian buktikan bagi kami di hadapan Tuhan. Kami beryukur untuk  setiap dana yang ditaburkan oleh para donatur kami yang tidak dapat kami  sebutkan satu persatu, kami pastikan dengan janji di hadapan Gembala  Agung yang kami layani bahwa apa yang telah ditabur akan mencapai maksud  yang maksimal, bertumbuh, dan bermultiplikasi menjadi buah-buah  pelayanan yang sangat manis di generasi ini bagi Tuhan.</p>
<p>Terakhir dan terpenting, kami bersyukur untuk setiap hati yang Tuhan  gerakkan ikut serta dalam camp ini. Kami tidak sekadar mencari peserta  camp, kami mencari anak-anak muda yang akan terlibat dalam gerakan-gerakan yang Tuhan rancangkan  bagi generasi ini. Kami berharap melalui Friendship Evangelism Camp  kedua ini, akan muncul lebih banyak lagi anak-anak muda yang dimenangkan  dan memenangkan. Segala puji bagi Yesus Kristus, Tuhan dan pemilik.</p>
<p style="text-align: right;"><em><strong>YKT_FOS Community</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/2010/08/segenap-kerinduan-untuk-generasi-ini-friendship-evangelism-camp-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nyanyian yang Lebih Merdu</title>
		<link>http://fos-community.com/2010/07/nyanyian-yang-lebih-merdu/</link>
		<comments>http://fos-community.com/2010/07/nyanyian-yang-lebih-merdu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jul 2010 01:00:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Simply Articles]]></category>
		<category><![CDATA[artikel kristen]]></category>
		<category><![CDATA[cerita kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan kristen]]></category>
		<category><![CDATA[renungan rohani kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=1115</guid>
		<description><![CDATA[Lanjutan artikel &#8211; Nyanyian Merdu Berujung Maut
Jauh di belakang, ternyata ada sebuah kapal lagi yang sedang melintas. Seorang kapten kapal yang juga sangat gagah dan juga berwibawa tampak sedang berdiri di ujung dek kapal, sembari sesekali melihat melalui teropongnya.
“Belum&#8230;.” kata sang kapten.
“Belum terlihat&#8230;.” kembali sang kapten berkata setelah melihat melalui teropongnya.
Beberapa anak buah kapal itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/07/music-notes.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1116" title="music-notes" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/07/music-notes-300x300.jpg" alt="" width="240" height="240" /></a><em><strong>Lanjutan artikel &#8211; <a href="http://fos-community.com/2010/06/nyanyian-merdu-berujung-maut/">Nyanyian Merdu Berujung Maut</a></strong></em></p>
<p style="text-align: justify;">Jauh di belakang, ternyata ada sebuah kapal lagi yang sedang melintas. Seorang kapten kapal yang juga sangat gagah dan juga berwibawa tampak sedang berdiri di ujung dek kapal, sembari sesekali melihat melalui teropongnya.</p>
<p>“Belum&#8230;.” kata sang kapten.</p>
<p>“Belum terlihat&#8230;.” kembali sang kapten berkata setelah melihat melalui teropongnya.</p>
<p>Beberapa anak buah kapal itu terlihat begitu antusias tapi juga waspada. Menunggu instruksi selanjutnya dari sang kapten, dan sepertinya sudah tau apa yang harus dilakukan saat sang kapten memerintahkan sesuatu.</p>
<p>“Siaga, sang legenda terlihat&#8230;. siren terlihat&#8230;” teriak salah seorang kru kapal yang berada di menara pengintai, yang memang ditugaskan untuk melihat apa yang ada di depan.</p>
<p>Sungguh di luar dugaan, bukan kepanikan dan kegelisahan yang melanda kapal itu. Seluruh awak, bahkan seandainya tong-tong itu hidup, mungkin akan melakukan apa yang dilakukan oleh seluruh manusia yang ada di kapal itu.</p>
<p>“Horreeeeee&#8230;&#8230;” terdengar jelas dan sangat keras teriakan dari kapal itu.</p>
<p>“Anak buahku&#8230;. Siren yang melegenda telah ada di depan kita, siapkah kalian dengan itu??” Tanya sang kapten dengan suara tegas dan berwibawa.</p>
