Aku benci harus menunggu. Ini sudah satu jam dan karenanya aku marah dan membatalkan janji untuk membeli buku kuliah bersama Tasya. Walaupun aku tahu ia sudah hampir sampai di tempat janjian kami.

Dua hari setelah itu, aku memohon agar Via memaafkanku. Via harus menungguku selama dua jam di tempat janjian kami.

Kekesalanku sudah sampai puncaknya. Ketiga kalinya aku harus menyelesaikan makalah proyek organisasi kampus. Padahal ini bukan bagianku. Orang-orang di organisasi ini benar-benar tidak bertanggung jawab!

Seminggu setelahnya, aku harus berangkat ke Bali untuk liburan keluarga. Mita menyelesaikan proposal kegiatan puncak akhir tahun. Mita adalah anggota seksi dokumentasi, dan aku sekretaris.

Apakah malam ini akan menjadi malam yang penuh air mata, lagi?! Mengapa aku selalu jatuh hati pada orang yang salah? Ben terlalu kejam karena tidak membalas sms-ku. Ia akan menjadi laki-laki terakhir yang membuatku patah hati, laki-laki terakhir yang padanya cintaku tak berbalas.

Dua bulan sebelumnya, aku menolak pernyataan cinta dari seorang penghuni kelas sebelah. Aku membentaknya di telepon karena ia terus menghubungiku. Aku malu ketika ia menyapa di depan kelasku dengan rambut belah tengahnya, dan aku membalas sapaannya dengan tatapan sejuta kebencian. Intinya, aku membelah hatinya menjadi beberapa bagian.

Aku terbahak karena Rio gagap di depan kelas dan presentasinya berantakan sekali. Semua orang di kelas tertawa, Pak Dosen juga. Jadi tidak ada yang salah dengan tawa membahana kami walau wajah Rio sudah merah dan tertekuk sangat dalam.

Aku sangat sangat sangat tidak suka kalau ada yang bicara saat aku sedang presentasi di depan kelas. Apalagi bila ada yang bercanda bahkan sampai tertawa!

***

Epilog

“Seringkali kita merasa bahwa kita adalah orang yang paling dirugikan dalam suatu keadaan. Terpikirkah bahwa kita pernah juga menjadi perugi bagi orang lain? Atau mungkin kita menjadi yang paling tersakiti. Apakah kita sendiri tidak pernah menyebalkan manusia lain? Lalu, mengapa kita suka sekali menghakimi sesama kita, manusia?

Lukas 6:31

Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka.

Ditulis Oleh ENS_FOS Community

Comments

comments