Q: Saya sering berdoa sama Tuhan tapi sepertinya nggak ada satu pun yang dijawab, sebenernya Tuhan dengar doa saya nggak sih?

A: Dengar dong. Doa orang percaya maupun orang enggak percaya semuanya juga didengar. Kalau kucing bisa doa, Tuhan juga pasti dengar. Telinga Tuhan enggak kurang tajam untuk dengar semua doa di bumi. Masalahnya, Tuhan enggak wajib untuk menjawab semua doa. Tuhan bukan jin lampu yang asal lipat tangan 3 kali dan doa sedikit langsung mengabulkan semua doa. Tuhan mau mengabulkan doa atau itu terserah Tuhan.

Jangankan orang enggak percaya, orang percaya saja kalau doanya cuma buat memuaskan keinginan daging sendiri juga enggak akan dikabulin, apalagi orang enggak percaya. Jadi kalau ada yang doa minta Tuhan kasih uang supaya bisa nikah lagi, misalnya, sudah pasti Tuhan enggak akan kabulin. Tapi kalau orang itu doanya supaya dia bisa mengenal Tuhan yang bener, Tuhan pasti langsung jawab. Kalau begitu kenapa ada orang enggak percaya yang doanya dikabulin? Karena iblis juga bisa mengabulkan permintaan kita kalau kita minta ke dia. Jangan lupa, iblis juga punya kuasa di bumi ini, makanya dia bisa menawarkan segala macam ke Yesus waktu Tuhan Yesus dicobai di padang gurun. Tentu saja iblis enggak akan terang-terangan mengaku sebagai iblis. Mungkin saja dia menyamar sebagai dewa atau roh leluhur atau benda sakti. Apapun bentuknya, cuma ada 2 kuasa di bumi ini, Tuhan dan iblis. Dan kalau kita enggak minta ke Tuhan Yesus pastilah kita minta ke iblis.

Tuhan kita adalah Bapa yang baik, Dia tahu apa yang baik dan tidak buat kita makanya Tuhan enggak akan sembarangan mengabulkan doa. Kalau menurutNYA itu baik buat kita, Dia pasti kabulkan Kalau enggak, biarpun sujud jungkir balik mandi aer dingin campur bunga 70 macam tiap malem juga enggak akan dikabulin. Sebaliknya, iblis sih gampangan. Minta apapun juga asal ngerusak kita pasti dikabulkan
.
Waktu SMP saya tinggal di rumah sodara. Karena saya waktu itu belum lahir baru dan kelakuannya jelek, suka mencuri uang, saya enggak disukai di sana. Saya dari kecil ikut sekolah minggu jadi tahu tentang Tuhan Yesus tapi saya belum bertobat. Kok bisa? Karena cuma tahu nama Yesus bukan berarti sudah menerima Yesus. Waktu itu saya enggak tahan tinggal di rumah itu dan ingin pergi tapi mama saya enggak mengijinkan saya kost. Pas waktu itu ada satu produk makanan ringan yang bikin undian, pemenangnya akan mendapat 1 juta tiap bulan selama seumur hidup. Lebih dari cukup buat ngekost dan hidup sendiri. Jadi saya berusaha doa minta Tuhan menangkan saya di undian itu.

Saya atur jam tangan saya supaya tiap jam alarm-nya bunyi. Begitu bunyi langsung saya doa minta kemenangan di undian. Saya berusaha memperbanyak jumlah doa supaya dikabulkan! Akhirnya? Tentu saja enggak menang dan saya masih harus tinggal di rumah itu selama 4 tahun kemudian. Kecewa? Jelas. Sedih? Iya. Tapi selama masa-masa di rumah itu membuat saya mencari Tuhan dengan sungguh-sungguh karena saya enggak punya orang lain lagi. Mama saya tinggal di kota lain dan cuma datang sebulan sekali. Saya lahir baru 3 tahun setelah doa saya yang maksa itu.

Kenapa doa saya waktu itu enggak dikabulin? Karena saya doa dengan anggapan Tuhan tuh seperti jin lampu, makin sering digosok makin besar kemungkinan jinnya muncul dan mengabulkan permintaan saya. Lagian saya berdoa bukan untuk jalan keluar tapi minta jalur kabur. Saya enggak disukai di rumah itu karena saya suka mencuri tapi daripada menghadapi tanggung jawab akibat kelakuan saya itu, saya malah minta jalur kabur dari rumah itu. Sekarang saya bisa bersyukur Tuhan enggak mengabulkan doa saya waktu itu. Kalau Tuhan kabulkan doa itu mungkin saya enggak akan pernah bertobat dan dengan uang sejuta sebulan yang waktu itu jumlah yang sangat besar, saya enggak tahu perbuatan dosa apalagi yang akan saya lakukan
.
Apakah Tuhan mendengar semua doa, orang percaya dan enggak percaya? Ya. Apakah Tuhan mengabulkan semua doa itu? Tidak. Karena Tuhan adalah Tuhan, bukan jin dan bukan pembantu yang bisa kita suruh-suruh. Kalau itu baik bagiNYA, Dia akan kabulkan. Kalau enggak, ya enggak.:)

Yesaya 59:1

Dijawab Oleh Tukang Bakmi

Comments

comments