<p>Dan dengan segera sang kapten mengeluarkan sebuah kotak, dan ternyata saat dibuka berisi sebuah alat musik yang tidak kalah indahnya dibandingkan kotak itu, bahkan lebih indah. Sang kapten mengeluarkan alat musik itu, yang disambut dengan tepuk tangan dari seluruh anak buah kapal.</p>
<p>Sayup-sayup terdengar suara nyanyian sang siren, yang melegenda itu, dan sebelum semakin terdengar jelas dan menghipnotis seluruh orang di kapal itu, sang kapten memberikan tanda untuk hening sejenak. Sebuah tarikan nafas, lalu sang kapten mulai memainkan alat musik yang maha indah itu. Dan terdengarlah alunan nada yang sangat indah, jauh lebih indah dari suara sang siren. Walaupun terdengar seperti saling mendominasi, tapi agaknya alunan musik dari sang kapten-lah yang telah masuk ke dalam telinga, hati dan sanubari di seluruh kapal.</p>
<p>Semakin mendekat dengan siren, justru semakin terhanyut dalam alunan nada, yang bukan dinyanyikan oleh siren tapi dari sang kapten. Sambil memenjamkan mata dan menikmati setiap alunan nada yang tercipta dari sentuhan tangannya ke alat musik itu, sang kapten memaikan sebuah nada yang menjadi lagu. Kadang lembut, lambat, kadang menjadi cepat. Melembut lagi dan tiba-tiba cepat, begitu seterusnya sampai tak terasa kapal telah melalui bukit terjal dimana siren tersebut berada, dan kapal itu telah berhasil menang melawan nyanyian berujung maut itu, telah menang dari sang penggoda dan telah berhasil selamat.</p>
<p>***</p>
<p>Guys, buat kalian yang menyimak cerita sebelumnya &#8212; <a href="http://fos-community.com/2010/06/nyanyian-merdu-berujung-maut/" target="_blank"><em><strong>Nyanyian Merdu Berujung Maut</strong></em></a>, apa perbedaan mendasar dari kedua kisah ini. Kedua kapal itu sama-sama melewati lautan yang luas, sama-sama melihat bahaya yang menghadang di depan, sama-sama merasakan nyanyian sang siren, dan sama-sama selamat dari bahaya maut.</p>
<p>Yang menjadi perbedaan adalah cara dan sikap untuk selamat dari nyanyian siren itu. Bagaimana sang kapten berhasil membawa kapal tersebut melewati siren tanpa harus terpengaruh nyanyian itu yang berujung maut. Bagaimana sang kapten mempersiapkan anak buahnya untuk menghadapi legenda yang mungkin ada atau mungkin tidak, dan bagaimana sang kapten mengalahkan “nyanyian merdu” tersebut.</p>
<p>Apakah yang akan kalian pilih, “tali” dan “tiang”, “sumbat telinga” atau “nyanyian yang lebih merdu”. Kisah kedua menceritakan bahwa untuk mengalahkan “nyanyian merdu” adalah bukan dengan menahan diri dari nyanyian itu, bukan dengan bersikap sok kuat, atau bahkan sok acuh dengan “nyanyian merdu” itu, tapi dengan mendengarkan “nyanyian yang lebih merdu”. Mengalahkan nyanyian dengan nyanyian. Bukan hanya sekadar bertahan, tapi memfokuskan diri pada sesuatu yang lebih daripada itu.</p>
<p><em>That’s the point, </em>seperti yang sudah aku bilang, <strong>jangan fokus terhadap godaannya, tapi fokuslah kepada Tuhan yang membuat kita bisa lepas dan menang atas godaan itu. Carilah dan dengarkan “nyanyian yang lebih merdu” itu</strong>.</p>
<p>“Tali” dan “tiang” mungkin bisa membuat kita selamat dan bertahan dari godaan-godaan, dari dosa-dosa yang membelenggu kita, tapi ingat itu sangat menyakitkan. Dan seandainya tali dan tiang itu rapuh dan rusak, apa jadinya kita.</p>
<p>Ubahlah fokus dan dengarlah “nyanyian yang lebih merdu” itu, apapun yang sedang kamu perjuangkan, jangan lihat kepada apa kita sedang berperang, tetapi kepada “Siapa yang akan membuat kita menang”. Tingkatkan keitiman kamu dengan Tuhan, bangun hubungan yang mungkin pernah retak dengan Tuhan lagi, Baca Firman, jangan lupakan saat teduhmu, dan berdoalah kepada Tuhan untuk setiap perjuangan dan komitmen yang sedang kamu lakukan. Saat kita fokus pada “nyanyian yang lebih merdu”, percayalah bahwa kita akan bisa bebas, selamat dan melewati setiap tantangan dan setiap dosa yang membelenggu kita secara sadar, tanpa perlu terpengaruh lagi, tanpa siksaan dari “tali” dan “tiang”, dan tanpa perlu jatuh bangun lagi.</p>
