marley-and-meMaybe ada beberapa yang bingung dengan judul tulisan ini.. Yup.. pastilah coz apa maksudnya coba “Marley and Me”. Marley and Me hanyalah judul dari film yang dibintangi si ganteng Owen Wilson and Jennifer Aniston. Sebenernya Marley itu adalah nama seekor anjing lucu di film tersebut. Dirawat sejak bayi oleh sepasang suami istri John and Jenny (Owen & Jennifer). Dalam kehidupan keluarga itu, mereka selalu dapat masalah karena si Marley ini. Marley seekor anjing yang lucu, tapi hiperaktifnya kebangetan. Apa aja dirusakin seperti bantal, perabotan dapur, pipis di karpet, ampe udah dimasukin ke tempat pelatihan khusus anjing, si Marley tetep saja merepotkan dan dikeluarkan dari tempat pelatihan itu.

Ketika sepasang suami istri itu masih memilki  satu anak, mereka masih bisa meng-handle semuanya.. Yah bisa dibilang masih sabarlah memelihara anjing yang lucu tapi bandel seperti Marley. Dengan berjalannya waktu, John and Jenny punya anak kedua. Haduuuhhh jelas-jelas jenny suka marah and bertengkar sama suaminya karena Marley selalu bikin semua kacau. Gangguin anak merekalah yang lagi tidur dll. Intinya tuh si Marley ngeselin banget dah. Sempet si Marley itu mau di keluarin aja dari rumah and enggak usah lagi tinggal di rumah itu. Sampai pada akhirnya anak ketika mereka lahir, tetep aja Marley nakal, heboh, rusuh dll. Tapi tanpa sadar kehadiran Marley udah memberi banyak warna dalam kehidupan kelurga John and Jenny. Walaupun Marley seperti itu, tapi Marley teteplah seekor anjing yang baik.. Marley selalu nemenin anak-anaknya John, Marley selalu nemenin maen ampe nemenin tidur. Marley juga bisa menghibur ketika Jenny sedih. Yup kemana-mana Marley juga selalu dibawa. Singkat cerita pada suatu hari Marley tidak kelihatan seperti biasanya. Marley kebanyakan diam, diam, dan diam. Marley keluar rumah hujan-hujanan and di cari-cari ama John and Jenny ternyata Marley tidak ada. Hohoho… Marley dimana yaa… Beberapa lama kemudian akhirnya Marley ditemukan di bawah pohon. John langsung membawanya ke dokter hewan and Marley harus di-opname. Karena Marley sakit yang cukup serius di bagian perutnya. Kata dokter kalo Marley sakit lagi, Marley harus di operasi dengan resiko yang tinggi tentunya.

Happy… coz Marley besoknya sudah bisa pulang. Di rumah dia maen-maen and lari-lari ama anak-anaknya John. Beberapa hari kemudian, ternyata Marley sakit lagi. Houh… keluarga John sudah tau konsekuensinya apa yang akan terjadi pada Marley. Sebelum Marley dibawa ke dokter, istri and anak-anaknya John menangis and kasih Marley boneka buat dibawa ke dokter. Di rumah sakit, Marley sudah terbaring lemah. Marley enggak bisa lagi heboh, lari-lari, ganggu sana ganggu sini. Marley hanya bisa tidur, diam, menahan sakit. John setia menemani Marley di rumah sakit dan John selalu kasi boneka yang dikasi anaknya John untuk dipeluk sama Marley. Operasinya enggak bisa menolong Marley. Finally Marley harus pergi untuk selamanya.Ternyata kehadiran Marley membuat keluarga John bahagia and kepergian Marley membuat keluarga John juga sedih.

Aku menangis saat nonton film itu. Kalo diceritakan emang semuanya biasa and cerita yang biasa. Tetapi berbeda ketika menontonnya langsung.Aku langsung berpikir, kenapa kebanyakan kita baru sadar saat seseorang itu sangat kita sayangi dan berharga waktu seseorang tersebut sudah pergi jauh dari kita. Saat kita jauh dari orang tua kita, kita baru sadar ortu kita sangat kita sayangi and merasa kehilangan, saat pisah dengan teman atau sahabat, kita baru sadar ternyata kita sangat mengasihi dia. Aku berharap, jangan sampai kita mau jauh dari Tuhan, ketika jauh kita baru menyadari betapa Tuhan adalah segalanya bagi kita. Sampai kapanpun rencana Tuhan selalu terbaik buat kita. Walaupun kadang mungkin kita berat menerima apapun keputusan and kehendak Tuhan dalam hidup kita yang rasanya pahit seperti nelan empedu, selama-lamanya karya Tuhan teteplah karya yang terbaik buat hidup kita.

Begitu juga terhadap sesama kita. Saat ada yang membuat kau kecewa, terpukul, tertekan, apakah kau masih mau mengampuni, menerima and mengasihi seseorang itu ? pertanyaan yang berat dan berat juga untuk dilakukan, tapi bukan berarti tidak bisa untuk tidak dilakukan. Jangan tunggu seseorang itu sudah pergi jauh, kita baru sadar ternyata seseorang itu sangat berarti buat kita. Dalam satu hari, waktu yang kau berikan paling banyak berapa jam sih buat papa, mama and semua temen-temen serta sahabatmu?? Paling 1-4 jam kan paling lama dalam sehari. Iya kalo ketemu, kalo enggak?? Gunakanlah waktu sebaik-baiknya, selagi masih ada waktu. Kita enggak pernah tau, kapan kita atau orang yang kita sayangi pergi jauh.

God Bless,

Ria Sinaga

Comments

comments