Kehadiran lebih dari sekedar kenangan,

Karena kehadiran lebih daripada sekedar berada di sana !!

Kalimat di atas sungguh-sungguh sangat terasa pada FCF (FOS Community Fellowship), dan untuk menceritakan kembali hal-hal yang terjadi di sana adalah sesuatu yang sangat dahsyat dan hebat…

Yuph, FCF alias Fos Community Fellowship timbul dari sebuah kerinduan. Lagi-lagi dari sebuah kerinduan, dimana kita sebagai komunitas ingin bukan hanya sekadar tau siapa aja yang ada di dalamnya, tetapi ingin mengenal lebih lagi dan juga menjadi satu keluarga, That’s right, Family Love adalah tema yang diangkat di fellowship ini.

Dari sebuah kerinduan kepada sebuah tindakan, akhirnya jadilah kita berangkat ke Puncak. Yuph dengan segelintir sahabat-sahabat yang mem-planning-kan ini, plus sedikit problem dengan Faith, berangkatlah kita.

Sahabat-sahabat yang ikutan ternyata banyak juga lho.. Dan yang bikin amazing ternyata yang tadinya  gak kepikiran bakal ikut ternyata ikut juga! Wow.. Praise God banget!

Yang ikutan FCF yaitu ada Evi, Maxi, Oceph, Andreas, Tian, Yunita, Ami, Nikki, Rebbeca, Mauren, Yaiya, Ria, Ricky (Oceph’s brother), Rice, Silvi, Rizal dan Ayli yang trus K’Okky plus K’Aning dan anaknya Jimie.

And the story begin….

Keberangkatan

Puncak... We are Coming!!!!!
Puncak… We are Coming!!!!!

Kita jalan pake mobilnya Hankam. Haha.. Lumayan lah kuat nanjak Puncak. Ada 2 titik  buat kita ngumpul, yang pertama di pondok kopi jam 7 pagi dan yang kedua di UKI Cawang jam 8. Wah ternyata antusias dari sahabat-sahabat besar banget, pada on- time lho, walaupun ada juga sih yang masih agak ngaret-ngaret gitu.. Tapi akhirnya kita berangkat juga..


Day 1 at Puncak

Puji Tuhan jalanan nggak begitu macet dan jadi kita sampe Puncak jam 10-an gitu deh. Setelah sampe kita masih sempet istirahat dulu sejenak, yah tekcupin alias milih-milih kamar dan nyobain kamarlah. Lumayan ngelurusin badan dulu.. Dan kata pertama yang terucap begitu masuk rumah adalah…..Wwwoooowwwww……..

Opening ceremony kita mulai jam 14.00, dengan jeng Evhi sebagai WL… in this moment kita ice breaking sebentar, sembari menggerakkan badan dan mempersiapkan hati untuk kita dibawa lebih dekat lagi kedalam hadirat Tuhan. Di opening kita shout untuk JC, Praise untuk JC, Fly untuk JC dan dance untuk JC pokoknya semua untuk JC deh (JC = Jesus Christ), ‘n that’s really amazing. Hari Ini Kurasa Bahagia di medley dengan Kukasihi kau dengan kasih Tuhan, dan Ku Kan Terbang menjadi ungkapan hati kita melalui pujian.

But sebelum mulai opening ternyata ada hal yang dilakukan spontanitas walaupun di dalam grup-grup, entah tiba-tiba Tian, Ocep dan Andreas kunci pintu kamar n mulai praise and worship, trus ternyata terdengar sampai luar dan ada yang ketok-ketok tetapi nggak dibukain gitu deh dan ternyata Evhi, Ria dan Maxi juga start to praise n worship di tempat yang laen, dan sahabat-sahabat yang lain ikutan juga praise ‘n worship in group dan di dalam grup masing-masing kita doa tuk fellowship ini. Yang terlintas cuma satu yaitu mendeklarasikan kalo tempat ini adalah kepunyaan Tuhan, dan kita rindu dalam hadirat Tuhan, jadi nggak ada celah untuk iblis mengacaukannya… dan Tuhan tutup bungkus tempat itu selama 3 hari itu, the power of pray…