<p>Yuph, emang susah dan ngga mudah, akupun merasakan semuanya itu. Tapi karena susah dan ngga mudah itulah aku semakin yakin dan percaya kalo dengan kekuatan sendiri ngga mungkin bisa, jadi semakin aku mengandalkan kekuatan dari Tuhan.</p>
<p>So untuk kalian yang sedang berjuang melawan godaan apapun itu, percayalah kalian ngga berjuang sendiri, dan aku percaya bahwa di dalam Tuhan ada kemenangan, selama kita mendengarkan “nyanyian yang lebih merdu”.</p>
<p>God be with you&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong><a href="http://saywithwords.wordpress.com/">KSW</a>_<a href="http://fos-community.com">FOS Community</a></strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/2010/07/nyanyian-yang-lebih-merdu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kupikir Mereka&#8230; Ternyata Aku Juga&#8230;.</title>
		<link>http://fos-community.com/2010/07/kupikir-mereka-ternyata-aku-juga/</link>
		<comments>http://fos-community.com/2010/07/kupikir-mereka-ternyata-aku-juga/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Jul 2010 15:06:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[cerpen kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=1118</guid>
		<description><![CDATA[
Aku benci harus  menunggu. Ini sudah satu jam dan karenanya aku marah dan membatalkan  janji untuk membeli buku kuliah bersama Tasya. Walaupun aku tahu ia  sudah hampir sampai di tempat janjian kami.
Dua hari  setelah itu, aku memohon agar Via memaafkanku. Via harus menungguku  selama dua jam di tempat janjian kami.
&#8212;
Kekesalanku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/07/paperwork___.jpg"><img class="size-full wp-image-1119 aligncenter" title="paperwork___" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/07/paperwork___.jpg" alt="" width="270" height="158" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Aku benci harus  menunggu. Ini sudah satu jam dan karenanya aku marah dan membatalkan  janji untuk membeli buku kuliah bersama Tasya. Walaupun aku tahu ia  sudah hampir sampai di tempat janjian kami.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Dua hari  setelah itu, aku memohon agar Via memaafkanku. Via harus menungguku  selama dua jam di tempat janjian kami.</em></p>
<p style="text-align: center;"><strong>&#8212;</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kekesalanku  sudah sampai puncaknya. Ketiga kalinya aku harus menyelesaikan makalah  proyek organisasi kampus. Padahal ini bukan bagianku. Orang-orang di  organisasi ini benar-benar tidak bertanggung jawab!</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Seminggu  setelahnya, aku harus berangkat ke Bali untuk liburan keluarga. Mita  menyelesaikan proposal kegiatan puncak akhir tahun. Mita adalah anggota  seksi dokumentasi, dan aku sekretaris.</em></p>
<p style="text-align: center;"><strong>&#8212;</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Apakah malam  ini akan menjadi malam yang penuh air mata, lagi?! Mengapa aku selalu  jatuh hati pada orang yang salah? Ben terlalu kejam karena tidak  membalas sms-ku. Ia akan menjadi laki-laki terakhir yang membuatku patah  hati, laki-laki terakhir yang padanya cintaku tak berbalas.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Dua bulan  sebelumnya, aku menolak pernyataan cinta dari seorang penghuni kelas  sebelah. Aku membentaknya di telepon karena ia terus menghubungiku. Aku  malu ketika ia menyapa di depan kelasku dengan rambut belah tengahnya,  dan aku membalas sapaannya dengan tatapan sejuta kebencian. Intinya, aku  membelah hatinya menjadi beberapa bagian.</em></p>
<p style="text-align: center;"><strong>&#8212;</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Aku terbahak  karena Rio gagap di depan kelas dan presentasinya berantakan sekali.  Semua orang di kelas tertawa, Pak Dosen juga. Jadi tidak ada yang salah  dengan tawa membahana kami walau wajah Rio sudah merah dan tertekuk  sangat dalam.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Aku sangat sangat sangat tidak suka kalau ada  yang bicara saat aku sedang presentasi di depan kelas. Apalagi bila ada  yang bercanda bahkan sampai tertawa!</em></p>
