Apa yang akan kamu lakukan jika di sebuah kelas Filosofi yang kamu ikuti, seorang profesor menyuruhmu menulis “God is Dead” dan membubuhkan tanda tanganmu pada secarik kertas sebagai syarat untuk melanjutkan kelas tersebut? Dilema inilah yang dialami oleh Josh, namun tidak seperti kebanyakan mahasiswa pada kelas tersebut ia menolak menuliskannya dan membuat Profesor Radisson menantangnya untuk memberikan pembuktian pada seluruh kelas di minggu-minggu berikutnya bahwa Tuhan tidak mati – God’s not Dead.

Film ini tidak hanya berkisah mengenai Josh dan usahanya untuk tetap teguh pada imannya. Ada beberapa kisah-kisah sampingan yang juga bisa menggambarkan berbagai pergumulan sebagai seorang kristiani, seperti misalnya,

  • Penganiayaan dan perpisahan yang terjadi ketika kita memproklamirkan iman kita kepada Yesus Kristus, seperti kisah Aisyah di film ini.
  • Penggambaran hubungan yang tidak sehat ketika kita memilih pasangan hidup yang tidak seiman, seperti kisah Mina.
  • Pertanyaan klasik tentang “Mengapa orang-orang yang takut akan Tuhan hidup menderita di dunia, sementara orang-orang yang menjalani hidup tanpa takut akan Tuhan terlihat sangat sukses dan bahagia?” Diilustrasikan dalam kisah seorang wanita tua penderita dementia dan anak laki-lakinya.
  • Mengenai kehidupan Kristen yang mengalami ‘titik jemu’ sehingga merasa bahwa pelayanan-pelayanan kecil yang dia lakukan tidak berarti. Kebosanan yang membuat kita merasa lelah digambarkan juga melalui momen sederhana yang dialami Pastor Dave.
  • Tentang kesuksesan hidup yang tidak berarti apa-apa ketika kehidupanmu dijungkirbalikkan Tuhan sehingga melalui pengalaman tersebut kita menyadari keberadaan-Nya dikisahkan dalam kehidupan reporter muda berbakat bernama Amy

Ada banyak hal yang bisa kita pelajari dari film ini, tentang pilihan-pilihan, baik itu berupa pilihan-pilihan kecil maupun besar yang akan menentukan arah hidup kita. Seringkali tanpa kita sadari kita mengikuti arus dunia, memilih apa yang kebanyakan orang pilih. Pilihan kita tidak lagi berpusat pada apa yang menjadi kehendak Tuhan namun berpusat pada apa yang ‘nyaman’ bagi kita. God’s Not Dead bukan hanya mengingatkan kita bahwa kita memiliki Allah yang hidup namun juga mengingatkan kita apakah kita telah hidup bagi Dia.

~ Ditulis Oleh LNY

Comments

comments