Setelah itu kita makan siang dulu dan dilanjutkan dengan sesi 1 yang dibawain sama Tian dengan tema Arti Sahabat. Kita sembah Tuhan lagi, kita masuk lebih dalam hadiratNya lagi dan mengejar hadirMu adalah kerinduan kami ya Tuhan. More deeper…more deeper….more deeper…. Seorang sahabat menaruh kasihnya setiap waktu dan menjadi saudara dalam kesukaran, arti sahabat yang menjadi ungkapan hati dan hikmat dari seorang Salomo, namun lebih dari sekadar itu, kalaupun kita memiliki berbagai macam definisi atau arti dari sahabat, ataupun belum sama sekali bisa mengartikan sahabat itu bagaimana, akan sangat indah kalo kita terlebih dahulu menjadi seorang sahabat yang berarti bagi sahabat kita.

Break…mandi…bersih-bersih…dandan…plus camilan sehat bergizi….

Lanjut ke sesinya Oceph. Kalo tadi kita ngebahas tentang friendship, nah sekarang kita ngebahas tentang evangelism-nya. Pioneering and the Spirit breakthrough, Perintisan dan Penerobosan. Tentang bagaimana Tuhan membentuk anak-anaknya untuk menjadi seorang perintis dan memiliki semangat pendobrak. Yang pastinya Tuhan pengen kita nggak jadi anak-anak aja, tetapi Dia mau kita menjadi dewasa. Pioneer yang dimaksud adalah pion, yang merintis, mempelopori dan pembuka jalan. Seorang perintis adalah seorang yang mau maju terlebih dahulu untuk memulai sesuatu hal yang dahsyat. Dan kita sebagai anak-anak Tuhan, harus jadi seperti ikan di air asin, walaupun berada di lingkungan yang asin tetapi tidak menjadi asin, artinya tidak menjadi seperti lingkungan di sekitarnya. Saat kita diperintahkan sesuatu oleh Tuhan, saat kita dengar suara Tuhan yang bagian kita hanya patuh, taat dan percaya. Dan saat kita melakukan sesuatu yang menjadi suara Tuhan bukan berarti nggak ada masalah, dan pada saat kita menjalankan apa yang jadi kerinduan Tuhan semakin ada masalah bukan berarti kita salah dengar suara Tuhan. So, have a Spirit in pioneering and the Spirit of breakthrough

Ini dia nih buku FOS Community - True Story and Testimony yang akhirnya cetak juga!! p.s:;iat gambar bukunya aja ya, abaikan model yang memperagakannya secara aneh ^^
Ini dia nih buku FOS Community – True Story and Testimony yang akhirnya cetak juga!! p.s:liat gambar bukunya aja ya, abaikan model yang memperagakannya secara aneh ^^

Sehabis itu inilah saatnya untuk launching biografi kita, sebuah buku untuk suatu generasi yang dimulai dengan simplicity. Share dari Andreas, Tian dan Oceph, dan beberapa sahabat-sahabat yang ikut menulis membuat kita semua menjadi bagian dari buku itu. Dan sambil menikmati cemilan kentang goreng, kita share satu sama lain mengenai banyak hal sampai larut malam… sampe akhirnya semua masuk kamar masing-masing dan tinggalah 4 orang yang masih tetap share dan akhirnya tertidur juga deh di ruang tamu….zzzzzzzzzz……..

Jadilah petang…jadilah pagi…itulah hari pertama…

Second day…

Hari yang baru….awal yang baru……

Dan perubahan karakter dimulai pada pagi hari !!!

Tau ngga, ternyata enggak mudah buat bangun pagi di tengah suasana yang dingin banget. Ada yang masih ngulet-ngulet lah, ada yang tidur lagi, ada yang langsung ngambil selimut karena saking kedinginan, de el el. Tapi ada juga lho yang udah bangun dari pagi, mantab!!