<div style="text-align: center;"><strong>***</strong></div>
<p style="text-align: justify;"><strong>Epilog</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>“Seringkali  kita merasa bahwa kita adalah orang yang paling dirugikan dalam suatu  keadaan. Terpikirkah bahwa kita pernah juga menjadi perugi bagi orang  lain? Atau mungkin kita menjadi yang paling tersakiti. Apakah kita  sendiri tidak pernah menyebalkan manusia lain? Lalu, mengapa kita suka sekali menghakimi sesama kita, manusia?</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Lukas 6:31</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Dan  sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah  juga demikian kepada mereka</em><strong>.</strong></p>
<p style="text-align: right;"><strong><em>Ditulis Oleh <a href="http://kupukupuberbahasa.blogspot.com">ENS</a>_<a href="http://fos-community.com">FOS Community</a></em><br />
</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/2010/07/kupikir-mereka-ternyata-aku-juga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Romeow dan Julicat</title>
		<link>http://fos-community.com/2010/07/romeow-dan-julicat/</link>
		<comments>http://fos-community.com/2010/07/romeow-dan-julicat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 06:26:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pojok Tukang Bakmi]]></category>
		<category><![CDATA[Simply Articles]]></category>
		<category><![CDATA[artikel kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=1105</guid>
		<description><![CDATA[Pasar  Induk Caringin kota B, dari luarnya terlihat seperti pasar induk pada  umumnya dengan manusia yang hilir mudik membawa berbagai macam barang  dagangan. Tidak ada yang tahu, atau kalaupun ada mereka memilih untuk  menutup mulutnya rapat – rapat, kalau pasar induk ini dikuasai oleh 2  kelompok geng kucing besar yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/07/flying-cat-fight.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1106" title="flying-cat-fight" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/07/flying-cat-fight-300x201.jpg" alt="" width="240" height="161" /></a>Pasar  Induk Caringin kota B, dari luarnya terlihat seperti pasar induk pada  umumnya dengan manusia yang hilir mudik membawa berbagai macam barang  dagangan. Tidak ada yang tahu, atau kalaupun ada mereka memilih untuk  menutup mulutnya rapat – rapat, kalau pasar induk ini dikuasai oleh 2  kelompok geng kucing besar yang saling berperang. Klan kucing Mewtague  menamakan diri mereka Geng Asin, dan klan kucing Catpule yang menamakan  diri mereka Geng Amis. Saat matahari terbenam dan angin dingin menusuk  tulang adalah saat dimana para anggota kedua geng bermunculan dan saling  berkelahi.</p>
<p style="text-align: justify;">Pertempuran ini sudah berlangsung  bertahun – tahun dan disebabkan oleh alasan yang sangat penting bagi  klan kucing Caringin. Geng Asin sangat memuja ikan asin dan memandang  ikan asin sebagai makhluk suci sementara Geng Amis sangat memuja ikan  segar dan beranggapan kalau toko penjual ikan segar adalah pusat alam  semesta. Perbedaan pandangan inilah yang menyebabkan nenek moyang  keluarga Catpule dan Mewtague berperang.<br />
Sampai  tiba masanya terjadi pertemuan tidak sengaja antara putra penerus  keluarga Mewtague, Romeowr dan putri keluarga Catpule, Julicat.  Pertemuan yang terjadi saat mereka sedang memburu satu tikus yang sama  dan saling bertubrukan di bawah lapak bambu tukang buah melon di bawah  sinar bulan itu menimbulkan kesan yang mendalam di hati mereka…( sekedar  info, tikus yang diburu berhasil menyelamatkan diri saat kedua kucing  muda ini saling bertatapan mesra, jadi tidak ada binatang yang dilukai  dalam pembuatan cerita ini ! )</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi , tentu saja karena kedua muda  mudi ini berasal dari 2 keluarga yang bermusuhan, mereka tidak mungkin  bersatu. Berbagai cara dilakukan Romeowr dan Julicat untuk mendamaikan  keluarga mereka, di antaranya mereka melakukan riset terhadap sejarah  klan mereka dan menunjukkan kalau ikan asin pada mulanya pun adalah ikan  segar…tapi usaha mereka gagal. Dalam keputusasaan mereka, Romeowr dan  Julicat memilih untuk bersama-sama makan sarden kalengan kadaluarsa 7  tahun yang beracun dan mati bersama untuk mendamaikan kedua klan mereka.  