108929_cat_on_the_couchEhm, zona nyaman. Apa yang ada di pikiranmu waktu melihat kata-kata ini? Saya ngebayangin kalian berpikir bahwa zona nyaman adalah sofa busa yang empuk dimana saat orang duduk di atasnya, mata langsung jadi lima watt alias ngantuk. Hehe…

Zona artinya sebuah area atau sebuah daerah yang dibatasi oleh sesuatu. Misalnya zona waktu, zona ekonomi eksklusif, zona teritorial, zona bebas macet, zona bebas roaming, dan zona bebas banjir. Dalam sebuah zona, ada batas-batas yang untuk melaluinya pasti ada aturan-aturan tertentu untuk dipenuhi, dan kondisi suatu zona nggak sama dengan zona lain yang ada di sekitarnya.

Nyaman, artinya suatu keadaan yang bagi kita terasa nggak berbahaya, menguntungkan, nggak perlu cape-cape untuk melakukan sesuatu, dan nggak merasa perlu untuk bergerak, berpindah, dan berubah.

Jadi kalo kita satuin kedua definisi diatas, zona nyaman berarti sebuah daerah dalam hidup kita, dimana keadaan di dalamnya terasa sudah sangat cukup memuaskan bagi kita sehingga  membuat kita nggak mau berubah dari keadaan itu. Nah, kalo dalam posisi duduk, kita biasanya suka bilang “Posisi Uenak”. Yang artinya berjam-jam kita duduk dengan posisi itu juga nggak apa-apa, karena nyaman-nyaman aja tuh.

Zona nyaman ini seringkali terkesan menjadi zona yang paling aman buat kita, padahal sadarkah kita kalo sebenarnya zona yang paling berbahaya di dunia ini adalah zona nyaman? Bukan zona perang nuklir yang paling membahayakan hidup manusia, tetapi zona nyaman itulah yang paling berbahaya. Kenapa berbahaya?

Zona kenyamanan dalam hidup manusia berbicara soal karakter yang tidak mau bertumbuh lagi. Karakter manusia itu ibarat sebuah pohon, jika nggak bertumbuh, ia cenderung mati. Saat bertumbuh semakin besar, sebuah pohon pasti akan mengalami terpaan angin yang semakin kencang, begitu juga karakter. Saat karakter seseorang mengalami pertumbuhan, pasti tantangan yang akan diterima dan tanggung jawab yang dipercayakan kepadanya lebih besar. Nah, banyak orang yang nggak mau bertumbuh secara karakter karena takut akan tantangan-tantangan ini. Akibatnya karakternya cenderung mati.

Apakah yang termasuk zona nyaman dalam karakter manusia? Inilah zona nyaman yang paling berbahaya bagi karakter: kemalasan, kepahitan, rendah diri, kesombongan, hawa nafsu yang tidak wajar, ketidakpedulian, rasa bersalah yang berlebihan.

Karakter-karakter itu berkembang dalam zona nyaman dan membuat orang nggak mau melakukan pencarian akan Allah untuk mengubah pribadinya, sulit buat mengampuni orang lain, sulit memaafkan masa lalu diri kita, ngambek, keterikatan dengan percabulan, kebodohan karena nggak mau mencari kebenaran akhirnya jatuh begitu dalam dan semakin dalam sampai terlambat untuk menyadarinya. Perhatikan: nggak ada yang namanya stagnasi rohani, yang ada adalah bertumbuh atau mati. Saat karakter kita tidak bertumbuh lagi, “garisnya” nggak stabil atau datar, tetapi menurun.

are-you-ready

Kalo kita perhatikan zona-zona nyaman di atas, semua berkaitan dengan satu kata? Apa hayo? Yup, DOSA.

Zona nyaman “dinaungi oleh satu lembaga” yang bernama “dosa”. Itulah yang menyebabkan Tuhan nggak mau anak-anakNya tinggal di zona nyaman itu, Dia ingin kita keluar dari zona nyaman itu.

Gimana caranya anak-anak Tuhan keluar dari zona nyaman? Terobos batasan-batasan zona nyaman, ambil sikap untuk itu. Kalo selama ini kita nggak mau mengampuni, katakan: “aku mengampuni saat ini juga”. Kalo selama ini kita suka ngambek, katakan : ” mulai hari ini, aku dipenuhi oleh sukacita Allah.”

Mudah? Nggak! Nggak mudah untuk keluar dari zona nyaman kita yang namanya “dosa” itu. Bukan hanya nggak mudah, tapi kalo tanpa Tuhan: Nggak bisa!

Tuhan kita memahami bahwa dengan usaha apapun yang kita lakukan, kita nggak akan pernah bisa keluar dari zona nyaman. Sebab itu Tuhan memberi kita jalan: “Kasih Karunia.” Cukup percaya penuh kepada Tuhan Yesus, kita ditarik keluar oleh kasih karuniaNya dari dosa-dosa kita.

Say goodbye to the Comfort zone. Comfort zone is not a Safety zone, but it’s a Dangerous zone.

“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” Matius 11:28

Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:” 1 Petrus 2:9

Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala, semuanya itu mendatangkan murka Allah [atas orang-orang durhaka]. Dahulu kamu juga melakukan hal-hal itu ketika kamu hidup di dalamnya. Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu. Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya, dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;” Kolose 3:5-10

Artikel ini diikutsertakan dalam Writing Competition CIBFest 2009

Comments

comments