lampu-merahHi Friendz, pernah enggak kita menyadari dalam hidup selalu ada pilihan. Bahkan bukan tidak mungkin kondisi kita saat ini adalah hasil dari serangkaian pilihan-pilihan hidup yang kita ambil. Kalau begitu, sebenernya satu pilihan atau keputusan saja yang  kita buat sangat menentukan bagaimana hidup kita nantinya….

Mungkin saat ini kita merasa hidup kita berjalan baik-baik saja, bergulir apa adanya bak kehidupan yang memang sudah semestinya berjalan. Atau mungkin hampir tidak ada masalah yang berarti baik dalam diri kita atau orang-orang yang ada disekitar kita. Dan kita menikmati hari-hari yang kita lalui sama seperti salah satu iklan yang sering muncul di TV, Enjoy aja….!!!

Kalo kamu merasakan hal yang sama seperti yang disebutkan diatas, ups, cuma ada satu kata “hati-hati” ibarat lampu kuning pada rambu-rambu lalu lintas dimana kita dihadapkan pada dua kondisi pilihan setelahnya, merah untuk berhenti atau hijau untuk terus berjalan.

Ya, bisa dibilang, saat kita merasa hidup kita baik-baik saja, saat kita terlena dengan keadaan yang ada, kita akan menjalani hidup seperti rutinitas biasa. Oooohh, ssssttttt…. inilah salah satu zona nyaman bagi kita.

Sayang, zona nyaman tidak selalu aman. Kenapa yach?? Coba kita pikirkan, awalnya mungkin telihat baik adanya, tapi ternyata di dalam zona nyaman, secara kasat mata hidup kita cenderung tidak berkembang, tidak ada perjuangan yang berarti dan tidak ada proses belajar.

Begitu pula dalam kerohanian kita, tidak ada pertumbuhan iman, tidak ada pengharapan, dan begitu sarat akan dosa. Zona nyaman juga sangat ngebatasin kita sebagai kaum muda dalam ngelayani Tuhan…eit-eit, stop kalo kamu berpikir ngelayanin Tuhan itu susah banget seperti mesti jadi hamba Tuhan alias pendeta, pengerja or pelayanan di gereja. Dari hal terkecil aja, seperti bagaimana membuat Tuhan tersenyum ketika melihat kehidupanmu.

So, mau enggak mau kita harus bisa keluar dari zona nyaman kita, tapi apa aja yach yang menjadi zona nyaman buat kita?? Sadar enggak kalo kita sebagai manusia sering banget berlindung di dalam rutinitas, rasa takut, rendah diri, malas, ngambek, akar pahit dan juga keterikatan. Yup, itulah beberapa contoh zona nyaman yang kita ciptakan dalam diri kita hingga ngebatasin kita untuk ngelayani Tuhan.

Guys, keselamatan adalah anugerah, tapi ikut Yesus adalah sebuah pilihan. Ketika kita memilih tuk ikut Dia, maka yang jadi tujuan hidup kita adalah melayani Dia. Bagaimana bisa kita melayani Dia kalo kita masih hidup dalam rutinitas, rasa takut yang berlebihan, rendah diri, malas, mudah marah, memiliki akar pahit atau tidak bisa mengampuni dan keterikatan seperti lebih mencintai sesuatu atau seseorang dari pada Tuhan.?? Jalannya adalah dengan keluar dari zona-zona yang selama ini kita anggap nyaman tersebut.

Ketika kita mau keluar dari zona nyaman, maka keadaan hidup kita akan seperti lampu hijau yang memiliki arti untuk terus berjalan atau berkembang. Tetapi ketika kita takut untuk keluar dari zona nyaman, maka perkembangan, baik diri maupun rohani sama seperti ketika ketika berada pada lampu merah, ya, berhenti. Jadi mana yang kamu pilih??? Jangan takut.. Sebab hidup adalah pilihan…

_V2_

Comments

comments