Saat saya menyukai seseorang: perhatian saya terserap padanya, terus-terusan membicarakannya (pada kasus saya, hanya pihak tertentu yang saya ceritakan soalnya takut ketahuan :P), pokoknya dia, dia, dan dia.

Nah, sekarang saya sedang jatuh cinta. Yang seharusnya terjadi, hanya yang saya cinta ini yang menjadi segala-galanya. Namun nyatanya…

Untuk saat teduh saja susahnya minta ampyuuuuun, lalu saya katakan saya cinta? Padahal karena cinta-Nya, Dia berikan nyawa-Nya buat saya.  Jika pasangan saya seorang yang suka bohong, ingkar janji melulu, suka ngomel-ngomel padahal saya gak salah, gak punya waktu buat saya, well saya mana tahaaaaaaaan!!! >,< Tapi Yesus gak pernah menyerah terhadap saya. Ia tetap setia walau saya super duper menyebalkan. Ia menerima seorang manja yang terus-terusan merengek pada-Nya. Ia memahami saya yang gak tahu malu (lagi dan lagi melakukan kesalahan, terus minta maaf lagi dan lagi pada-Nya).

Dia mencintai saya dengan kasih yang sempurna. Saya marah, kecewa, takut bukan main, lalu dengan emosi yang memuncak menuduh Dia, menyalahkan-Nya, cemberut dan cuekin Dia, lalu karena *alasan* sibuk dan capek, saya cuma sapa Dia pas mau makan, Dia tetap cinta saya! Dia menegur saat saya salah, menunjukkan apa yang seharusnya saya lakukan. Dia benar-benar mencintai saya dengan kasih yang sempurna.

Lagipula, Dia gak pernah bohong! Semua janji, Dia tepati. Semua kata, bukan dusta.

Dia punya banyaaaaaaak sekali pernyataan romantis buat saya: (Yesaya 43:4a) ”Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau… Masa depan yang berbahagia bersama-Nya (Yeremia 29:11). Ketenangan saat begitu khawatir (Matius 6:34), dan banyaaaak hal lainnya :).

Yang juga sangat menyenangkan, dia paling tahu cara menyentuh hati saya: dengan surprise yang sangat manis! Memberikan lebih dari apa yang saya pikir dan duga (1 Korintus 2:9) ^^.

Airmata dari pipi yang menganak sungai di bahu-Nya, ketakutan yang menyesakkan, sakit, kecewa, lelah, Dia yang menanggungnya, demi saya! Dia menanam bunga-bunga sukacita, mewarnai hari-hari saya dengan kegembiraan yang belum pernah saya dapatkan dari siapapun, dari apapun!

Ah, Kekasih… Aku memikirkan-Mu dengan sangat rumit. Bagaimana mungkin ada cinta yang sempurna, dari Pribadi yang sempurna, yang utuh untukku? Banyak sekali hal-hal yang menggoda, yang memungkinkan aku untuk jauh dari-Mu. Namun Kau menggenggamku erat, membuka mataku tentang hal-hal yang tidak kekal. Menyakitkan sekali mendengar cibiran orang-orang tentang-Mu, tapi Kau mengajarku untuk tetap mengasihi mereka. Sangat mengherankan! Tapi, itulah Engkau, yang selalu bekerja dengan cinta :).

Saya seorang perempuan yang luber dengan perasaan,yang bahkan seringkali tidak dapat memahami perasaan saya sendiri! Perempuan dengan logika yang sulit… Dan Dia mencintai saya dengan segala yang ada pada-Nya, mencintai segala yang ada pada saya. Maka yang harus saya lakukan: berdamai dengan diri sendiri! Berhenti mengganggap diri tak layak untuk dicintai oleh Dia yang luar biasa, berhenti untuk menyesali kesalahan yang lalu, dan berkomitmen untuk menjadi kekasih yang lebih baik untuk-Nya :).

Yesus, ada satu lagu dari Leeland yang aku dan Engkau banget! Ini dia:  When the cares of this world darken my day, You are the light that shines and shows me the way… when my sin is all that I can see, Your grace remains the shelter that I seek… And when my weakness is all I can give, Your gentle Spirit give me strength again… Oh, the beauty of Your majesty on the cross You showed Your love for me! Beautiful Lord, awesome and mighty, I’m captured by this love I see :)

Ditulis Oleh ENS_FOS Community

Comments

comments