Sa-Te hari ini dibawain sama Maxi, tentang bersyukur kepada God atas apapun. Ternyata semakin kita merasa kehilangan, semakin besar rasa syukur kita kepada God dan semakin kita memperjuangkan sesuatu semakin sesuatu itu jadi berharga. Tapi jangan sampai kita kehilangan sesuatu dahulu sebelum kita mensyukuri hal itu.

Setelah Sa-Te, kita mandi-mandi, dan sarapan, pastinya masak dulu dunks….

sebelum berangkat ke Taman Cibodas wajib foto2 dulu!! Tapi kok Tian bengong gitu yah mu pergi? Mikirin apa siyh?
sebelum berangkat ke Taman Cibodas wajib foto2 dulu!! Tapi kok Tian bengong gitu yah mu pergi? Mikirin apa siyh?

Hari ini ada something special lagi niy, ternyata kita ibadah minggunya di Taman Cibodas, kebaktian padanglah istilah kerennya. Setelah ganteng-ganteng dan cantik-cantik semua, kita naek deh ke Taman Cibodas, dengan naek angkot dan sedikit jalan akhirnya kita menemukan tempat yang cozy buat ibadah itu…. lagi-lagi Tuhanlah yang menyediakan semuanya itu.

Praise n worship yang deep banget, setelah itu kita sama-sama denger Firman Tuhan tentang Mazmur 23, mengenai Mazmur Daud dan pengalamannya bersama dengan God yang semakin dekat. Menjadi seorang pribadi yang ingin selalu berada dekat Tuhan, seperti domba yang mengenal gembalanya, demikianlah kita mengenal Bapa lebih lagi. Suatu kedekatan yang takkan terpisahkan bahkan oleh serigala sekalipun. Dan yang menjadi kesenangan kita adalah diam di dalam rumah Tuhan sepanjang hidup kita.

dari wajah-wajahnya yang sumringah bisa ditebak donk kalo ini foto tim yang menangin game. sayang tim yang kalah gak mau difoto sih dengan muka cemong2.. tapi tenang aja di video ada kok!!^^
dari wajah-wajahnya yang sumringah bisa ditebak donk kalo ini foto tim yang menangin game. sayang tim yang kalah gak mau difoto sih dengan muka cemong2.. tapi tenang aja di video ada kok!!^^

Suasana yang dingin membuat  kita pengen gerak-gerakin badan niy. Yah nge-games donk pastinya…. wow…ngegame-lah kita, maen tepung-tepungan, gundu-gunduan, trus sebelumnya buat yel-yel yang kocak gitu deh, dan akhrinya dapetlah coklat untuk para pemenang dan bagi yang kalah mukanya cemang-cemong tepung tuh…..hahahahha………lucu dan asyik lho….

Balik ke villa dengan cuaca yang lagi ujan, untung naik angkot, tapi tetep ajah ada yang kena ujan, yang gantung di pintu angkot paling sengsara, karena kedinginan plus kena ujan dan harus keramas pula.

Mandi, dan masak time… kali ini kita bli tape tapi belum di goreng, nah untuk makan siang kita bikin deh nasi uduk plus telur plus nugged gitu deh…mmmm…nyam..nyam..nyam….

Kita yang tadinya belum nyatu semua, belum terlalu nge-feel, masih agak kaku, bener-bener disentuh banget sama Tuhan di hari kedua ini. Hati kita yang tadinya keras, mungkin masih kepikir sama keadaan di rumah, pikiran yang masih tertinggal di Jakarta, bahkan ada yang hampir menyesal ikutan fellowship, tapi itu semua betul-betul  diubahkan Tuhan. Kita merasa menjadi satu keluarga. Canda tawa di dalam Tuhan, puji dan sembah Dia. Kesatuan hati sebagai seorang sahabat dan keluarga bener-bener Tuhan kasih di hati kita. Bener-bener nggak bisa diungkapkan dengan kata-kata, that’s really amazing…. Tuhan tau yang ku mau…

mantap juga nih ucok yang satu ini bawa sesi sharing..
mantap juga nih ucok yang satu ini bawa sesi sharing..

