Sabtu pagi, 14 Agustus 2010, beberapa muda-mudi berkumpul di Grogol, Depok, Pondok Kopi, dan UKI, dengan tas yang besar-besar. Sebagian di antaranya mengobrol dengan seru, beberapa yang lain canggung. Wajar, karena toh ada yang baru mengenal satu sama lain. Pukul 09:00, bus berangkat menuju Pondok Pemuda, Cibodas, membawa mudi-mudi dengan tas yang besar-besar. Beberapa di antaranya bertanya-tanya, seperti apakah Friendship Evangelism Camp 2010, itu?

Inilah, Friendship Evangelism Camp 2010! Camp kedua ini (yang pertama tahun 2009) adalah sebuah camp rohani untuk memperlengkapi para pemuda, pelajar, mahasiswa, youth counselor, pengerja kaum youth gereja, pengurus persekutuan-persekutuan kaum muda sekolah, kampus, dll, dalam hal pemberitaan injil. Kerinduan dalam camp ini agar anak-anak Tuhan dapat menjadi pemberita Injil yang efektif dengan cara-cara yang simple namun powerful dalam dunia anak muda yang penuh dengan dinamika dan tantangan.

[imagebrowser id=2]

Nah, ini dia tema FEC 2010, With Arms Wide Open atau dalam bahasa Indonesia sehari hari ‘dengan tangan yang terbuka lebar’ yang diambil dari Galatia 4:12-14. Ini menunjukkan kasih yang Kristus berikan bagi kita dalam pengorbanan-Nya dengan tangan yang terbuka lebar, menyambut dan menerima kita orang berdosa di atas kayu salib. Demikian ditujukan bagi kita untuk dapat meneladani kasih Tuhan, dengan tangan terbuka, bukan hanya menjangkau, tetapi juga menerima orang-orang, sahabat dan bahkan orang yang mungkin kita anggap tidak layak, dengan kasih yang kapasitasnya lebih besar. Ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, yang salah satunya adalah dengan menjadi garam dan terang bagi kehidupan mereka.

Kembali pada para muda-mudi bertas besar :D. Setelah perjalanan yang berkelok menuju Puncak, para sahabat FEC 2010 akhirnya tiba pada pukul 11:00. Berkumpul di ruang makan, panitia FEC 2010 berbaju merah memperkenalkan diri. Mulai dari ketua, sampai dokumentasi. Sambil makan jagung rebus dan dilanjutkan makan siang, peserta dan panitia riuh mengobrol dan bergurau. Pukul 12:30 pembagian kamar, name tag dan buku acara. Lalu, mulailah sesi pertama :D.

Tapiii, sebelum masuk dalam Opening Session, kita kenalan dulu yuu dengan para pelayan FEC 2010. Tim musik terdiri dari Sdr.Erwin (drummer), Sdr.Kristian (basis), Sdr.Lim Hansen (keyboardis), Sdr.Henri (gitaris), Sdr.Samuel (drummer) dan Sdr.Yoseph (yang kadang basis, dan kadang gitaris) juga Sdr.Andreas (yang juga sebagai drummer). Cowo-cowo ini walaupun punya talenta yang amazing, tapi mereka tetap rendah hati loh :D (xie xie yeah, guys). Worship leader oleh Sdr.Yoseph, Sdr.Andreas, Sdr.Kristian, Sdr.Hothlas, Sdri.Rice, Sdri.Evi, Sdri.Nikki, Sdri. Silvi dan singer oleh Sdri.Yunita, Sdri.Sisca, dan Sdri.Nikki dan Sdr.Andreas (cayooo, guys!). Belum lengkap rasanya kalau belum memperkenalkan pengurus LCD (hihi). Taraaaa, ini dia Sdr.Hothlas Sitanggang!! Design-nya yang simple but powerful, memberkati banget! Apalagi dengan video-nya yang touchy (mauliate godang ^^). FEC kali ini, sahabat-sahabat dilayani oleh tiga pembicara yang powerful. Yang pertama adalah Ps.Ferry Felani, S.Th. yang akrab disapa dengan Kak’Ferry atau Ko’Ferry. Kak’Ferry melayani sebagai Gembala di City Gate Apostolic Community Church. Khotbah Kak Ferry bersemangat banget! Inspiring! Pribadi Kak Ferry juga asyik, ramah, menyenangkan :). Selanjutnya Ps.Sigit P. Wibisono, S.Th., M.M. yang dekat disapa dengan Bang Sigit. Perawakan boleh besar, tapi pribadinya asyik, ramah, rendah hati pula. Khotbah yang ‘greget’ dan touchy bikin sahabat-sahabat FEC merinding :D. Bang Sigit melayani di POUK Halim. Pembicara selanjutnya adalah Sdr.Minmin yang akrab disapa Ko’Minmin. Ko’Min ini penulis G-Fresh Magazine yang datang langsung dari Bandung :). Tulisannya yang touchy dan inspiring bisa kita baca di blognya dengan merk warungbakmi.blogspot.com. Ko’Min juga setia menulis untuk web dan facebook FOS Community. Selain ramah dan menyenangkan, Ko’Min juga asyik buat sharing loh.

