facebook-logoFenomena Facebook kayanya udah enggak bisa dipungkiri lagi apalagi di kalangan anak muda. Di bulan April 2009 lalu aja pengguna Facebook telah mencapai lebih dari 200 juta. Ini merupakan jumlah yang fantastis untuk sebuah situs yang baru berdiri sekitar 5 tahun yang lalu. Bayangin aja 200 juta itu hampir sama loh dengan jumlah penduduk Indonesia! Jadi bisa dikatakan Facebook telah membuat sebuah ‘negara’ dengan jumlah yang fantastis itu.

Demam Facebook juga telah mewabah di kalangan anak-anak Tuhan. Sekarang tiap event-event gereja, pelayanan-pelayanan banyak menggunakan media Facebook sebagai penyebarannya. Hal-hal yang seperti itu mungkin merupakan salah satu dari hal-hal positif yang bisa didapat dari Facebook. Tapi ternyata, Facebook tidak hanya hadir dengan segudang dampak positifnya aja, ia juga hadir dengan banyak dampak negatif. Nah sekarang kita sebagai pengguna Facebook yang juga sebagai anak Tuhan, perlu nih memperhatikan beberapa tips ber-Facebook supaya kita terhindar dari dampak-dampak negatifnya. Apa saja sih tips-tipsnya?

1. Hati-hati Gunakan Statusmu

Kalo ada lagu anak sekolah minggu yang mengingatkan kita untuk berhati-hati dalam menggunakan anggota tubuh kita, maka dalam hal ber-Facebook, fasilitas share status adalah sesuatu yang harus kita gunakan secara hati-hati. Kenapa? Karena banyak banget kasus salah paham, pertengkaran, dendam, hanya karena status Facebook! Bayangin aja anak muda sekarang seneng banget kalo lagi sebel sama temennya ngungkapinnya di Facebook. Belum lagi kalo statusnya itu dibaca sama temennya yang ngerasa, dan temennya itu bikin status balesan yang enggak kalah tajam. Akhirnya terjadi deh perang statement di status Facebook. Kalo dipikir-pikir apakah itu memberkati kalo dibaca orang lain? Apakah bijaksana mengungkapkan kekesalan hati kita di media umum? Buat dunia itu memang biasa. Tapi apa anak-anak Tuhan juga harus sama seperti itu? Amsal 12:16 bilang “Bodohlah yang menyatakan sakit hatinya seketika itu juga , tetapi bijak yang mengabaikan cemooh.”

Sebagai anak-anak Tuhan kita adalah Terang bagi dunia ini dan Tuhan ingin supaya kita bisa menjadi teladan. Jadi dimanapun kita berada, entah itu di dunia nyata atau di media online kita harus menjaga kata-kata kita. karena sekarang bukan hanya ucapan yang enggak bisa ditarik kembali tapi status Facebook yang udah dibaca orang juga enggak akan mungkin bisa ditarik kembali walaupun bisa dihapus.

Selain itu, sebaiknya kita enggak banyak meng-update status Facebook kita dengan hal-hal yang negatif atau hal-hal yang berbau kepesimisan. Karena ada anak Tuhan yang update Facebook isinya selalu lagi bt, sedih, marah, atau putus asa.. Wah kalo kaya gini kita sebagai anak Tuhan enggak mencerminkan hidup yang penuh sukacita dan harapan donk. Gimana kita mau bantu orang lain? yang ada orang yang lagi bermasalah mungkin juga ikutan pesimis kalo liat status Facebook kita tiap hari menyedihkan.

So, untuk anak Tuhan status di Facebook sebenarnya penting banget dan bisa menjadi alat untuk bersaksi, mungkin enggak perlu isinya ayat Alkitab setiap hari, tapi kalo status kita selalu positif dan bersukacita enggak menutup kemungkinan malah bisa menjadi motivasi dan berkat buat orang lain. :)

2. Groups dan Fan Page

Sebagai anak Tuhan, ikut serta dalam sebuah Grup atau Fan Page sebaiknya juga diperhatikan. Kalo misalnya kita di-invite untuk masuk sebuah Grup yang isinya adalah menjelekkan seseorang, partai, negara, atau apapun juga, akan lebih bijaksana jika kita tidak masuk dalam Grup tersebut. Karena bentuk menjelek-jelekan seseorang atau sesuatu enggak akan membawa berkat apa-apa. Terlebih lagi jika di dalam sebuah grup atau Fan page kita terpancing untuk ikut berkomentar yang isinya menghujat atau mengutuk.. Wah Guys, inget loh anak Tuhan enggak boleh mengutuk dan mengeluarkan kata-kata kotor.

Yakobus 3:9-10 “Dengan lidah kita memuji Tuhan, Bapa kita; dan dengan lidah kita mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah, dari mulut yang satu keluar berkat dan kutuk. Hal ini, saudara-saudaraku, tidak boleh terjadi demikian.

Kolose 3:8-10 “Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu. Jangan lagi kamu saling mendustai karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya, dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya.”

Jadi sebelum masuk sebuah Grup atau menjadi Fan, ada baiknya kita melihat isinya terlebih dahulu sebelum memutuskan.

3. Addicted to Facebook

Ini dia salah satu dampak negatif Facebook yang seharusnya sebagai anak-anak Tuhan kita hindari: Kecanduan Facebook!

Berapa jam sih  dalam sehari kita meluangkan waktu untuk mengecek Facebook? Pernahkan kalian lupa dengan tugas, pekerjaan, karena asyik dengan Facebook? Hati-hati jika kalian menggunakan sebagian besar waktu kalian untuk menggunakan Facebook atau banyak hal yang terbengkalai karena kebanyakan main game online di Facebook. Itu berarti kalian sudah mengalami yang namanya kecanduan facebook!  Guys, sebagai anak Tuhan enggak salah kalo kita mau mengikuti perkembangan jaman malah itu sangat baik. Tapi kita harus ingat, segala sesuatu yang kita sukai di dunia enggak boleh mengikat atau memperhamba kita, karena bentuk kecanduan terhadap apapun juga adalah bentuk memperhamba diri kita.

I Korintus 6:12 “Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apapun.”

4. Profil di Facebook

Yang terakhir yang perlu diperhatikan adalah bahaya Impersonation. Apa sih impersonation? Impersonation adalah bentuk mencuri identitas seseorang dan menggunakan identitas tersebut untuk sesuatu yang negatif. Contohnya ada sebuah kasus seorang mahasiswi yang data diri dan foto-fotonya di Facebook di-copy ke sebuah situs blog dan blog tersebut isinya cenderung melecehkan martabatnya sebagai wanita. Akhirnya gara-gara hal itu, ponselnya yang dipasang di blog tersebut sering dihubungi oleh-oleh orang yang tidak dikenal. Kalo yang ini sih guys bukan hal yang hanya menyangkut identitas sebagai anak Tuhan tapi ini salah satu bentuk waspada aja . Karena sebenarnya facebook dan media online lainnya bukanlah wadah yang tepat untuk mengumbar data pribadi.

Oke deh Guys, segitu aja dulu tips-tips ber-facebook.. Be smart, be wise, and be with Jesus always.. Have fun with Facebook!^^

Comments

comments