Dan saat masuk ke sesi berikutnya, ada suatu atmosfir yang beda banget. Ada suatu spirit yang menyala-nyala, yang membuat kita semua semakin all out, semakin blow up dalam hadirat Tuhan. Masuklah kita ke sesi sharing, dimana Andreas cerita mengenai pergaulan yang Ia jalani dulu, tentang pergaulan di luar sana, dan tentang pergaulan yang terindah yang pernah dirasakannya. Dan kamipun juga merasakan hal yang sama.

Dan Puji Tuhan, hari itu Tuhan juga menibakan K’Okky beserta keluarga  di vila dengan selamat, walaupun sempat terjebak macet. Dan kami sangat bersyukur untuk malam teromantis dimana kami bisa melihat dan merasakan kehangatan kasih persahabatan di tengah dinginnya malam dan diterangi dengan cahaya kecil dari lilin.

Hati mulai terbuka, dan pemulihanpun mulai terjadi, isak tangis meliputi seluruh ruangan, tangis penyesalan dan tangis kegembiraan, itulah yang kami rasakan…. rasanya kami tidak ingin malam ini cepat berlalu, kami tidak ingin kebersamaan ini hilang ditelan waktu. Dan aku percaya di tengah kami saling berpelukan satu sama lain, Tuhan juga sedang memeluk kami semua.

Sesi terakhir dibawakan oleh Ria, yang tadinya sempet gak mau ikut FCF kali ini. Tapi ternyata God emang baik banget melalui pengalaman Ria, akhirnya Sist kita itu malah bisa membawakan sesi mengenai Persahabatan yang Mengubah Karakter langsung dari pengalaman pribadinya. Di dalam komunitas FOS yang kita inginkan memang kita bisa menjadi sahabat yang saling mengubah karakter satu sama lain menjadi karakter yang jauh lebih baik.

Last day in Puncak…

Kebersamaan kemarin malam masih sangat terasa di hati. Semangat-semangat yang tadinya padam mulai menyala kembali, dan hati yang teluka telah Tuhan balut, dan sesungguhnya kami tidak ingin pulang dan meninggalkan tempat ini. Kami ingin fellowship seminggu lagi, kalau bisa selamanya !!!

Tapi, biar bagaimanapun kita harus tetap kembali ke dunia kita masing-masing, dunia nyata yang terkadang penuh penderitaan, penuh luka dan penuh kekecewaan. Sebuah keadaan yang sangat dingin akan kasih sayang, dingin akan sebuah kehangatan keluarga dan dingin akan sebuah persahabatan. Tetapi untuk itulah kita ada di dunia ini, untuk menghangatkan sebuah kasih sayang , menghangatkan sebuah keluarga dan menghangatkan sebuah persahabatan. Dan saat ini dengan hati yang bulat dan kuat kami bersemangat untuk menjalani kehidupan itu, kembali kepada rutinitas tetapi tidak menjadi lelah. Karena kami tidak berjuang sendiri, kami memiliki sahabat, saudara dan sebuah keluarga kedua yang akan selalu ada buat kami. Dan inilah yang kami rindukan, kalian juga menjadi keluarga bersama kami.

God, thanks for the beautiful friendship in our Life...You’re the best...
God, thanks for the beautiful friendship in our Life…You’re the best…

FCF mungkin berakhir pada hari ketiga, tetapi persahabatan kami baru diperbaharui dan baru dimulai…. Dan Tuhan belum selesai berencana dalam hidup kami, dalam persahabatan kami, dalam komunitas ini dan dalam impian kami…

p.s mau liat komen2 peserta FCF? Di sini nih

Comments

comments