[imagebrowser id=3]

Nah. inilah opening session yang dilayani oleh Sdr.Andreas Chrismanto sebagai worship leader. Persekutuan yang indah dalam Tuhan, sangat terasa saat para sahabat FEC 2010 menyanyikan pujian “Tiba Saatnya, (medley dengan Sungguh Kau) How Great is Our God, Yesus Kekasih Jiwaku (medley dengan Sayang-sayang, Disayang Tuhan) dan Manis Kau dengar”. Dengan tema Welcome to FEC 2010 ini, Sdr.Yoseph membagikan sedikit penjelasan mengenai Friendship Evangelism dan pandangan Alkitab mengenai Friendship Evangelism, sehingga semua muda-mudi yang ada di aula dapat lebih memahami tentang arti persahabatan, arti penginjilan dan hubungan antara persahabatan dengan penginjilan, serta mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Setelah itu, para peserta, panitia, dan pembicara, huru-hara mengisi tabel yang ada di buku acara untuk tukeran No.Handphone dan alamat email. Suasana yang akrab dan sukacita, terasa kental di antara muda-mudi yang sangat bersemangat ini.

Selanjutnya adalah KKR dengan tema Unity in Jesus’s Love yang dilayani oleh Sdr.Yoseph sebagai worship leader juga Sdri Yunita dan Sdri.Sisca sebagai singers.  Sesi ini diisi dengan pujian dan penyembahan kepada Tuhan untuk merasakan hadirat dan kebesaran-Nya, merasakan semangat yang baru untuk menyembah-Nya. Pujian yang dinyanyikan antara lain “Mengejar Hadir-Mu, One Way, Hidup Tanpa-Mu, Bersyukurlah, Amazing, Erat dengan Hati-Mu”. Kemudian dilanjutkan dengan Firman Tuhan yang dilayani oleh Bang Sigit. Bang Sigit dengan kemeja yang rapi, terlihat sangat mencekam dengan ekspresinya yang tidak dapat ditebak. Dan voila, ternyata ketegangan yang dibuat Bang Sigit cuma bercanda :D. Selanjutnya Bang Sigit mengisi sesi ini dengan khotbah yang sangat membangun diselingi dengan kata-kata dan kisah yang sangat menghibur (Nats: 2 Timotius 3:1-5, 1 Korintus 15:33, Yohanes 8:1-11). Sesi ini mengarahkan para sahabat FEC 2010 untuk dapat bersama-sama menyatukan hati sebagai satu keluarga dalam Allah. Menyadari bahwa Yesus adalah satu-satunya Pribadi yang sangat mengasihi anak-anak kesayangan-Nya. Merefleksikan kehidupan yang dijalani, bahwa Yesus sanggup memulihkan tiap sahabat dan Yesus pula yang menjadikan kita semua sebagai bagian dalam keluarga-Nya. Bang Sigit menutup sesi ini dengan mendoakan para sahabat FEC yang rindu dipulihkan dan memulai hubungan yang baru bersama Tuhan J. Urapan Roh Kudus terasa dashyat di tengah para sahabat FEC 2010.

[imagebrowser id=4]

Setelah snack time yang lezat dan mandi dengan air yang amat sangat banget banget dingin, mulailah sesi selanjutnya yakni Topical Session: Global Care-Youth Mission. Dengan para pelayan Sdr.Kristian sebagai worship leader dan Kak’Ferry Felani sebagai pembicara. Kak Ferry yang bersemangat dengan bahasa yang lugas (serta selipan lagu-lagu dunia yang sangat menghibur) mentransfer semangat yang besar pula pada para sahabat FEC. Sesi ini mengangkat dan menjelaskan mengenai  isu-isu global dalam penginjilan anak muda yang terjadi pada generasi kaum muda serta berbagai permasalahan yang terdapat di dalamnya (Nats: Roma 10:13-15, 2 Korintus 4:3-5,6-8, 1 Korintus 13:11). Dilengkapi dengan berbagai macam contoh realitas hidup yang terjadi hingga menyadarkan ketanggapan para sahabat FEC 2010 atas global issues yang terjadi. Ditujukan untuk memberikan pemahaman mengenai isu-isu global yang terjadi dalam penginjilan anak-anak muda dewasa ini, sehingga sebagai anak-anak muda Kristen, diharapkan dapat memberikan respon atau reaksi yang tepat dalam menghadapi isu-isu global tersebut.

Setelah makan malam yang mantap yang telah disuguhkan oleh tim konsumsi, saatnya untuk game di aula!!!^^. Permainannya seru dan asyik banget! Bikin hati gembira :D. Game ini terdiri dari tujuh tim. Babak pertama yaitu permainan melilit tissue. Tim yang terdiri dari enam sampai delapan orang, membuat lingkaran yang menghadap ke luar. Setelah itu, mereka harus melilit segulung tissue dari pinggang ke bawah dengan rapi, tanpa sobek dan dengan cepat. Walau agak sulit memutuskan, akhirnya dengan apresiasi yang meriah, pemenang babak ini adalah kelompok dua, yang terdiri dari Frisca, Rio, Eva, Oscar, Veronica, Jojo, Ricky, dan Silvia. Horeeeee :D. Babak kedua yakni membuat pakaian dengan koran. Tanpa lem dan gunting, para peserta berkreativitas membuat model pria dan wanita dengan koran. Hanya dalam waktu beberapa menit, peserta yang kreatif dan bersemangat ini, mampu membuat fashion show yang heboh dan menyenangkan. Setelah berbagai tragedi (koran yang copot, dsb) Kak Ferry Felani dengan bijak memutuskan bahwa kelompok enam yang keluar sebagai pemenang. Kelompok enam ini adalah Rey, Kim, Ade Chandra, Novianty, Rizky, Leny Liu, Gisella, dan Ricko Girsang. Selamat yoo, guys!! ^^.

Setelah seru-seruan, saatnya untuk sharing di kamar masing-masing dan beristirahat. Hayooo, panitia briefing dan doa ucapan syukur dulu yaa di aula! Kini tidur dan menantikan hari esok yang ceriaaaa! ^^.

[imagebrowser id=1]

Liputan Hari Pertama FEC 2010 Oleh ENS_FOS Community

Comments

comments