Kedua klan yang melihat pengorbanan mereka terharu dan memutuskan untuk  berdamai. Semua kucing Caringin sepakat untuk bersama-sama memuja 1  makhluk, ikan! Tidak peduli apakah itu asin atau segar ataupun sudah  dikaleng. Dan kedamaian kembali ke pasar Caringin.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/07/catlove.jpg"><img class="size-medium wp-image-1108 aligncenter" title="catlove" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/07/catlove-300x214.jpg" alt="" width="300" height="214" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Sampai  setahun kemudian kucing Caringin kembali terbagi menjadi 2 kelompok,  kali ini kedua kelompok terbagi karena masalah warna bulu. Geng kucing  hitam berbelang putih dan Geng kucing putih berbelang hitam sama – sama  menganggap diri mereka sebagai ras kucing sejati dan masing-masing  menganggap kelompok lain lebih inferior. Dan sekali lagi pertempuran  melanda pasar Caringin.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan sekali lagi Romeowr dan Julicat  muncul untuk mendamaikan kedua kelompok ( kok masih idup????? Ya  iyalah, kucing kan nyawanya 9. Mati satu kemaren masih sisa 8 ). Kali  ini mereka bunuh diri dengan cara makan semangka yang diberi gula. Kedua  kelompok yang bertikai pun terharu dan berdamai.</p>
<p style="text-align: justify;">Alas!!  Kedamaian ini pun tidak bertahan lama. Tak lama muncullah dua kelompok  kucing yang menamakan diri mereka Geng Kucing Tetelan dan Geng Kucing  Vegetarian. Geng Kucing Tetelan anggotanya merupakan peliharaan para  pedagang daging sementara Geng Kucing Vegetarian dipelihara tukang sayur  dan tukang buah. Tentu saja kucing yang dipelihara tukang daging lebih  makmur dan gendut daripada kucing tukang sayur yang kurus-kurus.  Perbedaan jurang ekonomi yang dalam ini berakhir dengan, lagi –lagi,  peperangan. Dan, lagi- lagi, Romeowr dan Julicat terpaksa bunuh diri  minum coca-cola campur mentos untuk mendamaikan kedua kelompok ( mati 3,  sisa 6 ).</p>
<p style="text-align: justify;">Pertempuran selanjutnya dalam sejarah  kucing Caringin disebabkan karena pertengakaran kelompok Kucing Dandy  dan Kelompok Kucing Garong ( dari nama juga ketahuan kalo Kucing Dandy  tukang dandan gampang jodo sementara Kucing Garong mukanya acak-acakan  susah jodo). Pertempuran selanjutnya tawuran antara  anak-anak kucing sekolah “Sarapan I” dan anak-anak kucing sekolah “  Sarapan IV” yang akhirnya juga menyeret para orangtua mereka dalam  pertempuran.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan untuk setiap pertempuran, Romeowr dan  Julicat mengorbankan 1 nyawanya untuk mendamaikan tiap kelompok.  Tapi  setiap kali 1 perbedaan diselesaikan  ( semua kucing Caringin saat ini  semuanya memuja ikan, semua bulunya disemir warna hitam, semuanya makan  sayuran dan daging dalam jumlah yang sama, kucing garong mendapat  pelajaran merawat diri dari kucing dandan, dan semua anak-anak kucing  disatukan di satu sekolah dengan nama “ Sarapan Besar” ), selalu saja  muncul perbedaan lain yang memecah belah kucing sampai akhirnya nyawa  Romeowr dan Julicat tinggal 1.</p>
<p style="text-align: justify;">Romeowr dan Julicat akhirnya sadar  kalau peperangan bukan disebabkan ikan ataupun warna bulu tapi karena  ada perbedaan. Dan kecuali mereka bisa menghilangkan semua perbedaan  yang tentu saja mustahil karena tiap kucing itu unik, pertempuran akan  terus berlangsung. Akhirnya Romeowr dan Julicat memutuskan pergi berdua,  berjalan berdampingan sambil berangkulan dengan terpincang-pincang  menuju matahari terbenam ( pincang? Iya…pincang..coba aja  bayangin 2 kucing jalan sambil berangkulan berarti yang dipake jalan  masing-masing cuma 3 kaki kan? Pincang dong! )</p>
