Ah, yang bener nih, Love Monday?

Bukannya kebanyakan kita (termasuk aku juga nih) suka males untuk memulai hari yang namanya hari senin? Kerja lagi, sekolah lagi, macet lagi, ketemu dosen lagi, ketemu bos yang nyebelin lagi, ketemu sama yang namanya tugas lagi, ahhhh malas !!!! Udah gitu nggak bisa bangun siang lagi deh, nggak bisa nonton Spongebob lagi deh, nggak bisa jalan-jalan ke Ancol lagi deh, nggak bisa ketemu yayang lagi deh…. ahhh Tidak !!!

Yah setelah libur sekian lama, setelah terbiasa dengan bangun siang karena begadang di malam hari, terbiasa ketemu pacar atau teman setiap hari, kongkow-kongkow (bahasa gaulnya), tibalah hari yang tidak ditunggu-tunggu dan dinanti-nanti, yuph, it’s Monday, hari dimana kita hari bersiap lagi untuk bangun pagi, bersiap lagi untuk menghadapi kemacetan parah di jalan, bersiap lagi menghadapi tugas yang segunung dan yang terkadang membuat sangat malas adalah masih lamanya libur yang dinanti, karena apa ?? it’s Monday.

Loh, kenapa jadinya kita banyakan mengeluh yah tentang hari Senin? Padahal kan Tuhan menciptakan semua hari itu baik adanya, termasuk hari Senin itu. Padahal sebenarnya nggak ada yang salah dengan harinya, tetapi dengan diri kita. Kita terlalu malas untuk merubah kebiasaan untuk “beristirahat” apalagi setelah liburan yang cukup lama. Yah sepertinya liburan itu telah membuat kita terbuai dengan yang namanya kenyamanan yang seringkali diikuti dengan kemalasan. Pernah aku berpikir dan berharap, seandainya setelah hari minggu itu adalah hari sabtu, wah senangnya yah…hehehe

Yuk kita sama-sama belajar dan ubah sedikit pola pikir kita mengenai hari senin, bukan lagi “ I Hate Monday” tapi “I Love Monday”. Kenapa bisa love sama Monday?Karena justru di hari itulah kita kembali disadarkan dengan sebuah tanggung jawab yang harus kita lakukan, sebuah kepercayaan yang diberikan oleh orang tua kita, oleh guru kita, oleh dosen kita bahkan oleh bos kita. Dan di hari itulah kita bisa banyak belajar arti dari kata mengucap syukur.

Memulai tahun yang baru, apalagi ada hari Senin di dalamnya tidaklah semudah membalikan telapak tangan. Susah banget, apalagi ada banyak hal-hal yang harus dikerjakan, diperbaiki, diubah dan dibiasakan. Contoh sederhananya yah itu, bangun pagi. Komitmen yang udah kita buat dan kita deklarasikan untuk kita jalani setahun ini terasa menjadi berat dan sangat berat apabila ketemu hari Senin. Tapi justru disitulah perjuangannya.

Untuk membaca Alkitab rutin setiap hari mungkin akan mudah untuk dilakukan pada saat kita memiliki banyak waktu luang atau saat sedang menikmati liburan, akan tetapi coba saat kita dikejar banyak deadline, saat harus pergi ke sana ke mari untuk melakukan tugas dari bos, saat harus bolak-balik ke warnet dan tempat fotocopy untuk mengerjakan tugas dari dosen dan dari guru atau untuk menyelesaikan tugas akhir, aku jamin komitmen itu akan bertambah berat untuk dilakukan, dan ujung-ujungnya keluar deh kata-kata kompromi untuk komitmen kita sendiri.

Jujur aja nih, aku sendiri juga agak malas menghadapi hari senin, tapi aku berusaha mengubah pola pikirku dan menyemangati diri sendiri untuk tetap bersemangat menjalani hari besok, dan satu hal yang membangkitkan semangatku adalah kata-kata ini :

“ Janganlah kuatir akan hari esok…..” Matius 6:34

Karena Tuhan sudah berada di sana untuk menjanjikan hal-hal yang luar biasa untuk dapat kita nikmati. Sesusah dan seberat apapun hari-hari kita, klo Tuhan sudah berada di sana dan selalu ada di sisi kita, ngapain harus takut.

So let us say : “ I Love Monday !!”

 

Ditulis Oleh KSW_FOS Community

Comments

comments