“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” – Yer.29:11 -

“Aku ingin jadi koboiiii… Papaaa, aku mau kuda dan kostum koboi… Pokoknya dewasa nanti aku harus jadi koboi!!”
Pintaku kepada papa sewaktu aku kecil.

Dua puluh tahun lebih berlalu. Saya bersyukur ketika saya ingin masuk kuliah di bidang Teologi, papa saya tidak berkata: “Lohh nak, kamu kan mau jadi koboi. Papa sudah siapkan kuda dan kostum koboi buat kamu! Ayo pakai kostum koboinya dan naik kuda!”

Saya bersyukur bahwa saya punya papa yang tidak langsung menyetujui semua permintaan saya sewaktu kanak-kanak. Kalau saya pikir ke belakang, permintaan-permintaan itu sesungguhnya amat konyol, memalukan, dan tidak bertanggung jawab.

Saya merenung dan juga amat bersyukur bahwa saya punya Allah yang tidak selalu segera menjawab semua doa saya.

Doa dan permintaan kita itu seringkali kekanak-kanakan. Kita tidak tahu konsekuensi dari sebagian besar doa-doa kita. Sebab itu ketika Allah menyesuaikan diri kita, pemikiran kita, dan permintaan kita sesuai kehendak-Nya, bersyukurlah.

Saat engkau berserah pada cara-Nya, suatu saat engkau akan mengerti mengapa Allah tidak segera menjawab permintaanmu.

- YKT -

“Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.” – Yesaya 55:8-9 -

6a00d83451bd4469e201901e2db724970b

Comments

comments