<p style="text-align: center;">
<a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/07/two-cats.jpg"><img class="size-medium wp-image-1109 aligncenter" title="two cats" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/07/two-cats-257x300.jpg" alt="" width="257" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Orang-orang  Atheis seringakali menolak Tuhan dengan alasan agama membawa perang dan  perpecahan. Dan kata-kata mereka bukannya tidak ada benarnya, dalam  sejarah kekristenan cukup banyak perang yang diserukan di bawah nama  Yesus dan perpecahan yang masing – masing membawa bendera dan klaim “  Kristen Sejati”. Saya tidak bermaksud membahas perpecahan gereja dalam  cerita ini, tapi untuk menunjukkan bahwa sekalipun semua agama disatukan  atau tidak ada agama sama sekali, kita akan tetap bertengkar karena  masalah lain. Masalah ras, tingkat ekonomi, perbedaan negara dan tempat  tinggal, penampilan fisik, adat istiadat, tingkat pendidikan dll bisa  menyebabkan pertengkaran.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Kita adalah makhluk kesepian yang tidak  bisa hidup sendiri, kita selalu membentuk kelompok. Dan ketika kita  membentuk kelompok, keinginan kita untuk eksis sebagai seseorang yang  spesial, cepat atau lambat akan membuat kita merasa kelompok kita lebih  baik dari kelompok yang lain. Hanya soal waktu sampai terjadinya  bentrokan antar 2 kelompok berbeda yang merasa dirinya lebih spesial  dari kelompok lain.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> Tentu saja, walaupun perbedaan akan  selalu ada dan karenanya konflik tidak akan pernah hilang, bukan berarti  kita menyerah dan pergi kearah mathari terbenam ( ending  Romeowr dan Julicat kaya gitu kan karena tuntutan pembaca keduanya harus  hepi ending dan happily ever after ^^ ). Karena konflik  selalu membawa kesedihan, dan karena itu kita harus jadi pembawa damai  bukan dengan tujuan menjadikan dunia ini sebagai surga tanpa konflik,  tapi supaya yang sedih tertawa dan yang terluka disembuhkan.<br />
</em></p>
<p style="text-align: right;"><em><strong>Ditulis Oleh <a href="http://warungbakmi.blogspot.com/">Tukang Bakmi</a></strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/2010/07/romeow-dan-julicat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Komik Kristen &#8211; Learn to Walk</title>
		<link>http://fos-community.com/2010/07/komik-kristen-learn-to-walk/</link>
		<comments>http://fos-community.com/2010/07/komik-kristen-learn-to-walk/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2010 02:00:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>FOS_Community</dc:creator>
				<category><![CDATA[Christian Comic]]></category>
		<category><![CDATA[komik kristen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://fos-community.com/?p=1100</guid>
		<description><![CDATA[
&#8220;Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.&#8221;
Yes 55:8-9
Komik ini dibuat oleh Sonny Ketsit

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/07/learn-to-walk-finished.jpg"><img class="aligncenter size-large wp-image-1101" title="learn to walk-finished" src="http://fos-community.com/wp-content/uploads/2010/07/learn-to-walk-finished-723x1024.jpg" alt="" width="578" height="819" /></a></p>
<blockquote><p><em><strong>&#8220;Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.&#8221;</strong></em></p></blockquote>
<p><em><strong>Yes 55:8-9</strong></em></p>
<p style="text-align: right;"><em><strong>Komik ini dibuat oleh <a href="http://kokecit.deviantart.com/" target="_blank">Sonny Ketsit</a><br />
</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://fos-community.com/2010/07/komik-kristen-learn-to-walk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
